tabloidpulsa.id – Selain menjadi Jawaranya AMOLED, ternyata Redmi Note 10 Series terutama Redmi Note 10 Pro juga menawarkan keunggulan di sektor kamera.
Tidak tanggung-tanggung, smartphone mid-range yang dibanderol dengan harga 3 jutaan ini pun dipersenjatai kamera dengan sensor super besar, yakni 108MP.
Bahkan, Redmi Note 10 Pro ini diklaim sebagai smartphone mid-range dengan kamera 108MP pertama yang ada di pasaran tanah air, termasuk di market global.
Berdasarkan data teknis, smartphone ini dibekali empat kamera di bagian belakang. Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 108MP yang memiliki ukuran sensor besar 1/1.52″ dan aperture f/1.9.
Menariknya, untuk menghasilkan jepretan foto yang berkualitas tinggi di Redmi Note 10 Pro ini, Xiaomi menanamkan sekaligus mengembangkan teknologi fotografi di seri flagship Mi Series, dan menjadikannya standar baru di kelas menengah.
Di perangkat ini, Xiaomi menjejalkan teknologi hardware re-mosaic lewat 9-in-1 pixel binning yang menggabungkan sembilan pixel menjadi satu pixel saat kamera dipakai memotret di tempat kurang cahaya.
Secara teknis, teknologi ini akan membuat ukuran pixel menjadi lebih besar dan bisa menangkap cahaya lebih banyak serta meningkatkan kejernihan. Bahkan, saat dilakukan proses cropping foto pun kualitasnya masih tetap terjaga.
Tidak hanya itu, versi Pro ini juga dilengkapi dengan fitur Night Mode 2.0 yang dikolaborasikan dengan algoritma multi frame RAW. Kombinasi keduanya bisa dibilang masih jarang ditemukan pada smartphone mid-range.
Kehadiran keduanya mampu mengoptimalkan performa kamera dalam memanfaatkan pencahayaan di satu jepretan pada kondisi ‘gelap’ alias minim cahaya, dan tentunya atas bantuan kecerdasan buatan (AI) yang juga didukung perangkat ini.
Kamera smartphone inijuga disokong sejumlah mode jepretan menarik seperti 6 mode Long Exposure yang terdiri dari light painting, neon trails, moving crowd, starry sky, oil painting, dan star trails.
Ada juga opsi mode photo clone yang belakangan mulai menjadi tren dikalangan anak muda. Lewat mode ini, pengguna Redmi Note 10 Pro bisa membuat 4 foto diri dengan gaya berbeda dan dijait dalam satu frame foto.
Tidak hanya canggih dalam urusan foto, kamera 108MP Redmi Note 10 Pro juga tangguh untuk merekam gambar bergerak. Apalagi, perangkat ini didukung beberapa fitur keren perekaman video semisal time-lapse pro, tele macro time-lapse, freeze frame, dual video, dan shootsteady.
Selain sensor utama 108MP, kamera belakang perangkat ini juga menyertakan lensa ultra wide 8MP dengan sudut bidikan 118°, depth sensor 2MP f/2.4 dan telemacro 5MP.
Poin plusnya, perangkat ini merupakan seri Redmi Note pertama yang dilengkapi sensor kamera telemacro, dengan kemampuan 2x zoom.
Untuk para pecinta selfie, Note 10 Pro menawarkan sesuatu yang mumpuni lewat kamera depan berkonsep single punch hole berkekuatan 16MP.
Sebagai informasi, smartphone yang hadir dengan layar AMOLED 120Hz serta chipset Snapdragon 732G ini tersedia dalam pilihan warna Onyx Gray, Glacier Blue dan Gradient Bronze.
Soal harga, Redmi Note 10 Pro dibanderol Rp 3.499.000 (flash sale) untuk varian RAM 6GB dan ROM 64GB dari harga normal Rp 3.599.000. Sedangkan varian RAM 8GB ROM 128GB dilego seharga Rp 3.899.000 (flash sale), normalnya Rp 3.999.000.
tabloidpulsa.id – realme seakan tak pernah berhenti untuk memberikan kejutan bagi para penggemarnya. Setelah mengonfirmasi peluncuran realme 8 Series di Indonesia beberapa waktu lalu, realme Music Studios mengumumkan kolaborasi mereka dengan The Chainsmokers untuk menciptakan TWS terbaru dari realme yaitu realme Buds Air 2.
Bakal diluncurkan di Indonesia bersama dengan realme 8 Series pada 7 April mendatang, TWS terbaru dari realme ini mengusung fitur yang mungkin sebelumnya hanya bisa kamu temukan di flagship earphone dan headphone pada umumnya. Ya, realme Buds Air 2 akan mengusung fitur Active Noise Cancellation (ANC) dengan harga yang relatif terjangkau.
Fitur ANC pada realme Buds Air 2 dapat mengurangi kebisingan hingga 25dB dan mampu menyaring sebagian besar suara frekuensi rendah, termasuk gemuruh pesawat dan kebisingan peralatan rumah tangga. Selain Active Noise Cancellation, TWS ini menawarkan lebih banyak peningkatan, termasuk hardware, memutarkan musik hingga 25 jam, dan 10mm Hi-Fi Bass Boost Driver.
Selain itu, realme Buds Air 2 membawa trendsetting design terbaru dengan lapisan dua warna yang realme sebut dengan Two-tone Color Splicing Design. Hadir dalam dua pilihan warna, yaitu hitam-biru dan silver-putih, kombinasi warna-warna menarik khas tampilan ala street style.
Tak hanya menyajikan fitur ANC yang terkenal kualitasnya dan biasa dibanderol dengan harga yang relatif mahal, realme juga menggandeng pemenang GRAMMY Award dan Top Billboard Chart artist/producer duo, The Chainsmokers. Duo DJ asal New York, Amerika Serikat ini resmi digandeng oleh realme untuk terlibat langsung dalam pembuatan realme Buds Air 2.
Sebagai Special Invited Chief Tuner, The Chainsmokers ikut berperan aktif dalam menyeleksi hasil kualitas suara, termasuk pemilihan material, dan penyetelan audio curve. Untuk sisi hardware TWS ini sendiri menggunakan material yang terbaik, sebab The Chainsmokers meyakini bahwa hardware memainkan peran penting dalam menghasilkan suara yang maksimal.
Untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman suara yang lebih mantap, The Chainsmokers telah memilih diamond-like carbon diaphragm yang biasa digunakan oleh earbud flagship earphone dan headphone dengan harga yang tinggi.
Selain itu, TWS terbaru ini juga dilengkapi dengan solusi peningkatan bass terbaru yaitu Bass Boost+ sebagai fitur yang paling direkomendasikan dan diciptakan oleh The Chainsmokers bersama dengan realme Music Studios. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, realme nampaknya cukup percaya diri realme Buds Air 2 dapat menghadirkan peningkatan bass yang terdengar lebih hidup.
Menghadirkan trendsetting technology dan trendsetting design pada setiap produknya telah menjadi sesuatu yang melekat pada merek muda ini. Maka dari itu, tunggu peluncuran realme Buds Air 2 di Indonesia bersama dengan 108MP Capture Infinity realme 8 Series. Catat tanggal acara peluncuran “Leap to Infinity World” pada 7 April pukul 14.00 WIB melalui live streaming di YouTube, bit.ly/realme8.
tabloidpulsa.id – Pada 1 April lalu, Z Holdings Corporation (ZHD) mengumumkan jika YJ Capital Inc. (YJC), anak perusahaan terkonsolidasi milik ZHD, dan LINE Ventures Corporation (LVC) telah bergabung, dengan YJC sebagai perusahaan penerusnya. YJC mengganti nama menjadi Z Venture Capital Corporation (ZVC) dan telah beroperasi mulai April ini.
ZVC mengombinasikan layanan investasi corporate venture capital (CVC) dengan berbagai aktivitas ZHD dan LINE Corporation (LINE) setelah proses integrasi bisnis*1 dan transisi ke struktur perusahaan baru ZHD Group rampung.
ZVC juga meluncurkan dana sebesar 30 miliar yen, Kerjasama Investasi ZVC, menjadikan program ini sebagai salah satu CVC terbesar di Jepang. Dana ini akan fokus untuk disalurkan di Jepang dan pasar global, termasuk Korea Selatan, China, dan Asia Tenggara.
Sebagai salah satu CVC terbesar di Jepang, ZVC akan menyalurkan investasi baik di dalam maupun luar negeri guna memaksimalkan nilai perusahaan startup dan menciptakan kolaborasi bisnis yang sama-sama menguntungkan, yang akan memperkuat kedua belah pihak, yakni startup dan ZHD Group.
“Hari ini CVC dari Yahoo! JAPAN dan LINE menjadi satu,” kata Shinichiro Hori, CEO ZVC.
“Dengan menyediakan dana pertumbuhan kepada berbagai perusahaan startup, dan akses kepada ekosistem ZHD, kami menyambut kerjasama terpadu untuk melakukan evolusi pada berbagai layanan kami dan menciptakan masyarakat serta hari esok yang lebih baik. ZVC yang baru akan memberikan pelayanan sebagai partner guna membantu menciptakan masa depan.”
Area Investasi
• Investasi Jepang
Untuk kembali menekankan tujuan ZHD guna menjadi perusahaan teknologi AI terdepan berskala global dari Jepang dan Asia, kami akan menciptakan nilai dan sinergi baru melalui pengaplikasian teknologi data dan AI. ZVC akan berinvestasi secara aktif di berbagai area seperti pelayanan kesehatan, keamanan siber, dan perangkat lunak B2B, serta di berbagai kesempatan yang sesuai dengan tiga bisnis inti ZHD, yakni commerce, media, dan teknologi keuangan.
Secara khusus, ZVC bermaksud untuk mendukung pertumbuhan startup secara berkelanjutan dengan melakukan investasi di semua tahapan bisnis startup, mulai dari startup yang baru memulai dari awal ke tahap pertengahan hingga tahap akhir yang tengah mencari dukungan untuk berkembang lebih jauh. ZVC juga akan menciptakan berbagai kesempatan untuk kolaborasi bisnis antara portofolio perusahaan degan ekosistem ZHD Group yang lebih luas, dan mendukung pengembangan bisnis mereka di luar negeri.
• Investasi Global
ZVC akan fokus untuk investasi global di Korea Selatan, Asia Tenggara, dan Amerika Serikat serta China, serta akan mengambil pendekatan fleksibel di dalam investasi miliknya berdasarkan tren pasar dan pengetahuan lokal.
Secara prinsip, ZVC merupakan agnostik-sektor tetapi secara strategis akan fokus di sektor- sektor lain termasuk Internet pelanggan, e-commerce, teknologi keuangan, dan O2O/mobilitas. Pada waktu yang bersamaan, ZVC akan menganalisa bidang-bidang AI, robot, deep tech dan blockchain di pasar-pasar maju seperti Amerika Serikat.
Dukungan untuk Startups
ZHD merupakan salah satu perusahaan internet Jepang terbesar dengan lebih dari 200 layanan yang ditawarkan serta memiliki sekitar 23,000 karyawan. ZHD Group akan memanfaatkan seluruh ekosistem global miliknya setelah integrasi bisnis antara ZHD dan LINE, dan memberikan peluang pertumbuhan berkelanjutan bagi para startup.
1. Peluang aliansi bisnis
Kompetisi penawaran ide terbaik dan wawancara tatap muka dengan tujuan menciptakan peluang aliansi bisnis antara layanan yang ditawarkan oleh ZHD Group dan startup
2. Berbagi pengetahuan
Berbagai macam bisnis dan pengetahuan teknis ZHD di bidang media, commerce, dan fintech akan menjadi keuntungan tersendiri bagi portofolio perusahaan
3. Dukungan implementasi produk dan kegiatan pemasaran
Membuka peluang untuk para startup untuk mengirimkan proposal produk mereka ke perusahaan ZHD Group.
4. Dukungan ekspansi global
ZHD akan mendukung startup yang ingin melakukan ekspansi secara global dengan memanfaatkan jaringannya yang luas yang menjangkau hampir 230 negara dan wilayah tempat layanan ZHD ditawarkan. ZHD akan memberikan dukungan multifaset untuk ekspansi luar negeri dan pertumbuhan bisnis global, termasuk riset pasar luar negeri, pengetahuan sektor yang berhubungan secara mendalam, dan dukungan jaringan secara keseluruhan, untuk menciptakan peluang kolaborasi bisnis.
Tim Management ZVC
• Shinichiro Hori, President dan Representative Director (sebelumnya CEO YJ Capital Inc.)
• In Joon Hwang, Director dan Chairman (Chief Global Investment Officer, Z Holdings
Corporation, sebelumnya Representative Director, LINE Ventures Corporation)
• Hogil Doh, Director dan COO (sebelumnya Director of YJ Capital Inc.)
• Bora Choi, Director (Corporate Officer, Head of Global Business & Investment Strategy,
tabloidpulsa.id – Bulan Maret lalu OPPO Reno5 Series memberikan beberapa kejutan. Mulai dari OPPO Reno5 Marvel Edition hingga munculnya Reno5 Versi terjangkau, OPPO Reno5 F. Produk ini menarik perhatian kami karena mulai berani mengunggulkan kemampuan gaming, selain tentu saja display yang menawan dan fitur kamera yang memanjakan. Ini review kami.
Sebelum masuk ke pembahasan, perlu diingat bahwa OPPO Reno5 F merupakan versi pembaharu dari produk OPPO Reno4 F. Secara spek mungkin tidak jauh berbeda. Tapi sudah kami bahas lewat tulisan Adu Fitur (Cek di sini), bahwa keunggulan Software membuat Reno5 F lebih punya value dibandingan pendahulunya itu.
Review OPPO Reno5 F kali ini tidak akan banyak mengulas perbedaannya dengan ponsel pendahulu, jadi silakan cek link di atas jika Anda masih ingin membandingkannya.
Harga: Rp 4.299.000
Warna: Fantastic Purple, Fluid Black
Paket Penjualan: ponsel Reno5 F, Charger adapter VOOC versi 4, Kabel data USB Type C, SIM Ejector, panduan keamanan, panduan memulai cepat, casing pelindug, earphone
Dimensi & Berat (mm&gram)
160.1 x 73.2 x 7.8 mm/172 gram
SIM & Jaringan
4G LTE/HSPA+/3G/2G
Sistem Operasi (OS)
ColorOS 11 berbasis Android 11
Supported storage eksternal
microSD up to 256GB
Layar inci – Tipe Screen
6.43 inci, 2400 x 1080 piksel (~409ppi) 20:9 aspect ratio, AMOLED, 60Hz, 90.8% screen to body ratio, Gorilla Glass 3+
4310 mAh (non-removable), Fast charging 30W VOOC 4.0
Spesifikasi
Desain Tipis, Pilihan Warna Baru
Reno5 F dibuat berdasarkan desain seri Reno anyar yang mengutamakan bodi ramping sehingga tampil sederhana namun terlihat modern. Sebagai anggota Reno5 series yang artinya sudah masuk dalam kategori ponsel menengah ke atas, maka material ponsel ini pun sudah tidak bisa diragukan lagi.
Dengan kata lain, ponsel ini enak dilihat, pun terasa eksklusif ketika dipegang.
Penggunaan material panel komposit, pada back cover dan pewarnaan yang dipilih untuk ponsel ini juga menarik untuk dibahas. Meski OPPO sendiri menyatakan bahwa warna gacoannya adalah Fantastic Purple yang berbasis Aurora, warna Fluid Black pun tidak kalah keren.
Dua warna yang tersedia untuk Reno5 F ini merupakan perpaduan warna gradasi yang terpisah secara horisontal. Di mana warna gelap akan berangsur cerah ke bagian bawah dan batasan warna ini bisa berubah ketika dilihat dari beberapa sudut.
Fantastic purple terinspirasi dari warna aurora, yang terdiri dari ungu dan hijau, sementara Fluid Black mengingatkan kita pada warna campuran cairan tinta warna perak dan hitam. Sama-sama bagus dan cocok untuk target market Reno5 F yang merupakan anak muda atau mereka yang baru saja bekerja dan mendapat gaji pertamanya.
Warna pada back cover ini kemudian dilapisi oleh finishing glossy. Nah biasanya tekstur seperti ini akan cepat meninggalkan jejak sidik jari kan? Tapi di Reno5 F tuh tidak terlalu demikian. Kalaupun ada sidik jari yang terlihat, hanya sebentar sidik jari itu akan hilang. Kecuali kalau memang tangan kita terlalu basah karena keringat atau kotoran bekas makanan.
Beralih ke bagian depan, atau muka, di situ sudah barangtentu dipenuhi oleh layar. Tapi ada yang menarik, yakni penggunaan desain single hole-punch untuk meletakkan kamera selfie di bagian pojok kiri. Sementara bezel dibuat tipis dimana bagian atas terlihat lebih tipis dari pada bagian bawah.
Hal ini bisa kita manfaatkan saat menggunakan ponsel dengan satu jari. Dimana layar bawah ponsel memberi ruang untuk jemari kita bersitirahat dan mengurangi efek salah pencet.
Tombol volume dan power seperti biasa diletakkan di sisi yang berbeda, sementara port USB dan lubang jack Audio 3.5 mm berada di bagian bawah ponsel.
Layar AMOLED, Nyaman di Setiap Waktu
Reno5 F membawa layar AMOLED dengan bentangan 6.43 inci. Layar ini mampu memancarkan warna yang mencolok, enak dipandang dan dengan kerapatan tinggi. Karena telah mendukung resolusi FHD+ yakni 2400 x 1080 pixel, dengan refresh rate standar 60Hzz.
Seperti yang sudah disebutkan pada bagian desain, layar AMOLED ini menyisakan satu bagian untuk lubang kamera atau disebut juga Single Punch-Hole Display. Hal ini membuat layar semakin lega dan perbandingan layar ke semua badan ponsel jadi tinggi sekali, yakni 90.8%.
Layar OPPO Reno5 F juga sudah dilindungi dengan lapisan kaca pelindung Gorilla Glass 3+, yang akan memberikan proteksi tambahan agar layar tak mudah rusak.
Masih di sisi layar, ponsel ini juga telah menyematkan teknologi In-Display Fingerprint 3.0 yang diklaim akan lebih aman. Selain cepat mendeteksi sidik jari kita, juga mampu membedakan mana sidik jari yang benar mana yang palsu berkat teknologi kompensasi cahaya terbaru yang dibawa.
Tapi yang paling akan sering kita rasakan adalah fitur all-day AI eye comfort-nya sih. Di mana AI akan mengenali pencahayaan yang terjadi di mana kita menggunakan ponsel ini. Jika AI mendeteksi kita tengah menggunakan di bawah terik matahari, maka ia akan mengaktifkan teknologi Sunlight Screen.
Namun sebaliknya, jika AI mendeteksi kita berada di kondisi cahaya malam yang relatif gelap, maka AI akan engaktifkan fitur Moonlight Screen. Di mana secara otomatis meredupkan layar ke kercerahan terendah 2 nits, dengan temperatur warna juga yang lebih rendah.
ColorOS 11 yang Condong untuk Nge-Game
Hal pertama yang memperkuat pernyataan OPPO bahwa Reno5 F adalah juga sebuah ponsel gaming hadir di salah satu fitur bawaan ColorOS11-nya. Reno5 F ini sudah ColorOS 11 sejak diluncurkan, sejak lahir. Dan beberapa fitur unik juga sudah dibawa ponsel ini termasuk Game Space, atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai fitur ruang game.
Fitur ini akan membuat penggunanya bermain game sesuai dengan kebutuhan, karena memiliki 3 mode bermain. Mempengaruhi kinerja hardware yang terkait, termasuk baterai, RAM, dan CPU/GPU. Tapi bukan itu saja yang menarik.
Bullet Messaging
Hadirnya mode game fokus menjadi salah satu yang paling membantu kita betah nge-game berlama-lama. Di mode ini, secara otomatis sistem ponsel akan memblok semua alarm, notifikasi, panggilan masuk, Quick settings, gesture navigation, bahkan game assistant juga.
Padahal mode game focus ini berada di game assistant yang punya banyak fitur di dalamnya. Game assistant ini aktif langsung saat kita memainkan game dan tersembunyi di sebelah kiri layar dan kita bisa membukanya dengan megusap layar masuk ke dalam.
Dalam game assistant kita bisa megatur agar semua pesan bisa tertampil dalam bentuk bullet notification. Pesan whatsapp misalnya, bisa tertampil sebagai sebuah running text di layar saat ngegame. Pas banget nih buat yang main game PUBGM, saat tengah mengendap-endap dan mengawasi sekitar, pesan masuk bisa tetap terbaca tanpa mengahalangi pandangan.
Kita bisa mengatur berapa lambat gerakannya agar bisa kita baca, dan tingkat opacitynya agar tidak terlalu mengganggu saat bermain game.
Banyak banget sih fitur di ColorOS11 Reno5 F ini untuk dibahas lebih lanjut. Khususnya di bagian gaming ini. Hmmm tunggu ulasan mengenai ASL 2021 dan fitur game yang ada di OPPO Reno5 F lebih dalam lagi beberapa saat setelah tulisan ini Anda baca ya.
Intinya, selain ringan, dan tampil sederhana ColorOS 11 berbasis Android 11 ini akan memanjakan pengguna Reno5 F di sejumlah kebutuhan dan fungsi. Game mungkin hanya salah satu yang mendapatkan upgrade. Tapi jangan lupa juga di sisi multimedia, Reno5 F tetaplah ponsel OPPO dengan colorOS 11 lengkap dengan fitur pendukung untuk para creator yang termasuk lengkap di kelasnya.
SoC, Baterai dan Sistem Pendingin
Berikutnya kita bahas apa sih yang membuat Reno5 F juga disebut sebagai ponsel yang cocok untuk ngegame hardcore. Tentu saja itu semua terkait dengan SoC yang dibawa. Mediatek Helio P95, lengkap dengan NPU yang memadai dan fungsi akselerasi saluran ganda WiFI dan 4G untuk mendongkrak kecepatan koneksi.
Chipset yang membawa CPU berinti 8 ini memiliki kecepatan hingga 2.2 GHz dan membawa GPU IMG 9XM-HP8 di kecepatan 970 MHz. Dipadukan dengan RAM sebesar 8 GB dan penyimpanan internal sebesar 128 GB, maka di atas kertas SoC yang dibawa sudah mumpuni untuk bermain game yang berat sekalipun.
Ditambah dengan hadirnya teknologi Multi-cooling System pada Reno5 F, mampu membuang panas 21,9% lebih efisien, maka kinerja ponsel bisa meningkat lebih baik. Tidak hanya untuk kebutuhan ngegame, tapi juga untuk solusi kamera dan aplikasi video yang terkenal berat.
OPPO Reno5 F didesain sedemikian rupa, dengan menempatkan sejumlah lapisan tabung grafit dan lembaran grafit di area sekitar chipset tapi tetap mempertahankan bodi agar tetap ramping dan nyaman digenggam.
Ponsel ini juga memiliki sensor suhu yang disematkan di seluruh bagian ponsel, sehingga saat terdeteksi ada panas berlebih, sistem akan mengoptimalkan frekuensi CPU dan arus pengisian daya. Dengan demikian, rasanya aman-aman saja ketika kita bermain game sambil melakukan charging.
Reno5 F membawa baterai berkapasitas 4310 mAh dengan teknologi pengisian daya cepat VOOC versi 4, yang memungkinkan pengecasan 30W. Hanya 56 menit, ponsel terisi penuh dan dengan pengisian 5 menit saja, ponsel dapat digunakan untk menonton youtube hingga mendekati 3 jam.
Kamera dengan Fitur Anyar
Sudah menjadi ciri khas OPPO, di mana sebuah ponsel baru akan membawa fitur kamera anyar yang berebda dari yang lain. Di samping tentu saja fitur-fitur AI lawas yang juga hadir menjadi gacoan produk ini.
Tapi sebelum sampai ke sana, mari kita lihat konfigurasi kamera utama yang dibawa ponsel ini. OPPO Reno5 F membawa 4 lensa kamera utama, yakni 48MP (f/1.7), 8MP ultrawide (f/2.2), 2MP kamera makro (f/2.4) dan 2MP kamera mono (f/2.4).
Ditambah satu kamera selfie yang diletakkan di depan. Kamera ini membawa resolusi 32 MP (f/2.4).
Fitur baru yang dibawa Reno5 F adalah fitur Dynamic Bokeh. Di bagian foto portrait, kita bisa mengaktifkan efek, yang letaknya di kiri atas berbentuk 3 lingkaran saling beririsan. Ketika ikon ini aktif atau nyala, maka di bagian bawah akan ada pilihan pertama berupa Dynamic Bokeh, menemani efek lain yakni neon portrait, AI color Portrait dan filter lainnya.
Dynamic bokeh ini akan membuat bagian belakang foto firi kita terlihat bergerak dinamis. Seakan-akan kita sedang bergerak atau memunculkan efek panning yang biasa dilakukan menggunakan gerakan tertentu.
Hasilnya kece. Membuat foto portret kita terlihat lebih menarik dan dinamis.
Selain itu tetap hadir fitur-fitur andalah Reo5 series, semisal AI Color Portrait yang juga bisa digunakan dalam video. Mengisolasi warna pada obyek manusia lalu memudarkan warna background. Lalu ada juga AI Color isolation, yang terdiri dari Crimson, Forest Green dan Sky blue. Nah kalau ini tidak hanya obyek manusia yang bisa ditangkap.
Command nya berdasarkan warna. Menjadikan video kita tampil lebih unik dan menarik. Berikut beberapa hasil foto dan video menggunakan fitur-fitur yang disebutkan di atas.
Meskipun disebut-sebut sebagai anggota Reno5 Series termurah, bukan berarti Reno5 F membawa fitur yang murahan. Sejumlah fungsi yang biasa hadir di seri Reno5 juga tetap hadir di ponsel ini. Bahkan dengan beberapa sentuhan di sisi software dan hardware, produk ini bahkan siap untuk digunakan berlama-lama bermain game.
tabloidpulsa.id – Urban Republic (UR) anak perusahaan Erajaya Group, hari ini (3/4) resmi membuka 2 (dua) outlet terbaru secara serentak.
Outlet baru pertama berlokasi di Summarecon Mall Bekasi Lantai 2 Unit 2F, merupakan outlet UR ke-10 yang berada di wilayah Jabodetabek.
Sedangkan outlet UR yang kedua berlokasi di Mall Centre Point Lantai LG No. 37 merupakan outlet pertama yang berada di luar Jabodetabek, dan pertama di luar pulau Jawa, serta pertama di kota Medan, Sumatera Utara.
“UR membawa konsep jaringan ritel yang menyediakan gadget terkini dengan teknologi terbaru dan mengutamakan pengalaman berbelanja di lokasi di pusat kota atau dekat pusat kegiatan urban. Dan kali ini kami mendekatkan diri ke fans kami di kota Bekasi dan Medan” ungkap Djohan Sutanto, Direktur Erajaya Group.
Ekspansi jaringan ritel ini juga dilakukan dalam rangka memperkuat lini bisnis IoT (Internet of Things) dan ekosistem teknologi informasi.
“Semua toko kami menghadirkan produk yang dapat di pegang, dicoba, di-test secara langsung, dengan dipandu oleh staf yang telah mendapatkan training mendalam untuk memberikan penjelasan produk dan keunggulannya dengan akurat dan layanan customer service yang prima.” tambahnya.
Toko UR adalah sebuah gadget dan lifestyle store di mana konsumen bisa mendapatkan produk IoT, aksesoris, gaming, wearables, smart home terkini untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi dalam kehidupannya.
Staff yang berpengalaman dan knowledgeable akan memberikan pengalaman berbelanja yang mengesankan serta membantu konsumen mendapatkan produk yang dibutuhkan.
Selama periode Grand Opening outlet Urban Republic yang berlangsung dari tanggal 2 – 4 April 2021, kedua outlet baru ini memberikan diskon hingga Rp 1.500.000, program flash sale dengan harga mulai dari Rp 99.000 dan berbagai promo menarik lainya.
Disamping itu, ada pula tambahan diskon hingga Rp500.000 dengan cicilan 0% hingga 24 bulan dengan menggunakan Kartu Kredit BCA, BNI dan Mandiri.
tabloidpulsa.id – Pada 31 Maret 2021, Huawei rilis Laporan Tahunan 2020. Meski menghadapi tantangan dalam pertumbuhan, tetapi kinerja bisnis perusahaan sebagian besar sesuai dengan prediksi. Pendapatan penjualan Huawei pada tahun 2020 mencapai CNY 891,4 miliar, naik 3,8% dari tahun ke tahun, dan laba bersihnya mencapai CNY64,6 miliar, naik 3,2% dari tahun ke tahun.
Huawei terus mengundang Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG) untuk melakukan audit laporan keuangan kami secara independen dan obyektif. Dokumen yang dihasilkan KPMG merupakan opini audit standar yang tidak dimodifikasi. Hal ini menunjukkan bahwa Huawei , terus menerapkan transparansi dengan mengungkapkan data operasional kepada pemerintah, pelanggan, pemasok, karyawan, dan mitra.
Pada tahun 2020, bisnis operator Huawei terus berupaya memastikan operasi yang stabil di lebih dari 1.500 jaringan dan 170 negara serta wilayah, yang membantu dan mendukung telework, pembelajaran online, dan belanja online selama kondisi lockdown maupun pembatasan area akibat COVID-19. Bekerja sama dengan operator di seluruh dunia, Huawei membantu memberikan pengalaman koneksi yang terbaik dan terus bergerak maju dengan lebih dari 3.000 proyek inovasi 5G di lebih dari 20 industri seperti pertambangan batu bara, produksi baja, pelabuhan, dan manufaktur.
Selama setahun terakhir, bisnis perusahaan Huawei telah meningkatkan upaya untuk mengembangkan solusi berbasis skenario yang inovatif untuk berbagai industri dan menciptakan ekosistem digital yang tumbuh dengan baik dengan didasari keinginan untuk berinovasi dan meraih kesuksesan bersama. Selama pandemi, Huawei telah memberikan keahlian teknis dan solusi penting dalam melawan virus. Salah satu contohnya adalah solusi diagnostik dengan bantuan AI yang berbasis pada HUAWEI CLOUD yang membantu rumah sakit di berbagai negara mengurangi beban infrastruktur medis mereka. Huawei juga bekerjasama dengan mitra untuk meluncurkan platform pembelajaran online berbasis cloud untuk lebih dari 50 juta siswa sekolah dasar dan menengah.
Dengan peluncuran HarmonyOS dan ekosistem Huawei Mobile Services (HMS), bisnis konsumen Huawei bergerak maju dengan strategi Seamless AI Life (“1 + 8 + N”) untuk memberikan pengalaman cerdas kepada konsumen di semua perangkat dan skenario, dengan fokus pada kantor cerdas, kebugaran & kesehatan, rumah pintar, perjalanan yang mudah, dan hiburan.
“Selama setahun terakhir kami bertahan kuat dalam menghadapi kesulitan,” ungkap Ken Hu, Rotating Chairman Huawei. “Kami terus berinovasi untuk menciptakan nilai bagi pelanggan kami, untuk membantu memerangi pandemi, dan untuk mendukung pemulihan ekonomi serta kemajuan sosial di seluruh dunia. Kami juga mengambil kesempatan ini untuk lebih meningkatkan operasi kami, yang mengarah pada kinerja yang sebagian besar sejalan dengan prediksi.”
“Kami akan terus menjalin kerjasama erat dengan pelanggan serta mitra kami untuk mendukung kemajuan sosial, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan,” lanjut Ken.
Semua laporan keuangan dalam Laporan Tahunan 2020 diaudit secara independen oleh KPMG, salah satu dari empat kantor akuntan terbesar di dunia. Untuk mengunduh data Huawei rilis Laporan Tahunan 2020, silakan kunjungi https://www.huawei.com/en/annual-report/2020.
tabloidpulsa.id – Pasar smartphone indonesia sedang digempur dengan deretan produk kelas menengah yang membawa fitur makin baik lagi di berbagai sektor, seperti desain baru dan kamera yang ditingkatkan.
Keadaan ini mungkin akan membuat kaum anak muda yang biasanya menjadi konsumen smartphone kelas menengah menjadi bingung, dengan pembaruan-pembaruan yang diberikan oleh vendor, mana yang lebih sesuai untuk mereka pilih.
realme telah mengumumkan bahwa sebentar lagi akan meluncurkan smartphone seri angka lanjutan yaitu realme 8 Series, di mana realme 8 Pro menjadi produk yang paling banyak membawa peningkatan. Di sisi lain brand yang lebih dulu populer di pasaran yaitu Samsung juga telah merilis smartphone Galaxy A52.
Di adu fitur realme 8 Pro dan Galaxy A52 terlihat keduanya mengunggulkan bidang yang sama yaitu desain baru yang lebih segar dan muda, juga peningkatan di sektor kamera untuk menunjang kreativitas para penggunanya. Oleh karena itu mari kita jabarkan kedua smartphone ini dan mana yang lebih pantas untuk anak muda pilih.
Dari mata jatuh ke hati, maka impresi dari tampak luaran bisa membuat anak muda jatuh hati pada kedua smartphone ini. realme 8 Pro mengusung slogan Infinite Bold Design sedangkan Galaxy A52 dengan Awesome Design. Desain memang lebih ke preferensi masing-masing, namun dapat kami simpulkan bahwa realme 8 Pro memberikan tampilan yang lebih berani dengan permainan tekstur dan motif, di mana Galaxy A52 lebih kalem dan simpel penampilannya.
Jika membahas lebih jauh lagi, realme 8 Pro hadir dengan bobot lebih ringan dengan besara 176 gram. Galaxy A52 sedikit lebih berat dengan 189 gram, meskipun keduanya sama-sama mengusung baterai berkapasitas 4.500mAh.
Kesamaan lain dari keduanya terlihat di penggunaan panel layar. Baik realme 8 Pro maupun Galaxy A52 sama-sama membawa panel Super AMOLED yang berikan kontras warna sangat baik dan tampilan warna hitam yang kelam. Tapi bicara tingkat kecerahan, nyatanya realme unggul dengan angka 1000 nits dibanding 800 nits. Artinya panel layar realme 8 Pro akan lebih mudah terlihat saat penggunaan di bawah sinar matahari.
Bicara kamera, realme 8 Pro membawa resolusi kamera yang sangat besar yaitu 108MP, sedangkan Galaxy A52 membawa resolusi yang juga tidak bisa dikatakan kecil yaitu 64MP. Meski besaran angka tidak menjadi penilai mutlak, tapi dengan resolusi yang lebih besar, akan memberikan penggunanya keleluasaan untuk mengolah lebih lanjut hasil foto yang didapatkan, juga akan memberikan detail yang lebih baik saat foto diperbesar atau dicetak dalam ukuran besar. Oleh karena itu realme 8 Pro terlihat menjadi smartphone yang lebih unggul dalam poin perbandingan ini.
Alasan berikutnya kenapa bisa disimpulkan realme 8 Pro menjadi pilihan yang lebih baik adalah, selain membawa resolusi kamera yang hampir dua kali lipat dari Galaxy A52, smartphone ini juga memberikan segudang fitur fotografi yang bisa dimanfaatkan para penggunanya dalam berkreasi.
Beberapa mode baru yang disediakan realme 8 Pro seperti Tilt-shift, Dynamic Bokeh, Ultra Nightscape, Dual-view Video, Time-lapse Starry Mode, dan Tilt-shift Video. Di sisi Galaxy A52, smartphone ini tidak menyediakan mode fotografi selengkap itu, namun yang paling bisa dibanggakan adalah keberadaan fitur OIS atau penstabil optik untuk hasil foto/video yang lebih minim guncangan. Meski tidak memilikinya tapi setidaknya realme 8 Pro tetap memiliki penstabil berbasis elektronik yaitu gyro-EIS.
Di sektor kamera depannya Galaxy A52 menjadi pemimpin berkat resolusi yang lebih besar, dua kali dari realme 8 Pro yaitu 32MP Vs 16MP. Namun kembali lagi realme 8 Pro memberikan gyro-EIS pada kamera depan sehingga hasil video yang direkam bisa lebih stabil.
Dari perbandingan-perbandingan yang dapat dibaca di atas, terlihat meski berasal dari brand yang berumur lebih muda, realme 8 Pro bisa memberikan lebih dari yang anak dapatkan dari Galaxy A52. Bahkan saudaranya yaitu realme 8 juga memberikan fitur yang bisa dikatakan identik dengan realme 8 Pro, perbedaannya tidak sejauh seperti Galaxy A52 dan Galaxy A32.
Hal ini membuat realme 8 Series pilihan yang lebih baik untuk anak muda yang ingin mengeksplorasi jiwa kreatif mereka atau yang ingin memulai menjadi seorang content creator. Tanpa harus berinvestasi dengan perlengkapan kamera mahal, dengan kamera smartphone saja mereka bisa mendapatkan segalanya.
Meski belum bisa dimiliki saat artikel adu fitur realme 8 Pro dan Galaxy A52 ini dibuat, tapi kehadiran realme 8 Series di Indonesia hanya tinggal hitungan hari, atau akan diadakan pada tanggal 7 April 2021 mendatang. Jadi tunggu saja untuk melihat siapa yang lebih baik.
tabloidpulsa.id – ShopeePaymengumumkan kerja sama dengan Google Play Store untuk mendukung tren pertumbuhan penggunaan layanan digital di Indonesia. Pembayaran digital ShopeePay kini terintegrasi dengan Google Play Store untuk berbagai kebutuhan gaya hidup digital seperti pembelian aplikasi, top up game, hingga berlangganan layanan Video on Demand (VOD).
Riset “Digital 2021” yang dikeluarkan We Are Social dan HootSuite mengungkapkan peningkatan jumlah masyarakat yang mengonsumsi layanan digital di Indonesia.
Sebanyak 86,2% pengguna internet mengaku menggunakan aplikasi hiburan danvideo, meningkat dari 83% di tahun sebelumnya. Sementara, 60,4% mengaku menggunakan aplikasi mobile game, meningkat dari 59% di tahun sebelumnya.
Peningkatan tren ini mendorong integrasi ShopeePay dan Google Play Store untuk menyediakan akses pembayaran yang lebih aman dan menyeluruh, khususnya bagi pengguna Android yang mendominasi lebih dari 90% pasar smartphone di Indonesia.
Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay mengatakan, “Kerja sama ini merupakan pencapaian inovasi terbaru dari ShopeePay dalam menyediakan solusi pembayaran digital yang terintegrasi, khususnya di platform kelas dunia seperti Google Play Store. Terutama di tengah pandemi, masyarakat mengandalkan layanan digital untuk mengakses hiburan, mengeksplor hobi, serta berbagai aktivitas dari rumah lainnya. Dengan penawaran yang memuaskan dan akses yang tak terbatas akan transaksi pembayaran digital di dalam Google Play Store, kami harap kolaborasi ini dapat semakin mendorong antusiasme masyarakat terhadap transaksi digital.”
Sebagai bagian dari kerja sama ini, pengguna akan mendapatkan cashback 100% untuk setiap transaksi menggunakan ShopeePay. Program cashback ini dapat dinikmati untuk melakukan beragam transaksi mulai dari pembelian aplikasi, layanan video on-demand seperti iflix, Vidio, dan VIU, serta layanan hiburan seperti webtoon.
Tak hanya itu, pengguna juga akan mendapatkan cashback 100% untuk membeli item berbagai game populer seperti Free Fire, Arena of Valor, Call of Duty Mobile, Mobile Legends, Genshin Impact, PUBG Mobile, State of Survivals, Lord Mobile, Rise of Kingdoms, dan masih banyak lagi.
Bagi para pengguna Android yang ingin menggunakan ShopeePay sebagai metode pembayaran di Google Play Store dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini:
Klik Metode Pembayaran di Google Play
Pilih “Tambahkan ShopeePay” sebagai metode pembayaran
Klik “Lanjut”
Masukan pin ShopeePay atau konfirmasi dengan sidik jari/ Face ID
ShopeePay berhasil diaktivasi dan pengguna dapat melakukan pembelian aplikasi di dalam Google Play
Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui Google Play dan segera aktifkan ShopeePay.
tabloidpulsa.id – Selain Redmi Series yang menjadi lineup smartphone untuk semua segmen, Xiaomi juga masih memiliki lini produk lain yang tidak kalah menariknya. Bahkan, seri ini selalu menjadi pusat perhatian para Mi Fans di seluruh dunia. Ya, lineup ini adalah Redmi Note Series.
Seri Legenda Xiaomi ini bahkan telah mencatatkan penjualan yang cukup menakjubkan di seluruh dunia. Berdasarkan catatan resmi Xiaomi, Redmi Note Series telah terjual lebih dari 200 juta unit, terhitung dari sejak pertama kali seri ini dikenalkan pada 2014 silam.
Di Indonesia sendiri, Redmi Note Series tahun lalu telah terjual lebih dari 3,3 juta unit. Suatu angka yang patut diacungi jempol. Dan ini semua berkat hadirnya inovasi serta peningkatan yang terus dikembangkan oleh Xiaomi.
Untuk melanjutkan tradisinya meningkatkan standar smartphone mid-range, Xiaomi kembali mendorong industri ponsel pintar dengan merilis seri ‘Note’ terbarunya yakni Redmi Note 10 Series, smartphone yang membawa label Jawaranya AMOLED.
Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse mengatakan bahwa kehadiran jawara terbaru Redmi Note 10 Series tidak hanya hadir dengan inovasi yang terbaru, tetapi juga fitur yang membuatnya sebagai pendobrak kemapanan standar smartphone segmen mid-range. Penawaran ini hadir untuk menjawab meningkatnya kebutuhan Mi Fans di Indonesia, terutama bagi Gen Z.
Di seri ini, Xiaomi melampaui batasan segmen menengah di Indonesia dengan membawa layar AMOLED pertama di seri Redmi Note dan menghadirkan lompatan teknologi dari seri sebelumnya.
Tidak hanya yang pertama mengusung panel AMOLED di kelasnya, nyatanya layar yang dibawa oleh Redmi Note 10 Series pun memiliki sejumlah keunggulan dan jarang dimiliki oleh smartphone lain di kelas yang sama.
Di Redmi Note 10 Pro misalnya, Layar 6,67 inci AMOLED perangkat ini menerapkan konsep DotDisplay dan memiliki refresh rate 120Hz, menghadirkan layar yang tidak hanya luas, namun juga menggebrak standar dengan komposisi warna yang lebih tajam.
Tidak hanya itu, layar Redmi Note 10 Pro juga diklaim sangat responsif karena sudah memiliki tingkat touch sampling rate mencapai 240Hz. Lagi-lagi, teknologi ini bisa dibilang yang pertama hadir di smartphone mid-range.
Tidak jauh berbeda dengan Redmi Note 10 Pro, varian standarnya yakni Redmi Note 10 pun membawa teknologi layar yang hampir serupa, AMOLED DotDisplay dengan bentang layar 6,43 inci dan resolusi FHD+. Layar ini memiliki rasio kontras 4,500,000:1 dengan tingkat kecerahan maksimum 1100nits.
Dibanding layar IPS, panel AMOLED yang dibawa oleh Redmi Note 10 Series ini memang terbukti memiliki banyak keunggulan. Selain rasio kontras lebih tinggi, mampu menampilkan warna hitam yang lebih pekat, lebih hemat konsumsi daya, juga mampu menampilkan detil warna lebih akurat, serta kecerahan dan ketajaman lebih baik.
Tidak hanya itu, Redmi Note 10 Series juga menghadirkan standar pengaturan baru untuk layar dengan menjejalkan beragam teknologi baru seperti 360° light sensor, Reading Mode 3.0 dan Sertifikat rendah cahaya biru dari SGS untuk kenyamanan mata.
Keunggulan tersebut tentu saja akan menghadirkan kemeriahan visual yang memukau dalam genggaman tangan, dan inilah yang membuat Redmi Note 10 Series didapuk sebagai Jawaranya AMOLED.
Sebagai informasi, Xiaomi akan menggelar penjualan perdana Redmi Note 10 Pro dan Redmi Note 10 pada 6 April 2021 pukul 13.00 WIB.
Untuk penjualan online Redmi Note 10 Pro akan dilakukan di Mi.com dan Shopee. Sedangkan Redmi Note 10 di Mi.com, Lazada, Akulaku.
McAfee menemukan adanya kaitan erat antara peningkatan serangan terhadap layanan cloud yang digunakan berbagai perusahaan dengan meningkatnya penggunaan layanan tersebut akibat transformasi digital yang dipicu pandemi. Ancaman juga memanfaatkan celah keamanan yang disebabkan “Shadow IT” sehingga diperlukan solusi keamanan baru yang mampu mendeteksinya, yaitu Cloud Access Security Broker (CASB).
Tahun 2020 lalu merupakan tahun yang telah mengubah banyak hal, dari pembatasan sosial hingga peralihan sebagian besar aktivitas sehari-hari ke ranah online. McAfee melihat adanya tren kenaikan sebanyak 50% dalam penggunaan cloud di perusahaan pada empat bulan pertama tahun 2020 yang lalu. Peningkatan tersebut sangat terlihat di layanan kolaborasi seperti Microsoft O365 (123%), Cisco Webex (600%), Zoom (350%), Microsoft Teams (300%), dan Slack (200%). Sedangkan menurut data IDC, perusahaan di Asia Pasifik, khususnya di Indonesia, berencana meningkatkan penggunaan cloud sebesar lebih dari 40% sejak kuartal ketiga 2020 lalu seiring dengan terjadinya percepatan transformasi digital dalam perusahaan. Di tahun 2021, dengan sebagian besar perusahaan menerapkan sistem kerja jarak jauh atau remote, maka penggunaan platform cloud juga akan semakin meningkat lagi.
Munculnya Ancaman Keamanan Baru Seiring Tren Cloud
Semakin banyak layanan cloud yang digunakan perusahaan artinya lebih banyak peluang bagi pelaku kejahatan siber, sehingga jumlah serangan juga meningkat. Di akhir tahun 2020, McAfee melalui platform MVISION menyaksikan adanya lonjakan serangan pada akun dan layanan cloud yang digunakan oleh berbagai perusahaan di dunia sebesar 630% secara keseluruhan di beberapa sektor seperti transportasi (1,350%), pendidikan (1,114%), pemerintahan (773%), manufaktur (679%), layanan keuangan (571%), dan energi dan utilitas (472%). McAfee memperkirakan serangan akan mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas melawan ribuan jaringan pekerja di rumah, selain itu, penyerang akan membidik perusahaan dan menyerang seluruh perangkat, jaringan, dan cloud dengan cara ini dalam beberapa bulan mendatang. Para penyerang ini biasanya memanfaatkan celah keamanan dalam perusahaan.
Banyak perusahaan yang masih sibuk membenahi operasional layanan cloud mereka, dan hal ini berpotensi menimbulkan celah keamanan. Contohnya, ada perusahaan yang masih mengalirkan data cloud melewati perangkat keamanan fisik di pusat data, yang justru akan memperlambat trafik dan membuat karyawan tidak sabar dan memilih jalan pintas. Sebagian besar karyawan memilih melakukan hal yang paling mudah dan cepat untuk dapat menyelesaikan pekerjaan, dan memunculkan istilah “shadow IT”: contohnya mematikan VPN korporat, atau menyimpan data dan menggunakan aplikasi pihak ketiga. Selain itu, karyawan juga mempunyai banyak perangkat, sehingga menciptakan banyak jalur koneksi ke aplikasi cloud perusahaan yang harus diawasi satu persatu oleh administrasi IT perusahaan. Beban kerja keamanan yang semakin tinggi ini mendorong penyedia jasa keamanan seperti McAfee menciptakan CASB dalam wujud MVISION Cloud. CASB diterapkan pada tepi/edge jaringan dan digunakan untuk mengawasi setiap hubungan dari layanan cloud serta memberikan visibilitas penuh bagi perusahaan.
Ada empat hal yang ditawarkan CASB:
Visibilitas mengungkap adanya layanan “shadow IT” dan melihat seluruh aktivitas pengguna dalam aplikasi cloud yang dimiliki perusahaan, dan mencegah layanan yang tidak diijinkan sebelum menimbulkan risiko
Compliance/kepatuhan mendeteksi data sensitif di cloud dan menerapkan kebijakan Data Loss Prevention untuk memenuhi syarat kepatuhan/compliance regulasi yang semakin ketat
Keamanan Data yang diperkuat dengan fitur enkripsi serta tokenisasi yang mampu memberi lapisan keamanan tambahan untuk menghadapi penjahat yang semakin canggih
Perlindungan Terhadap Ancaman kemampuan untuk mendeteksi dan merespon ancaman keamanan, baik dari dalam maupun dari luar perusahaan
“CASB, seperti halnya perangkat keamanan siber lain, adalah satu bagian dari keamanan siber IT yang melindungi seluruh bagian perusahaan. Ada dua garis besar yang harus dipahami oleh pimpinan IT, yaitu bahwa CASB bukan merupakan alat yang diukur secara finansial, dan walaupun CASB mampu memberikan visibilitas penuh terhadap cloud, tapi perusahaan tetap harus bekerjasama dengan semua stakeholder untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kebijakan kepada seluruh karyawan untuk mencegah dan mengurangi “Shadow IT” serta risiko yang ditimbulkannya,” jelas Jonathan Tan, Managing Director, Asia, McAfee. “Seiring dengan perubahan cara kerja perusahaan, digunakannya CASB dan meningkatnya pemahaman terhadap pengelolaan jaringan dan tepiannya/edge, maka perusahaan akan semakin siap dan mampu bertahan terhadap berbagai ancaman baru yang datang di masa pandemi dan setelahnya.”
McAfee MVISION Cloud
McAfee MVISION Cloud merupakan inovasi layanan yang diperkenalkan McAfee untuk mengatasi ancaman cloud, yang memiliki tiga fungsi utama, antara lain:
McAfee MVISION Unified Cloud Edge menggabungkan fungsi CASB, Cloud Secure Web Gateway (SWG) dan Data Loss Prevention (DLP) yang memberikan perlindungan dan pengelolaan terpusat melalui framework Secure Access Service Edge (SASE).
McAfee MVISION Cloud Native Application Protection adalah platform pertama di industri yang menyatukan konteks aplikasi dan data dalam Cloud Security Posture Management (CSPM) untuk infrastruktur cloud publik, serta Cloud Workload Protection (CWPP) untuk melindungi host dan beban kerja termasuk VM, container, dan fungsi serverless.
McAfee MVISION XDR merupakan solusi manajemen ancaman tingkat lanjut yang berbasis cloud, dengan kemampuan yang meliputi seluruh siklus kehidupan dari serangan tersebut, memprioritaskan hal yang penting, orkestrasi yang mudah serta respon yang efisien. (*)