Home REVIEW Review Redmi Note 10 Pro: Redmi Note Pertama dengan AMOLED dan Dual...

Review Redmi Note 10 Pro: Redmi Note Pertama dengan AMOLED dan Dual Speaker

review redmi note 10 pro

tabloidpulsa.id – Selama ini lini produk Redmi Note dianggap sebagai jejaring yang setia menjaga bagian bawah pasar ponsel besutan Xiaomi. Tapi semenjak independen maju membawa nama Redmi, terutama di tahun 2021 ini mereka jadi makin berani ya? Berikut review Redmi Note 10 Pro, varian tertinggi dari seri Redmi Note 10.

Keberanian yang kami maksud di atas tercermin dari penggunaan sejumlah fitur high-end, semisal penggunaan panel layar yang memanjakan mata dan keberanian merangsek ke pasar yang lebih tinggi, yakni kelas menengah dan menengah ke atas.

Itupun belum termasuk strategi di sisi desain dan ketersedian kamera yang mumpuni loh ya. Secara tuntas, akan kita bahas di sini.

Harga: Rp 3.999.000

Pilihan Warna: Glacier Blue, Gradient Bronze dan Onyx Gray.

Paket Penjualan: Ponsel Redmi Note 10 Pro, power adaptor, kabel USB Type C, SIM ejector, Soft case, Panduan pengguna, kartu garansi

Dimensi & Berat (mm&gram)164 x 76.5 x 8.1 mm/193 gram
SIM & Jaringan 4G LTE/HSPA+/3G/2G
Sistem Operasi (OS)EMUI 12 berbasis Android 11
Supported storage eksternalmicroSD
Layar inci – Tipe Screen6.67 inci, 2400 x 1080 piksel (~395ppi) 20:9 aspect ratio, AMOLED, 120Hz, 85.6% screen to body ratio, Gorilla Glass 5, HDR10, 450 nits, 1200 nits
Prosesor/ CPUQualcomm Snapdragon 732G (8nm) Octacore (2×2.3 GHz Kryo 470 Gold + 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver / GPU Adreno 618
RAM & Internal Storage8 GB RAM / 128 GB ROM
Kamera (MP/fitur)Belakang: Quad Camera, 108MP (f/1.9) main, 8MP (f/2.2) Ultrawide, 5MP (f/2.4) teleMakro, 2MP (f/2.4) Mono
Depan: 16MP (f/2.4) selfie camera
Baterai jenis (jenis)5020 mAh (non-removable), Fast charging 33W

Desain dengan Pewarnaan yang Menarik

Jika dibandingkan dengan pendahulunya, yaitu seri Redmi Note 9, maka bodi ponsel ini terasa lebih tipis, lebih ringan sehingga lebih nyaman digunakan. Merupakan tren ponsel kekinian yang tentunya bakal dibutuhkan oleh pengguna muda, target pasar produk ini.

Rasanya dulu akan sulit dilakukan, mengingat ponsel ini juga membawa baterai berkapasitas besar. Dengan semakin canggihnya teknologi silikon dan microprosesor, maka ukuran jeroan ponsel dapat dikurangi, termasuk chipset dan baterai.

Bagian back cover tertutup material plastik dengan kesan metalik yang tidak terlalu reflektif, atau tidak terlalu glossy. Mengingatkan pada sejumlah desain ponsel flagship yang dirilis sejak setahun lalu. Permukaannya halus, namun tidak menjadi licin. Sehingga bisa kita gunakan tanpa harus meletakkannya ke dalam casing silikon bawaan.

Tapi jika tangan Anda terlalu berkeringan dan rentan meninggalkan jejak sidik jari di bagian bodi, ada baiknya Anda gunakan soft case bawaan.

Ada 3 pilihan warna yang tersedia di pasar Indonesia. Yakni Glacier Blue, Gradient Bronze dan Onyx Gray. Ketiganya memberi efek mewah sekaligus canggih, menyesuaikan kepribadian dan gaya berpakaian penggunanya. 

Terlebih untuk varian yang berwarna Gradient Bronze. Warna ini tuh seperti melambai-lambai minta dibawa pulang! Cantik sekali.

Ditambah dengan desain anyar tata letak lensa kamera yang sekilas terlihat futristik, seri Redmi Note 10 Pro ini cukup menjanjikan di sisi desain. Terutama di area belakang yang mendapat perubahan cukup signifikan.

Beralih ke bagian tepi. Meski terbilang tipis, sejumlah tombol dan port-port penting tetap hadir, juga dengan efek desain yang menarik. Semisal Tombol power dan Volume yang diletakkan sama-sama di sisi kanan. Sekilas mereka muncul keluar permukaan, meskipun beda tinggi. Menempati lekukan yang disediakan oleh back cover.

Menjadi menarik ketika kita tahu bahwa tombol power yang menonjol ini juga berfungsi sebagai sensor sidik jari. Kita bisa mengaturnya apakah ia bisa mengenali jari kita saat disentuh atau harus disertai tekanan.

Baca Juga:  Review OPPO A74: AMOLED 3 Jutaan, Pertama Bawa RAM Expansion

Biasanya, kita menemukan tombol power semacam ini dalam desain yang tidak berupa tombol fisik. Melainkan hanya sebuah area sentuh, atau dibuat sejajar dengan bagian paling rendah. Sensor ini berfungsi dengan baik dengan pengenalan sidik jari yang relatif cepat dan dengan responsivitas yang tinggi.

Asalkan ya itu tadi, jangan lupa untuk mengaturnya, sesuai dengan preferensi dan kebiasaan Anda saat membuka layar ponsel.

Di bagian sisi bawah, kita bisa menemukan port USB Type C, lubang mic dan corong speaker. Sementara di sisi atas, di situ ada port Audio 3.5 mm, IR blaster dan sepertinya corong speaker atas, atau hanya sebagai ventilasi udara. Karena suara yang keluar di speaker atas (saat dual speaker aktif), juga keluar melalui earpiece.

Nah sekarang kita beralih ke bagian depan, yang didominasi oleh layar. 

Display AMOLED dengan Fitur Flagship

Redmi Note 10 Pro membawa layar AMOLED DotDisplay dengan ukuran 6,67 inci. Cukup luas dan dengan bezel tipis di seluruh bagian, termasuk bagian bawah. Memiliki resolusi FHD+ atau setara dengan 2400 x 1080 pixel.

Karena kamera depan diletakkan pada desain punch hole, maka area pandang layar jadi termasuk luas dan dengan tingkat kerapatan gambar mencapai 395 ppi. Dan karena ini adalah AMOLED, maka kita bisa berharap rasio kontras yang sangat luas. Yakni 4.500.000 : 1.

Layar Redmi Note 10 Pro juga sudah membawa teknologi untuk kenyamanan menonton film. Boleh dibilang merupakan standar yang cukup tinggi bagi penikmat tayangan. Sekedar informasi, ada 3 hal yang harus diraih untuk mencapai tingkat kepuasan dalam menonton konten dari sisi display. Secara berurutan bisa disebutkan, pertama adalah Tingkat kontras yang tinggi, kedua adalah saturasi dan akurasi warna yang baik dan baru ketiga adalah resolusi yang tinggi.

Syarat pertama, yakni tingkat kontras yang tinggi sudah diraih oleh layar Redmi Note 10 Pro. Hingga rasio 4 jutaan berbanding 1. Tidak berhenti di situ, Redmi juga kemudian membawa teknologi standar HDR 10. Untuk mendapatkan kisaran kontras yang dinamis, dan sesuai dengan kualitas gambar yang ingin diperlihatkan oleh para sineas, memanfaatkan spek layar yang dibawa.

Berikutnya, yang nomor dua adalah tingkat akurasi dan saturasi warna, di sini Redmi Note 10 Pro pun telah membawa color gamut standar film bioskop, yakni DCI-P3. Kedua teknologi tadi, dihadirkan untuk memanjakan pengguna ponsel ini yang gemar menonton film melalui aplikasi-aplikasi yang telah mendukung standar tampilan tersebut. Semisal Netflix, Youtube, Amazon Prime dan sebagainya.

Oke, fitur di atas lebih ditujukan untuk mereka yang hobi nonton, lalu bagaimana dengan yang hobi main game? Redmi Note 10 Pro juga menyematkan teknologi yang akan memanjakan mereka. Yakni refresh rate layar yang mencapai 120Hz. Dengan sampling rate 240 Hz.

Standarnya, layar ponsel memancarkan gambar dalam refresh rate 60Hz. Belakangan sejumlah ponsel kelas menengah ke atas alias mid-end mulai mengadopsi refresh rate yang lebih tinggi. Namun kebanyakan ada di kisaran 90Hz.

Maka dari itu, kehadiran resfresh rate di angka 120Hz pada Redmi Note 10 Pro merupakan terobosan baru. Sekaligus kesempatan langka bagi mereka yang ingin merasakan tipe layar ini di rentang harga yang lebih terjangkau.

Beberapa fitur pada layar yang disebutkan di atas lebih banyak muncul di produk-produk flagship. Untuk itu, wajar apabila Redmi berkali-kali menyebut fitur layarnya ini sebagai salah satu fitur kunci untuk meraih pasar.

Namun harus diakui bahwa tetap ada perbedaan layar AMOLED Redmi Note 10 Pro dibandingkan dengan layar yang ada di produk-produk Flagship. Karena biaya produksi yang mahal, Redmi mengorbankan pengenalan sidik jari. Tidak memaksakan pengenalan sidik jari in display, tetapi memindahkannya ke bagian sisi kanan ponsel, bergabung dengan tombol power.

Baca Juga:  Review Amazfit GTR 3: Desain Stylish, Fitur Kesehatan Komplit

Kedua di sisi resolusi, Redmi Note 10 Pro tetap menyuguhkan resolusi standar mid-end yakni FHD+. Tidak kemudian memaksakan diri untuk membawa resolusi UHD atau 4K di perangkatnya. Tapi kita tidak akan merasakan kehilangan yang berarti, mengingat dua hal ini tidak akan begitu berpengaruh pada pengalaman kita dalam berponsel.

MIUI 12 yang Makin Kaya Fitur

Kehadiran layar dengan sejumlah fitur flagship tidak akan terlihat begitu berguna tanpa UI yang juga memanjakan kita. MIUI versi 12 yang berbasis Android 11 ini terlihat lebih simpel, to the point dan juga menawarkan dua pilihan tampilan home, yakni dengan app drawer atau tidak.

Hal kecil yang mungkin ponsel lain juga punya, namun di MIUI hal ini kita bisa atur sejak pertama pengguna masuk ke ponsel. Memudahkan mereka agar tidak lagi mencari di fitur settingan.

Berikutnya, sejumlah fitur yang berhubungan dengan layar, semisal mode Sunlight juga tersedia untuk meningkatkan kenyamanan saat menggunakan ponsel di bawah terik sinar matahari misalnya. Dan sebaliknya ketika malam atau cahaya redup ada fitur Night mode, atau read mode dengan sertifikasi SGS Eye Care.

Sebagian besar fitur yang dibawa Android 11 yang memudahkan penggunaan ponsel, hadir di MIUI 12. Hanya saja pendekatannya agak berbeda dan membutuhkan sedikit waktu untuk menyesuaikan diri.

Semisal, untuk memunculkan aplikasi yang mendukung fitur Floating mode. Beberapa ponsel dari vendor lain menggunakan tombol transparan di samping atau memang secara default bisa diakses dengan menarik layar samping ke dalam. Tapi di MIUI kita harus mengaksesnya dari notifikasi atau dari layar multitasking.

Dan ngomong-ngomong layar multitasking, kita bisa menutup aplikasi yang berjalan dengan mengusapnya ke kiri layar. Berbeda dengan sejumlah UI dari vendor lain yang cenderung ke atas layar.

Beberapa fitur yang cukup kondang di Android 11 ditampilkan dengan cita rasa yang berbeda, namun dengan fungsi yang sudah pasti sama. Anda hanya perlu belajar untuk menemukannya.

Pengguna MIUI lawas mungkin akan langsung klop dengan tampilan UI di ponsel ini. Dukungan Google News, kerja sama dengan JOOX di Mi Music, fitur sepesial yang meliputi Game Turbo, Video Toolbox, Floating Windows, Second Space dan Lite Mode, juga hadir di satu folder yang tersusun rapi.

Dan, kabar baiknya, kami sudah jarang menemukan iklan pop up yang mengganggu. Good Job!

Kamera 108MP dengan Banyak Kemungkinan

Jujur sih, bagian kamera ini sebenarnya cukup banyak yang harus dikomentari. Tapi, kami akan coba seringkas mungkin, dan jika ada kekurangan, akan kami update di tulisan terpisah. Deal ya?

Sudah kami sebutkan di Adu Fitur kemarin, bahwa Redmi Note 10 Pro ini mungkin salah satu dari sejumlah ponsel mid-end yang memiliki kamera 108MP. Menawarkan mode pemotretan dengan resolusi besar sehingga bisa menghasilkan foto yang padat, detil dan tidak hancur saat dicrop.

Ponsel ini membawa konfigurasi 4 kamera utama, yakni 108MP kamera wide-angle dengan f/1.9, 8MP kamera ultra wide angle dengan f/2.2, 5MP kamera telemakro dengan f/2.4 dan 2MP sensor depth dengan f/2.4.

Didukung oleh fungsi AI, sejumlah fitur dihadirkan untuk memaksimalkan kemampuan lensa-lensa tersebut. Semisal Night mode, portrait dan tentu saja mode 108MP. Dengan sejumlah pengaturan efek pencahayaan terpisah di masing-masing mode pemotretan. Jadi, kaya banget sih, dan cukup dekat dengan standar terendah sebuah keribetan.

Baca Juga:  Review Samsung Galaxy M62: Smartphone Kelas Menengah Rasa High End

Fitur video juga demikian. Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan kamera Redmi Note 10 Pro. Mampu merekam hingga resolusi 4K 3840 x 2160 pixel dalam 30 fps, kamera ponsel memiliki fungsi steady shot, dual video dan juga mode perekaman VLOG dengan template-template yang disediakan. Asik sih buat bikin video pendek karena sudah ada musik, gerakan video hingga transisi, sehingga kita hanya perlu merekam video di segmen-segmen tersebut. Fitur bawaan MIUI favorit nih.

Kamera depannya membawa lensa 16MP f/2.45. Juga membawa sejumlah fitur AI, berupa mode Night selfie, AI Beauty hingga Portrait mode dengan pengaturan bokeh dan kedalamannya.

Chipset Anyar utuk Kelas Mid-End

Kinerja Redmi Note 10 Pro dipercayakan pada chipset besutan Qualcomm, Snapdragon 732G. Chipset anyar dengan fabrikasi 8nm yang membawa CPU dengan 8 inti dan GPU Adreno 618.

Konfigurasi CPU yang dibawa oleh SD 732G ini meliputi 2 inti Kryo 470 Gold dengan speed 2.3 GHz, dan selebihnya ada 6 inti Kryo 470 Silver dengan speed 1.8 GHz.

Membawa RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB, varian yang kami review merupakan varian tertinggi dan memiliki performa yang unik dan cukup memuaskan untuk diajak bermain game berat, semisal Genshin Impact, PUBG Mobile dan game-game yang setara.

Saat memaksakan bermain game Genshin Impact di 60 fps, setingan memberikan warna merah alias dianggap terlalu memaksa. Tapi dalam kenyataanya mampu berjalan dengan lumayan stabil dan masih nyaman utuk dimainkan berlama-lama.

Speaker Ganda, Nonton dan Ngegame Makin “Jadi”

Tidak semua vendor memperhatikan detil pada audio seperti ini. Bahkan kami menemukan beberapa produk sekelas flagship tahun 2020 pun tidak membawa fitur dual speaker. Biasanya, fitur ini akan memfungsikan earpiece sebagai speaker kedua saat ponsel diposisikan landscape alias horizontal. Menemani earpiece yang ada di bagian bawah ponsel.

Dengan demikian suara akan hadir dari dua output tersebut, menghasilkan efek separasi kanan dan kiri yang jelas. Saat menonton akan membawa kita ke dunia dalam film, atau dengan kata lain, imersif. Sementara saat bermain game, tanpa headset pun kita bisa menentukan arah datangnya lawan dan tembakan dengan lebih baik.

Di Redmi Note 10 Pro, efek dual speaker ini aktif setiap saat, menjadikan suara yang keluar dari sistem akan terasa lebih kencang.

Baterai Kapasitas Besar dan Charging Cepat

Berikutnya sebagai sumber daya untuk melakukan semua fungsi ponsel, Redmi Note 10 Pro membekali diri dengan baterai berkapasitas 5020 mAh. Termasuk besar, mengingat rata-rata ponsel mid-end juga membawa kapasitas 4000 – 5000 mAh. 

Namun seperti yang sudah disebutkan di atas, tidak membuat ponsel jadi gendut. Ponsel ini tetap ramping dan ringan.

Nah, salah satu masalah ketika ponsel membawa kapasitas baterai yang besar, adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang. Untuk itu, langkah Redmi Note 10 Pro membawa fitur pengisian cepat dengan 33 Watt adalah langkah yang tepat dan patut diapresiasi.

Dengan pengecasan yang dilakukan dalam 30 menit, baterai bisa diisi dari nol hingga 59%. Cepat kan? 

IR Blaster dan NFC

Sebagai salah satu fitur khas ponsel Redmi, IR blaster alias Infrared blaster hadir di Redmi Note 10 Pro. Memudahkan kehidupan kita, karena bisa menjadikan ponsel sebagai remote universal. Mendukung hampir semua merek perangkat elektronik rumahan kita, menambah deretan perangkat dalam rumah pintar kita.

Kemudian, fitur NFC hadir sebagai pelengkap. Memudahkan transaksi non tunai bagi yang membutuhkan, atau sekedar menjadi alat komunikasi antar perangkat yang kompatibel.

KESIMPULAN

Hadir di pasar Mid-End yang subur dan penuh tantangan, Redmi Note 10 Pro membawa sejumlah fitur menarik dengan harga yang relatif terjangkau. Hadirnya layar AMOLED yang disertai fitur canggih ala flagship serta kamera 108MP dan dual speaker jadi senjata andalan, tak hanya menjadikannya jembatan untuk pemula agar dapat merasakan fitur canggih, juga dapat menjadi standar bagi produk mid-end lain untuk melakukan hal sama di kemudian hari.

Previous article3 Indonesia Perluas Jaringan di Wilayah Sulawesi Tengah dan Tenggara
Next articleTelkomsel Siaga 2021 #BukaPintuKebaikan di RAFI 1442H
Bergabung bersama Pulsa sejak 2004. Reviewer, Tech enthusiast. Manga, anime, idol and fantasy lover.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here