Home Blog Page 666

Super Power Saving Mode di OPPO Reno6, Dapatkah Diandalkan?

super power saving mode

tabloidpulsa.id – Harus diakui bahwa teknologi pengisian daya cepat milik OPPO memang berpengaruh pada kapasitas baterai yang dibawa oleh ponsel yang mengadopsi teknologi tersebut. Tidak kecil sih tentunya, tapi juga belum terlalu besar untuk bertahan hidup seharian mendukung pekerjaan kita. Untungnya, selain pengisian daya cepat, OPPO pun punya fitur Power Saving Mode, penghemat daya yang mampu memperpanjang hidup ponsel beberapa jam lebih lama sampai kita bisa mengisi daya kembali.

Pengalaman menghadiri acara offline selama masa pandemi kemarin, dimana kami harus berangkat pagi dan pulang malam menjadi pemicu munculnya tulisan ini. Karena kami terbiasa dengan mengisi baterai sehari sekali di saat menjelang tidur, maka kami kadang tidak siap dengan kondisi istimewa yang memaksa kita jauh dari port charger sepanjang hari.

Kami termasuk pengguna ponsel yang tidak memperhitungkan daya tahan baterai ponsel atau mereka yang sering terlihat di pojokan venue untuk numpang ngecharge. Tahu-tahu saat dibutuhkan untuk memesan taxi online, ternyata baterai ponsel sudah sekarat.

Beruntung, saat itu kami menggunakan OPPO Reno6. Sehingga ada momen kami merasa lega, karena mau tidak mau ponsel kami harus tetap hidup minimal taxi mencapai rumah. Entah itu untuk menghubungi orang rumah, atau kebutuhan emergency lain, yang mungkin tidak kita bayangkan akan terjadi sebelumnya.

Di situasi seperti inilah fitur Power Saving Mode yang dimiliki oleh OPPO Reno6 sangat membantu kami. Karena ketika muncul notifikasi bahwa baterai sudah mencapai angka 10%, kami langsung masuk ke mode penghemat daya tanpa berpikir panjang.

Bagi Anda yang mungkin mengalami pengalaman yang sama, atau entah kapan Anda mungkin akan berhadapan dengan kondisi yang tidak jauh berbeda, maka Anda bisa mengikuti tips kami berikut ini.

Saat baterai terindikasi memiliki kapasitas tersisa 20%, biasanya kan muncul notifikasi yang mengajak Anda untuk masuk ke mode penghemat daya. Cuekin saja dulu. Tapi segera setelah menutup notifikasi, masuk ke settings > Battery.

Di sini Anda akan menemukan interface yang didominasi dengan angka persentasi kapasitas yang tersisa dalam baterai, lalu ada sejumlah informasi terkait kesehatan baterai di bawahnya, terdiri dari  penggunaan terakhir sejak benar-benar ponsel diisi penuh 100%, durasi layar aktif sejak terakhir ponsel terisi penuh dan sisa waktu yang dimiliki baterai untuk tetap bertahan.

Di bawahnya lagi ada dua level fungsi penghematan baterai, yang terdiri dari Power Saving Mode dan Super Power Saving Mode. Power Saving mode ini level pertama, sedikit membantu kita untuk memperpanjang durasi tersisa dari daya yang ada saat diaktifkan, tetapi tidak terlalu signifikan. Sebagian besar fungsi ponsel masih aktif, termasuk tampilan menu dan sebagainya.

Dalam kondisi baterai 28% misalnya, yang secara sistem terbaca bahwa baterai hanya akan hidup sampai 8 jam ke depan (kurang lebih), ketika fitur Power Saving Mode ini diaktifkan, hanya bertambah 30 menit lebih lama, alias dalam pemakaian normal baterai bisa bertahan hingga 8 jam 30 menit.

Bandingkan dengan Super Power Saving Mode. Di sini performa ponsel akan segera diturunkan secara drastis. Bahkan tampilan menu pun tidak lagi tampil layaknya setingan awal kita. Menampilkan background warna hitam dengan sedikit fitur penting yang aktif di home screen nya.

Kalau kita bandingkan dengan kondisi baterai 28% seperti di atas, di mana normalnya waktu tersisa untuk baterai hanya 8 jam, maka ketika Super Power Saving Mode ini diaktifkan, baterai dapat bertahan hingga 12 jam 57 menit. Dengan kata lain bisa bertahan sampai 5 jam lebih lama.

Dalam kasus yang kami hadapi ketika di dalam perjalanan dari bilangan Jakarta Barat ke Bekasi Timur, yang memakan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan dalam kondisi lalu lintas yang tidak bersahabat: sisa daya pada baterai yang tercatat 10% dapat bertahan 3 hingga 4 jam lebih lama (berdasarkan informasi sitem yang tertera di layar), sambil digunakan untuk berkirim pesan via whatsapp.

Dan nyatanya, hal itu terbukti karena ponsel kami bisa bertahan hingga sampai ke tempat tujuan. Ponsel masih bisa digunakan untuk mengecek tagihan taxi online, menelpon dan mengirimkan pesan kepada orang rumah untuk membuka pintu gerbang, sementara ponsel tidak sampai mati dan kami bisa melakukan pengisian daya ulang dengan charger bawaan yang support pengisian daya cepat.

Perlu diperhatikan bahwa Super Power Saving Mode ini membutuhkan interaksi lebih lanjut supaya kita bisa keluar dari mode tersebut. Jadi kita harus keluar dari mode ini secara manual dengan menekan simbol exit di kiri atas layar.

Berbeda dengan Power Saving Mode level 1, yang bisa kita atur untuk kembali ke mode penggunaan daya normal dengan melakukaan penjadwalan, atau ketika baterai ponsel mencapai titik persentase tertentu. Bagaimana? Mudah, bukan?

Ini Ragam Produk dan Opsi Pembayaran Telkomsel Orbit Terkini

TabloidPulsa.id – Telkomsel konsisten untuk berupaya membuka peluang dan kesempatan dengan mendorong pemanfaatan konektivitas digital bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama segmen keluarga. Komitmen tersebut terus diwujudkan salah satunya dengan mengakselerasi adopsi layanan nirkabel rumahan unggulan, Telkomsel Orbit, yang dihadirkan untuk mengakselerasi adopsi gaya hidup digital bagi segmen keluarga, dengan mengandalkan cakupan jaringan 4G LTE terluas berkualitas prima dari Telkomsel yang telah menjangkau hampir 95 persen wilayah populasi Indonesia.

Head of Home LTE Project Telkomsel Arief Pradetya mengatakan, “Indonesia sejak lama telah memiliki koneksi internet berbasis fiber. Namun hingga kini tingkat adopsi layanan tersebut baru menjangkau 15 persen segmen keluarga di Indonesia. Di saat yang sama kebutuhan konektivitas digital di kawasan residensial semakin meningkat, terutama sejak adanya peningkatan aktivitas digital di rumah sebagai dampak penyesuaian kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Dengan mengandalkan cakupan jaringan 4G LTE Telkomsel yang telah menjangkau hampir 95% wilayah populasi di Tanah Air, kami terus menghadirkan berbagai kemudahan dan keunggulan dari perangkat modem internet rumahan Telkomsel Orbit guna mendorong adopsi konektivitas digital berkualitas bagi seluruh segmen keluarga Indonesia.”

“Telkomsel Orbit terus berinovasi dengan menghadirkan ragam produk, memperluas titik penjualan, serta menambah opsi saluran pembayaran yang lebih memberikan kemudahan bagi segmen keluarga Indonesia. Upaya tersebut kami lakukan untuk terus mendukung aktivitas dan meningkatkan produktivitas gaya hidup digital anggota keluarga di rumah yang tentunya didukung konektivitas digital andal dari Telkomsel,” tambah Arief.

Telkomsel Orbit kini menghadirkan varian produk yang lebih terjangkau melalui Orbit Star A1. Orbit Star A1 tersedia dengan harga Rp479 ribu, yang sudah dilengkapi paket data sebesar 150GB yang berlaku selama enam bulan. Telkomsel Orbit juga semakin mempermudah akses pembelian produk dengan memperluas saluran penjualan yang mencakup official website Orbit, MyOrbit Official Store di sejumlah e-commerce ternama seperti JD.ID, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Akulaku, Lazada dan Blibli.com. Produk Telkomsel Orbit juga dapat diperoleh di GraPARI Telkomsel, Klik Indomaret, Erafone, Eraspace, outlet retail kebutuhan teknologi (gadget, handphone, SIM card dan voucher), serta melalui sales force terintegrasi dari Telkom Indihome dan Telkomsel. Selain itu, Telkomsel Orbit juga menyediakan opsi pembayaran cicilan melalui Akulaku dan skema cicilan 0% dengan menggunakan kartu kredit BCA, BNI dan Mandiri.

Sejak awal tahun hingga September 2021, jumlah pelanggan Telkomsel Orbit tumbuh sekira 450 persen. Pertumbuhan tersebut turut mendorong peningkatan trafik layanan data dari pengguna Telkomsel Orbit yang juga melonjak sekitar 314 persen. Kini, Telkomsel Orbit telah digunakan sekira 250.000 pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia sehingga menjadikan Telkomsel Orbit sebagai Internet Service Provider Home Broadband peringkat ke-4 di Indonesia. Berbagai inisiatif dan keseriusan Telkomsel Orbit dalam mempermudah dan menghadirkan akses layanan internet rumahan berkualitas bagi keluarga Indonesia tersebut juga turut mengantarkan Telkomsel Orbit sebagai Champion Indonesia Customer Experience 2020 dari majalah SWA dan Outstanding Omni Performance for Home Internet 2021 dari majalah Marketeers.

Arief kemudian menambahkan, “Salah satu keunggulan lain dari Telkomsel Orbit adalah layanan yang tersedia dengan sistem paket data prabayar. Sistem prabayar memberikan pilihan efisiensi yang nyata bagi pelanggan, karena pelanggan dapat melakukan isi ulang sesuai kebutuhan dan kebiasaan penggunaan internet tanpa terbebani komitmen maupun tambahan biaya bulanan atau langganan.”

Sebagai wujud komitmen untuk memberikan keuntungan lebih bagi para pengguna Telkomsel Orbit, Telkomsel juga menghadirkan program FantaSix. Melalui program ini, Telkomsel memberikan paket data bundling Telkomsel Orbit sejumlah 150 GB yang berlaku selama enam bulan. Program FantaSix khusus diberikan kepada pelanggan yang sudah membeli dan mengaktifkan modem Telkomsel Orbit sejak tanggal 18 Agustus 2021 dan seterusnya. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Telkomsel Orbit dapat diakses melalui: www.myorbit.id.

“Kami meyakini Telkomsel Orbit akan terus menjadi pilihan utama bagi keluarga Indonesia yang akan mendukung aktivitas keseharian dalam membuka lebih banyak peluang kemajuan di tiap fase kehidupan. Telkomsel Orbit juga akan semakin menempatkan diri sebagai ‘new engine growth’ yang terus berkontribusi dalam memperkuat Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia,” pungkas Arief.

OPPO Sumbangkan 25 Konsentrator Oksigen Melalui Ditjen IMALTE Kemenperin

Konsentrator Oksigen

tabloidpulsa.idOPPO kembali pertegas komitmen untuk membantu pemerintah Indonesia dalam menanggulangi penularan corona virus disease (COVID-19) dengan menyerahkan donasi berupa 25 konsentrator oksigen. Sumbangan ini dilakukan bersama dengan Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) dan beberapa pihak swasta melalui Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) dengan total 117 unit konsentrator oksigen dan 6000 buah Alat Pelindung Diri (APD).

“Ini merupakan komitmen OPPO untuk aktif membantu penanganan COVID-19 di Indonesia, sebelumnya kami telah menyumbangkan 100 konsentrator oksigen ke Pemerintah Indonesia melalui Kemenperin pada 20 Agustus 2021 yang lalu. Hari ini (28/9) OPPO Indonesia melalui PT. World Innovative Telecommunication kembali berpartisipasi dengan menyumbangkan 25 konsentrator oksigen melalui Ditjen ILMATE Kemenperin.” ujar Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia

Sejak awal pandemi, OPPO Indonesia telah banyak melakukan langkah untuk membantu penanggulangan COVID-19 dimana sebelumnya pada 19 Maret 2020, OPPO Indonesia tergerak untuk memberikan bantuan berupa 1.500 Alat Pelindung Diri (APD) ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta.

Selang beberapa hari kemudian, OPPO Indonesia kembali menyerahkan sumbangan 1.720 unit Alat Pelindung Diri (APD), 1.400 unit kacamata pelindung, 32.904 unit sarung tangan steril, dan 347.000 unit sarung tangan non-steril. Kali ini, sumbangan tersebut diserahkan melalui Lembaga Pemerintah Nonkementerian yakni Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di 20 Agustus 2021 yang lalu, OPPO Indonesia menghibahkan sebanyak 100 unit mesin konsentrator oksigen dengan jenis 5L oxygen concentrator.

OPPO akan memegang teguh komitmennya untuk turut aktif dan bahu membahu bersama pemerintah untuk penanganan COVID-19 di Indonesia. OPPO berharap, kolaborasi aktif industri bersama pemerintah dapat turut menanggulangi pandemi sehingga berangsur mereda agar kegiatan industri khususnya industri perangkat ponsel kembali pulih dan segera bangkit untuk dapat menstabilkan ekonomi Indonesia.

APSI Serahkan Donasi Oxygen Concentrator/Generator & APD

APSI

tabloidpulsa.id– Seiring dengan persiapan pemerintah Indonesia dalam mengantisipasi potensi lonjakan kasus COVID-19 di masa yang akan datang, salah satu persiapan yang perlu dilakukan adalah kepastian ketersediaan pasokan oksigen medis untuk menangani pasien yang membutuhkan penanganan khusus, seperti bantuan peralatan pernafasan.

Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) memandang penting peran proaktif setiap individu, asosiasi maupun perusahaan untuk membantu pemerintah menghadapi situasi pandemi saat ini. Sehingga, didukung oleh anggotanya, seperti: Advan, Erajaya Group, Infinix, OPPO, Samsung, Sat Nusa dan Xiaomi, APSI berinisiatif menggalang bantuan untuk pengadaan 100 hingga 150 unit oxygen concentrator/generator system.

Alat ini dapat memproduksi oksigen untuk langsung didistribusikan kepada pasien COVID-19 di lokasi perawatan, sehingga tidak tergantung pada keterbatasan logistik. Peralatan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Kementrian Perindustrian untuk disalurkan kepada Rumah Sakit yang membutuhkan. 

Hasan Aula, Ketua Umum Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) dan sekaligus Wakil Direktur Utama Erajaya Group mengatakan “Kami turut prihatin atas situasi dan kondisi pandemi yang masih terus berlangsung. Dipayungi APSI, dan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, serta dukungan dari Advan, Erajaya Group, Infinix, OPPO, Samsung, Sat Nusa dan Xiaomi, kami telah berhasil menggalang bantuan untuk menghadirkan 6.000 APD dan 177 oxygen concentrator/generator system yang kritikal dalam proses perawatan pasien. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap bekerjasama menjalankan protokol kesehatan yang ketat, ikut mensukseskan program vaksinasi  dari pemerintah dan bahu membahu ikut menurunkan kasus COVID-19 di Indonesia.”  

Beberapa pimpinan perusahaan pendukung program ini menyampaikan:

  • Chandra Tansri, Direktur PT Bangga Teknologi Indonesia/ADVAN: “Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian ADVAN terhadap kondisi pandemi yang masih berlangsung. Kami percaya alat ini dapat membantu dan digunakan semaksimal mungkin, untuk penderita yang membutuhkannya.”
  • Bruno Li, CEO Infinix Mobility: “Memberikan donasi adalah suatu bentuk solidaritas yang utama. Terimakasih kepada APSI yang telah memberikan kesempatan untuk terlibat dalam inisiatif di masa sulit ini. Kami berharap donasi ini dapat berdampak ke masa depan Indonesia yang lebih baik.”
  • Ivan Lau, CEO OPPO Indonesia: “OPPO ikut berpartisipasi bersama masyarakat dan pemerintah Indonesia melawan COVID-19 untuk masyarakat yang sehat dan ekonomi yang kuat.”
  • Yoonsoo Kim, President Samsung Electronics Indonesia: “Kami menyambut baik inisiatif APSI dalam membantu ketersediaan perangkat kesehatan dalam situasi pandemi saat ini. Kami berpartisipasi dengan APSI dengan mendonasikan persediaan oksigen yang dapat segera digunakan untuk merawat penderita COVID-19. Kami juga menghimbau semua orang untuk melakukan protokol kesehatan untuk menjaga diri dan keluarga kita tetap aman dan sehat,”
  • Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia: “Xiaomi Indonesia mendukung penuh pemerintah Indonesia dalam memitigasi pandemi COVID-19. Ini merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat, tidak hanya melalui teknologi namun juga partisipasi aktif menanggulangi pandemi.”

Sony Resmi Luncurkan Alpha ZV-E10 di Indonesia

Alpha ZV-E10

tabloidpulsa.id – Hari ini Sony Indonesia meluncurkan Alpha ZV-E10, kamera terbaru dengan lensa yang dapat ditukar dari seri Alpha, didesain khusus untuk para vlogger. Kamera ini memiliki teknologi pencitraan yang terdepan dari Sony serta kegunaan yang luas. Alpha ZV-E10 memiliki sensor APS-C yang menghasilkan performa foto dan video berkualitas tinggi. Keserbagunaan kreatif dengan beragam fungsi yang dioptimalkan membuat kamera ini cocok untuk semua vlogger

Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia menyampaikan, “Kami menilai bahwa diperlukan cara baru dalam memperlihatkan serta menyalurkan karya secara lebih kreatif, seru, dan ekspresif. Maka dari itu, kami sangat antusias untuk memperkenalkan kamera seri Alpha terbaru yang secara khusus didesain untuk para vlogger. Alpha ZV-E10 adalah kamera mirrorless dengan sensor besar – APS-C Exmor CMOS yang didesain untuk memudahkan penggunanya dalam berkreasi secara maksimal. Kamera ini juga memungkinkan para pengguna untuk mengganti-ganti lensa dengan mudah, sesuai dengan kebutuhan, agar dapat berkarya secara maksimal. Alpha ZV-E10 sangat cocok bagi para vlogger yang ingin beralih pada pengaturan yang lebih canggih, namun memiliki fitur yang mudah digunakan”.

Alpha ZV-E10 dilengkapi sensor CMOS Exmor APS-C dengan 24,2-megapiksel (perkiraan efektif) dan mesin pemrosesan gambar BIONZ X untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan sensitivitas tinggi, penggambaran tekstur detail, serta bokeh natural yang indah. Selain itu, Alpha ZV-E10 memiliki fitur khusus video yang telah diakui dan disukai di kamera digital populer ZV-1, termasuk “Background Defocus” yang dapat beralih antara latar belakang buram (bokeh) dan tajam dengan mulus, serta mode “Product Showcase Setting” yang memungkinkan kamera mengalihkan fokus dari wajah subjek ke objek yang disorot secara otomatis.

Kamera Alpha ZV-E10 menampilkan desain video-first dalam bentuk yang ringan (sekitar 12 oz. / 343g) dan dilengkapi dengan Layar LCD Vari-angle bukaan samping yang populer sehingga memungkinkan para vlogger untuk menghubungkan mikrofon eksternal di atas kamera. Hal ini memudahkan pengguna dalam pengaturan kamera sekaligus memungkinkan mereka untuk melihat layar dalam mode pengambilan gambar selfie, serta dari sudut tinggi dan rendah.

Selain layar, kamera Alpha ZV-E10 juga didukung dengan berbagai fungsi lain yang mudah digunakan dan dirancang khusus untuk foto dan video, termasuk tombol Still/Movie/Slow dan Quick motion baru yang terletak di atas kamera, sehingga mempermudah vlogger untuk mengubah antara mode pengambilan gambar yang diinginkan dengan satu sentuhan.

Kamera terbaru ini juga memiliki fitur video terdepan, seperti perekaman video 4K dan Slow Motion dengan gambar berkualitas tinggi (FHD 120p). Stabilisasi gambar elektronik dengan Mode Aktif juga tersedia dan menghadirkan perekaman video yang stabil, bahkan pada saat berjalan dan pengambilan gambar dengan tangan. Lebih lagi, teknologi AF (autofokus) canggih dari Alpha ZV-E10 memberikan AF yang cepat dan tepat dengan performa pelacakan yang sangat baik, serta audio berkualitas tinggi untuk perekaman suara yang jernih.

Sony Alpha ZV-E10 akan hadir di Indonesia pada bulan November 2021 dengan harga Rp10.999.000. Harga tersebut sudah termasuk dengan lensa kit 16-50 mm, serta tersedia dalam warna hitam dan putih. Anda juga bisa mendapatkan kamera ini melalui pre-order pada tanggal 29 September 2021 hingga 17 Oktober 2021. Dengan mengikuti pre-order, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan berupa program purchase with purchase spesial untuk produk Shooting Grip GP-VPT2BT seharga Rp1.199.000 dan microphone ECM-W2BT seharga Rp3.399.000 yang bisa didapatkan bersamaan dengan Pre-Order Alpha ZV-E10. 

Setingan Penting yang Mungkin Terlewatkan di Kamera OPPO Reno6

setingan penting oppo

tabloidpulsa.id – Setelah kita bahas habis-habisan sisi kemampuan gamingnya, kali ini kita beralih ke fitur gacoan lain OPPO Reno6, fotografi. Perbincangan dengan sesama teman pengguna OPPO berujung pada sejumlah pertanyaan sederhana yang membawa kita ke setingan penting kamera yang akan mempermudah penggunanya.

Salah satu contoh pertanyaan yang muncul adalah bagaimana caranya supaya OPPO Reno6 dapat digunakan untuk memotret kejadian spontan tanpa direpotkan dengan membuka kunci atau masuk ke dalam sistem terlebih dahulu?

Sederhana sekali ini. Karena mengingatkan kita pada beberapa produk ponsel setipe yang menawarkan akses serupa dengan sejumlah nama, semisal street photography mode. Lalu pertanyaannya apakah di OPPO Reno6 juga bisa? Bisa! Di OPPO Reno6 fitur ini disebut sebagai quick launch gestures.

Fitur ini memungkinkan kita untuk langsung membuka kamera dengan cara menekan dua kali salah satu tombol volume, dalam kondisi layar ponsel yang mati.

Contoh kasus nih, saat Anda sedang nongkrong di depan mini market, atau berjalan-jalan mendaki bukit untuk menemui 3 air terjun bersama teman-teman sekolah, Anda bisa meletakkan ponsel di saku celana atau jaket. Lalu ketika menemukan pemandangan atau spot yang bagus untuk berfoto, atau melihat salah satu teman Anda tergelincir dan jatuh dengan pose yang lucu, anda bisa langsung ambil hape, tekan tombol volume 2 kali, arahkan ponsel ke obyek dan cekrek! Secepat itu.

Bandingkan dengan metode biasa dimana Anda ambil ponsel dari saku, buka layar kunci, buka fitur kamera, arahkan ke obyek dan cekrek. Terlalu panjang prosesnya dan penuh dengan distraksi, apalagi ketika lihat aplikasi wa sudah merona merah alias banyak pesan belum terbaca.

Cara mengaktifkannya pun sangat mudah. Yaitu masuk ke menu kamera, geser layar viewfinder dari atas ke bawah, lalu pilih settings. Dari sini kita cari Advanced settings. Buka pilhan ini, lalu aktifkan pilihan quick launch gestures di sini. Mudah bukan?

Di setingan lanjutan alias Advanced settings ini juga kita bisa mendapatkan opsi untuk membalik foto/video selfie. Ini berguna ketika Anda harus memotret atau merekam video menggunakan kamera depan dan tidak ingin tulisan yang ada di kaos atau kemeja yang Anda kenakan jadi terbalik. Mengurangi pekerjaan saat editing supaya tidak perlu lagi melakukan penyesuaian di post production.

Nah satu lagi nih, fitur yang banyak digunakan oleh kalangan Ibu-ibu dan remaja putri. Yaitu penggunaan gesture untuk memotret. Beberapa produk telah mengaktifkan fitur ini secara default. Dimana pengguna ponsel bisa memotret dengan cara memperlihatkan tangan yang terbuka ke arah lensa.

Di OPPO Reno6 dan beberapa produk ColorOS lain, setingan ini dimatikan di awal. Jadi Anda perlu mengaktifkannya sendiri secara manual. Tidak sulit kok. Begini caranya…

Masuk ke kamera. Sentuh tanda titik tiga yang ada di atas kanan viewfinder, atau geser layar dari atas ke bawah, lalu pilih settings. Di sini kita pilih shooting methods.

Ada dua opsi di sini, yakni memotret dengan menyentuh layar viewfinder, dan memotret dengan gesture. Dua-duanya bisa diaktifkan atau pilih salah satu saja. Sebagai catatan kalau Anda aktifkan memotret dengan menyentuh frame, Anda tidak memiliki keleluasaan untuk meningkatkan exposure karena begitu sentuh layar, kamera akan memotret ketika jari kita terangkat dari permukaan layar.

Demikian beberapa setingan penting pada kamera OPPO Reno6 yang mungkin bisa saja terlewatkan oleh pengguna baru. Padahal, bisa jadi dengan setingan tadi kita bisa dengan lebih nyaman menggunakan kamera ponsel ini untuk menghasilkan konten yang lebih bagus dengan cara yang lebih menyenangkan.

Tetap sehat, terus semangat!

Luno Indonesia: Masyarakat Percaya Nilai Aset Kripto Naik 10 Tahun Ke Depan

Luno Indonesia

tabloidpulsa.id – Dengan makin meningkatnya minat investor terhadap aset-aset kripto di Indonesia, Luno, platform perdagangan kripto global, berfokus untuk meningkatkan literasi dan edukasi seputar kripto dengan mengadakan riset bekerja sama dengan YouGov. Riset terkait tren perilaku investor serta persepsi terhadap aset kripto ini mencakup tujuh negara: Indonesia, Malaysia, Inggris, Australia, Afrika Selatan, Kenya, dan Nigeria, dengan total lebih dari 6.642 responden, dengan 1.003 orang berasal dari Indonesia.

Luno berinisiatif mengadakan riset global sebagai upaya untuk memahami perilaku dan persepsi masyarakat sehari-hari terkait pengaturan keuangan, termasuk mendalami bagaimana pemahaman dan tingkat adopsi mereka terhadap aset kripto. Di Indonesia sendiri, pertumbuhan investasi kripto terus mengukir sejarah tertinggi, terlebih sejak pemerintah mengakui kripto sebagai aset digital yang menjadi komoditas perdagangan. Menurut Kementrian Perdagangan, jumlah nilai transaksi kripto setiap harinya mencapai rata-rata Rp1,5 triliun.

Berdasarkan hasil survei Luno dan YouGov pada akhir Agustus 2021, ditemukan bahwa responden dari berbagai belahan dunia paling sering mencari nasihat keuangan untuk mengurus investasi mereka, terutama di negara-negara berkembang seperti Nigeria (66%), Indonesia (55%), dan Kenya (54%). Dari segi tabungan, 80% responden Nigeria mengaku menabung secara teratur, diikuti oleh Kenya (79%), Afrika Selatan (79%), Australia (67%), Malaysia (64%), dan posisi terakhir ditempati oleh Indonesia – dimana hanya 50% dari responden yang menabung secara teratur. Dari jumlah tersebut, sekitar satu dari lima (22%) responden Indonesia mengaku mengalokasikan tabungannya dalam bentuk kripto.

Selain itu, riset Luno dan YouGov juga mencatat bahwa 65% responden yang sudah mengenal kripto sudah pernah membeli aset ini dalam waktu dua tahun terakhir. Ini menunjukkan ketertarikan yang kian meningkat. Jumlah investor kripto tertinggi berada di Nigeria, dimana 57% responden mengaku telah membeli aset kripto selama 24 bulan terakhir; diikuti dengan Afrika Selatan (43%), Indonesia (29%), dan Kenya (28%). Di Indonesia, tingkat familiaritas responden terhadap kripto (30%) bahkan melebihi aset investasi yang lain, seperti obligasi negara (20%) dan pinjaman peer-to-peer (18%).

Umumnya, mayoritas investor (30%) hanya menyimpan 10% dari tabungan mereka dalam bentuk kripto. Tidak seperti stigma yang beredar di masyarakat, para investor kripto sangat berhati-hati dalam mengalokasikan aset, sehingga tidak semata-mata mengejar keuntungan. Sebaliknya, mereka hanya mengalokasikan sedikit proporsi aset dalam bentuk kripto, agar dapat menjaga level diversifikasi investasi.

Mayoritas investor kripto (56%) juga mengharapkan profit dari investasi kripto dalam jangka waktu 5 tahun kedepan. Selain itu, optimisme investor terhadap potensi pertumbuhan aset kripto juga cukup tinggi, dimana sekitar 58% meyakini bahwa nilai kripto akan meningkat dalam waktu 10 tahun ke depan. Ini berarti, masyarakat Indonesia memiliki kepercayaan bahwa aset kripto akan menjadi investasi jangka panjang – alih-alih sebagai alat penghasil keuntungan instan. Buktinya, hasil studi juga menunjukkan kalau para investor yang mengalokasikan pendapatannya punya di kripto rencana menabung demi masa pensiun (55%) dan sebagai warisan untuk anak-cucu mereka (45%).

Luno dan YouGov juga meneliti lebih jauh tentang tantangan yang menghalangi responden untuk berinvestasi dalam bentuk kripto. Hasilnya menunjukkan bahwa kurangnya edukasi atau pemahaman soal kripto menjadi tantangan terbesar di hampir semua negara. Antara 55-64% masyarakat dari tujuh negara yang disurvei mengaku alasan mereka tidak berinvestasi di aset kripto karena tidak memahami cara kerjanya. Karena itu, para responden Indonesia juga menyebutkan bahwa edukasi yang lebih baik akan menjadi faktor terpenting yang bisa meyakinkan mereka untuk berinvestasi pada aset kripto.

Hal ini sejalan dengan misi Luno untuk memudahkan masyarakat dan bisnis untuk membeli, menggunakan, menyimpan, dan yang paling penting mempelajari aset kripto, terutama di Indonesia yang baru-baru ini menjadi pasar kedua terbesar Luno semenjak meroketnya jumlah investor aset kripto. Pada awal tahun 2021, Luno Indonesia telah meluncurkan program edukasi bernama Luno Academy agar setiap orang bisa mempelajari tentang aset kripto dengan mudah, melalui website dan aplikasinya.

“Kami hendak menghapuskan stigma di masyarakat yang memandang bahwa investasi kripto rumit dan hanya bisa dilakukan bagi institusi atau yang sudah sangat berpengalaman. Untuk itu, strategi kami adalah dengan memperbanyak konten pendidikan yang simpel, mudah dipahami, dan gratis, baik di media sosial, acara virtual dan offline, serta aplikasi dan website Luno. Tujuannya agar bisa membantu investor baru agar bisa memahami fundamental investasi kripto hanya dalam waktu kurang dari satu jam,” kata Jay Jayawijayaningtiyas, Country Manager Luno Indonesia.

Luno memprioritaskan kemudahan penggunaan bagi siapa saja, terutama bagi para investor pemula (newcomer-friendly). Karena itu, platform ini menerapkan sistem jual beli instan yang simpel dan tanpa biaya tersembunyi, agar siapa pun bisa mulai berinvestasi dengan cepat tanpa harus menguasai teknik trading yang rumit.  Aplikasi Luno juga hanya menerapkan biaya sebesar 0,75% untuk transaksi jual/beli instan. Luno Indonesia sendiri telah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI (Badan Pengatur Perdagangan Berjangka Komoditi), sehingga pengguna tidak perlu khawatir akan legalitas perusahaan. Memasuki semester kedua tahun 2021, volume transaksi kripto di Luno Indonesia sudah menunjukkan pertumbuhan sebesar 22 kali sepanjang setahun terakhir. Secara global, Luno juga telah memiliki lebih dari 8 juta pelanggan, dan menjadi Top 6 platform perdagangan kripto terbaik di dunia versi CryptoCompare. Luno menjadi satu-satunya platform perdagangan kripto di Indonesia yang berhasil masuk ke ranking Top 50 dan mendapatkan skor Grade AA.

Marketeers Insight: Smartfren Hadirkan Solusi Bagi Enterprise

Marketeers Insight

tabloidpulsa.id – Pandemi COVID-19 yang merebak di awal tahun 2020 menyebabkan sebagian besar industri beralih ke ranah digital. Tak jarang ditemui perusahaan mengadopsi model bisnis digital untuk efisiensi operasi dan mempertahankan beberapa aliran pendapatan. Menanggapi fenomena ini, Marketeers bersama dengan Smartfren Business mengadakan pemaparan Marketeers Insight: Business Digitalization Trend in Pandemic Era berdasarkan riset yang telah diadakan selama Juli – Agustus 2021 dengan responden lintas sektoral di Indonesia. Pemaparan ini berfokus pada perilaku pelanggan business-to-business (enterprise) terkait digitalisasi dan penggunaan teknologi.

Diskusi eksklusif Marketeers bersama dengan rekan-rekan media diadakan secara langsung lewat platform Zoom menghadirkan Rangarajan Kalyanasundaram selaku CEO Smartfren.Business, Iwan Setiawan selaku CEO MarkPlus, Inc, James Pratama selaku Business Analyst MarkPlus, Inc, dan Satya Fajar Pratama selaku Head of Strategy and Planning Smartfren Business. Diskusi akan membahas mengenai seperti apa proses inovasi di enterprise berlangsung, pengembangan teknologi digital yang menjadi tren & perhatian utama enterprise, kekhawatiran dan harapan enterprise terkait IT Solution, serta manfaat nyata yang telah dirasakan enterprise karena penggunaan IT Solution.

“Smartfren.Business akan terus menyediakan layanan terbaik dan solusi bagi enterprise yang membutuhkan layanan bagi usahanya. Kita akan terus melihat perkembangan dan menyesuaikan kebutuhan dari setiap klien – klien dari smartfren Business. Melalui acara ini, kami berharap dapat memberikan gambaran mengenai apa kesulitan yang dihadapi oleh pemilik usaha dan memberikan solusi terbaik kepada mereka,” ucap Ranga Kalyanasundaram, CEO Smartfren Business.

Dalam berinovasi, enterprise di Indonesia cenderung berpedoman pada sebuah IT Masterplan yang telah terintegrasi dengan rencana jangka panjang perusahaan. Setelah melakukan budgeting, enterprise akan melakukan berbagai riset dan pengembangan yang umum dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya adalah IT Partner. Sistem yang telah dikembangkan akan menjalani siklus sosialisasi, evaluasi, dan pengembangan berkelanjutan. Pengembangan berkelanjutan atau continuous improvement merupakan kunci penting  enterprise untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.  

Berdasarkan riset yang telah dilakukan, ditemukan bahwa stakeholder lintas industri memiliki perhatian dan minat yang tinggi untuk pengembangan teknologi yang berkaitan dengan manajemen pelanggan atau customer management. Teknologi digital yang telah berkembang dapat membantu enterprise unggul dari berbagai aspek, seperti dari segi manajemen SDM, manajemen asset, manajemen komunikasi, manajemen pelanggan, manajemen asset, hingga manajemen data. Menanggapi hal ini, enterprise dihadapkan pada sebuah tantangan untuk menentukan prioritas dalam mengembangkan teknologi digital. Menilik dari tingkat maturitas teknologi dan tingkat adopsi teknologi oleh enterprise, teknologi yang berkaitan dengan customer management, sebagian memang telah diadopsi oleh cukup banyak enterprise seperti mobile app dan point of sales, namun teknologi prediktif dan business intelligence masih sedang dalam pengembangan di berbagai perusahaan. Sedangkan teknologi yang mendukung ekosistem digital, CRM, dan complaint management sudah terbilang mapan namun masih memiliki tingkat adopsi yang relatif rendah di enterprise.

Maka dari itu, berpartner dengan mitra di bidang IT menjadi salah satu solusi yang menguntungkan bagi enterprise, karena dengan adanya mitra dan layanan in-house managed service, enterprise dapat berfokus pada sektor esensial yang menjadi core bisnis masing masing, dan menyerahkan masalah IT mereka pada mitranya.

Namun, banyaknya pilihan mitra menimbulkan dilema bagi enterprise, karena perlu memilih IT Partner yang andal dari segi komunikasi, efisien dan efektif dari segi biaya, aman, berintegritas, dan bersedia melakukan sharing knowledge kepada stakeholder internal perusahaan. Enterprise yang terlibat dalam riset ini menyatakan bahwa keandalan IT Partner perlu dibuktikan melalui pengalaman nyata dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan enterprise. smartfren.Business menyatakan bahwa pihaknya telah berkomitmen menjadi solusi bagi partner di bidang teknologi dengan ruang lingkup tiga pilar strategi yaitu Core Telco, ICT, dan Internet of Things (IoT). Saat ini, Smartfren Business telah menjalin sejumlah kerjasama dengan berbagai pihak seperti Microsoft, Google Cloud, Alibaba Cloud pada sektor teknologi Cloud, dan juga dengan pemain-pemain besar lainnya di sektor teknologi hardware, ZOOM unified conferencing, security, managed wifi, hyperscaler, Fiber in The Air, IoT, dan Omni Chanel.

Dalam pengembangan berbagai teknologi digital, enterprise memiliki berbagai kesulitan dan tantangan yang harus dihadapi dengan cepat, diantaranya terkait sulitnya mengintegrasikan sistem dengan proses bisnis, sulitnya mengembangkan SDM, change management, hingga keandalan dari teknologi itu sendiri. Smartfren Business memiliki layanan-layanan yang mampu mempermudah integrasi teknologi dalam bisnis yang mencakup keseluruhan proses.

Disamping itu, adanya keinginan setiap bisnis untuk menjaga komunikasi tetap baik dan fleksibel dengan IT Partner menjadi perhatian, bahwa menuju era yang lebih dinamis, layanan aplikasi yang dapat diakses dimanapun dalam proses bisnis sangat diperhitungkan efektifitasnya. Menanggapi hal ini, Smartfren Business akan segera menghadirkan aplikasi yang dinamakan Bizsf yang dapat membantu customer melihat kinerja layanan smartfen.Business secara self service, manfaat yang akan dirasakan adalah tentunya dapat melihat performance terhadap layanan yang sedang digunakan, melakukan  pembayaran/pembelian dengan mudah dan jika terjadi problem pada koneksi dapat melapor langsung dan memantau sejauh mana perbaikan nya. Untuk saat ini Bizsf diperuntukkan kepada customer connectivity saja namun kedepan nya akan direncanakan juga untuk layanan lain nya. Dengan rangkaian layanan yang komprehensif mulai dari core telco, ICT hingga IOT, Smartfren Business telah hadir dengan kuat sebagai ONE STOP SOLUTION yang dapat menjawab kebutuhan enterprise dalam melakukan digitalisasi.  

Asuransi Astra Luncurkan Garda Healthtech

Garda Healthtech
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

tabloidpulsa.id – Situasi pandemi telah mengubah sebagian besar gaya hidup masyarakat dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia. Seluruh kegiatan atau kebutuhan yang dapat dipenuhi secara digital kian meningkatkan digital behavior masyarakat. Kebiasaan ini diperkirakan terus bertahan meskipun pandemi mereda.

Digitalisasi gaya hidup tidak terbatas pada konsumsi masyarakat akan kebutuhan konsumsi sehari-hari, tetapi juga pemenuhan kebutuhan kesehatan. Pada era pandemi saat ini peningkatan daya beli masyarakat akan vitamin dan tes pemeriksaan COVID-19 cenderung tinggi, tetapi hal ini diperkirakan tak sebanding dengan konsumsi masyarakat atas perlindungan asuransi kesehatan.

Kurangnya literasi keuangan terkait asuransi, belum tersedianya produk asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan proses pembelian polis yang kompleks membuat masyarakat enggan untuk segera melindungi dirinya dengan asuransi kesehatan.

Pada hari ini (29/9), Asuransi Astra meniawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan asuransi kesehatan. Berbasis platform digital, asuransi kesehatan perorangan dari Asuransi Astra ”Garda Healthtech”, resmi diluncukan. Produk ini merupakan hasil kolaborasi Asuransi Astra dan Halodoc yang diharapkan meniadi pilihan terpercaya masyarakat untuk memenuhi kebutuhan perlindungan kesehatan. Masyarakat secara mudah dapat menemukan Garda Healthtech melalui aplikasi Halodoc.

“Pada era industri 4.0 seperti saat ini, pengembangan aset-aset digital penting untUk konsisten dilakukan sembari meniaiaki pertumbuhan bisnis secara nonorganik. Namun di atas itU semua, kunci dari pengembangan setiap aset digital, dalam hal ini Garda Healthtech adalah pelanggan. Kami ingin memberikan pengalaman yang nyaman, yakni sebuah layanan yang seamless khususnya di bidang layanan kesehatan. Semoga produk ini meniadi solusi perlindungan kesehatan yang dapat diandalkan,” Ujar Suparno Diasmin.

”Garda Healthtech hadir dalam tiga paket perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat Dengan proses pembelian secara digital yang mudah serta harga yang teriangkau, kami harap Garda Healthtech mampu meniadi solusi perlindungan kesehatan yang dapat diandalkan,” Ujar Rudy Chen.

Indosat Dukung Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Melalui SheHacks dan IDCamp

Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

tabloidpulsa.id – Indosat Ooredoo, perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, senantiasa berkomitmen mendukung pemberdayaan anak muda melalui pemanfaatan teknologi yang inklusif dan penyaluran bakat digital, di antaranya melalui SheHacks dan IDCamp, yang juga menyasar penyandang disabilitas. Kedua program memiliki satu tujuan yang sama yaitu mencari solusi real-life yang aplikatif bagi pertumbuhan talenta digital dan ekonomi digital di Indonesia.

Melalui SheHacks 2021, sebuah program inovasi untuk memberdayakan lebih banyak perempuan Indonesia di bidang teknologi, Indosat Ooredoo telah mengumumkan Ruang Terang, sebuah aplikasi yang ramah disabilitas, sebagai salah satu pemenangnya di tahun ini. Ruang Terang menghadirkan solusi bagi penyandang disabilitas dengan menciptakan ruang yang lebih luas dalam mengakses pendidikan formal dan informal serta terhubung dengan komunitas disabilitas. Platform ini dikembangkan oleh Tim Triasih, yang terdiri dari tiga perempuan berprestasi, yaitu Jihan Nurul Qomariah Khalishah, Rizki Alfitri Ramadhani, dan Alifia Putri.

Ruang Terang memiliki tiga layanan ramah disabilitas yang berbasis aplikasi web, yaitu Smart Room, Creative Room, dan Inclusion Room untuk meningkatkan taraf pendidikan, skill personal, dan awareness bagi penyandang disabilitas. Ruang Terang berbeda dengan platform edukasi pada umumnya, dimana Ruang Terang menghadirkan video tutorial penggunaan bahasa isyarat dan huruf braille serta menyediakan fitur talkback, live transcription, group chat, live chat dengan tutor, forum diskusi bagi orang tua, dan juga konsultasi dengan psikolog bagi orang berkebutuhan khusus.

Untuk mewujudkan inovasi Ruang Terang menjadi solusi yang nyata dan berkelanjutan, Indosat Ooredoo melakukan pendampingan selama 4 bulan kepada Tim Triasih yang mengembangkan solusi Ruang Terang dan menawarkan kepada mitra global potensial untuk kemungkinan pengembangan bahkan pendanaan solusi tersebut.

Selain melalui SheHacks, Indosat Ooredoo juga turut mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program IDCamp, sebuah program beasiswa untuk mencetak developer/programmer muda Indonesia yang siap bersaing di dunia ekonomi digital. Sejak diluncurkan pada tahun 2019, IDCamp telah memberikan beasiswa belajar coding bagi 1.512 penyandang disabilitas. Di akhir program, Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Dicoding untuk membantu talenta digital lulusan terbaik IDCamp memperoleh sertifikasi dan akses pengembangan karir dalam meraih peluang kerja yang lebih baik.

SVP – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Steve Saerang, mengatakan, “Indosat Ooredoo percaya bahwa upaya pemanfaatan teknologi digital harus bersifat inklusif agar mampu memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Program-program yang kami kembangkan, seperti SheHacks dan IDCamp, hadir dengan komitmen dan tujuan sederhana: untuk memberdayakan generasi muda melalui pemanfaatan teknologi digital secara inklusif dan penyaluran bakat digital, yang juga menyasar penyandang disabilitas. Melalui komitmen ini, Indosat Ooredoo memastikan bahwa generasi muda dapat berkontribusi aktif dalam upaya membangun bangsa Indonesia sebagai Digital Nation.”

Editor's Pick

Review