Home TEKNO Selain Chipset, Inilah Alasan OPPO A95 Miliki Performa Prima

Selain Chipset, Inilah Alasan OPPO A95 Miliki Performa Prima

performa oppo prima

tabloidpulsa.id – Telah dibahas tuntas pada tulisan review OPPO A95 (klik link ini bila belum membacanya), seluruh hal positif dan negatif yang dimilki ponsel ini. Terutama sih di sisi kemampuan overall atau keseluruhan tidak sekedar untuk grafis dan game saja. Lalu sesuai janji kami di tulisan tersebut, kami akan membahas lebih dalam lagi mengenai perkawinan chipset yang dibawa dengan software yang telah dibawah OPPO sehingga menciptakan performa prima di ponsel OPPO Seri A.

Tidak sedikit yang mempertanyakan kenapa produk ini kembali melakukan strategi yang dilakukan oleh kakaknya seri Reno. Kita masih ingat saat itu, Reno6 hadir dengan membawa chipset sama yang digunakan oleh Reno5. OPPO A95 juga demikian, ponsel ini kembali membawa chipset yang telah digunakan oleh produk A74 4G yang hadir beberapa bulan lalu.

Jawabannya sih singkat nih. Persis banget dengan jawaban OPPO kala ditanya mengenai chipset Reno6. Yaitu meskipun membawa chipset yang sama, perkembangan software pendukung yang pesat dan optimalisasi yang tepat, telah meningkatkan performa dan efisiensi chipset secara keseluruhan sehingga menigkatkan pengalaman penggunanya.

Lalu, sebelum kita cross check nih kebenarannya, kita akan berkenalan lebih dekat dengan yang pertama bertanggung jawab atas performa prima OPPO A95, yakni chipset Qualcomm Snapdragon 662.

Baca Juga:  OPPO Reno7 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Rp 5 Jutaan

Qualcomm Snapdragon 662

Chipset besutan Qualcomm tahun 2020 ini hadir dengan Semangat memberikan pengalaman berponsel pada kelas yang lebih luas, mengutamakan aspek AI yang lebih baik, kemampuan kamera yang dinamis serta performa yang tangguh. Dibandingkan dengan chipset seri 6 terdahulu.

qualcomm

Chipset ini membawa CPU berarsitektur 64bit dengan 8 inti Kryo 260, dengan konfigurasi seimbang 4 inti Gold (2.0 GHz) dan 4 inti silver (1.8 GHz). Dilengkapi dengan GPU Adreno 610 yang disebut-sebut sebagai chipset yang bandel di kelas menengah, dengan kemampuan visual subsystem yang relatif lengkap termasuk dukungan API OpenGL ES 3.2, OpenCL 2.0 dan Vulkan 1.1.

Selain itu ponsel ini telah mendukung sejumlah teknologi yang tinggal dioptimalkan saja oleh pihak produsen, semisal telah siapnya dukungan NFC, yang ternyata dimaksimalkan oleh OPPO terutama untuk produk A95 yang beredar di Tanah Air.

Optimalisasi dengan System Booster

OPPO telah beberapa kali memperkenalkan fitur Hyper Boost yang dibawa oleh UI Mereka, ColorOS. Dan dengan hadirnya ColorOS 11.1 di OPPO A95, maka fitur ini pun akan kembali menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki OPPO untuk meningkatkan pengalaman menyeluruh dari chipset dan besaran memory yang dibawa.

System Booster merupakan salah satu fitur yang dibawa oleh Hyper Boost, selain Game Booster dan APP Booster. OPPO sendiri menyatakan bahwa Hyper Boost diperlukan untuk meningkatkan efisiensi komunikasi yang rendah latency antara aplikasi dan system resource. Sehingga dapat melakukan pemanfaatan hardware secara lebih baik.

Baca Juga:  Tekno: Apa Itu Lensa Periskop ?
oppo.com

Secara garis besar Hyperboost akan memperhalus penggunaan navigasi dan kamera, meningkatkan kecepatan saat melakukan loading atau start up, memastikan tercapainya frame rate yang tinggi saat bermain game dan menstabilkan jaringan. Atau dengan kata lain: Melengkapi dan mengoptimalisasikan penggunaan Hardware yang ada, dari CPU, GPU, ROM dan sebagainya.

Menariknya System Booster ini bekerja di bawah sistem. Alias tidak perlu diaktifkan secara manual. Kecuali untuk yang berkaitan dengan game. Dimana kita memanfaatkan fitur ini melalui penggunan sebuah app bernama Game Space.

facebook/oppo

Ngomongin Game Space nih. Di HyperBoost juga ada fitur lain terkait game. Yakni Touch Booster dan Frame Booster. Keduanya akan berjalan xsecara otomatis tanpa perlu pengaturan tambahan saat Anda bermain game via Game Space. Kami sih merasakan perbedaanya, bagaimana dengan Anda?

Oh iya, Touch Booster sendiri bertugas utuk meningkatkan sensitivitas dan responsivitas layar ponsel, dalam hal ini OPPO A95 terhadap jari penggunanya. Sementara Frame Booster bertugas untuk membuat sedemikian rupa agar drmae rate yang ditampilkan oleh sebuah game menjadi lebih stabil.

Baca Juga:  Mengenal RAM LPDDR4X Pada OPPO Reno6

Memory yang Mumpuni dan Dinamis

Selain membawa HyperBoost, ColorOS 11.1 juga menyediakan fitur RAM expansion. Tapi sebelum sampai ke sana kita perlu melihat spesifikasi memori yang dibawa oleh ponsel ini. 

OPPO A95 yang dijual di Indonesia saat ini adalah varian dengan RAM 8GB dan ROM 128 GB. RAM nya berjenis LPDDR4X, sementara ROM nya sendiri menggunakan jenis UFS 2.1 dengan kecepatan baca/tulis di 860/255 Mbps.

Angka 8 GB sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kita bermain game berat dan multitasking yang cukup rumit. Tapi dengan hadirnya fitur RAM Expansion, maka ponsel ini bisa ditingkatkan Kapasitas RAM nya hingga 13 GB. Melebihi ponsel-ponsel flagship.

RAM Expansion sendiri merupakan cara sistem untuk meningkatkan kapasitas RAM dengan meminjam sementara kapasitas memori pada ROM sehingga ponsel dapat berakselerasi lebih baik.

Nah itu dia sejumlah alasan mengapa produk OPPO yang masih meggunakan Snapdragon 662 ini tetap bisa menjanjikan performa yang prima. Tapi ingat, sesuaikan juga di setingan game dan aplikasi. Jangan sampai melebihi batas kemampuan. Hal ini selain untuk tetap menjaga kenyamanan saat bermain game, agar bebas dari lag, juga untuk mengurangi panas berlebih pada sistem sehingga tidak membuat tangan kita merasa hangat.*

Previous articleReview Amazfit GTR 3: Desain Stylish, Fitur Kesehatan Komplit
Next articleTips Mencari Lokasi OPPO Service Center Terdekat
Bergabung bersama Pulsa sejak 2004. Reviewer, Tech enthusiast. Manga, anime, idol and fantasy lover.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here