Home Blog Page 2

Fitur AI realme 16 Series Bikin Aktivitas Harian Lebih Praktis

realme 16 Series 5G Vietnam

tabloidpulsa.id – Di era serba cepat seperti sekarang, kebutuhan akan smartphone dengan kemampuan cerdas semakin meningkat.

Menjawab tantangan tersebut, realme 16 Series 5G resmi hadir dengan membawa pendekatan baru dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang lebih praktis dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari.

Melalui berbagai fitur berbasis AI, realme 16 Series 5G dirancang untuk menyederhanakan aktivitas digital, mulai dari editing foto, pembuatan konten, hingga produktivitas kerja.

Semua proses yang sebelumnya rumit kini dapat dilakukan lebih cepat, praktis, dan effortless.

AI realme 16 Series 5G: Asisten Personal yang Intuitif

Berbeda dari implementasi AI yang cenderung kompleks, realme 16 Series 5G menghadirkan teknologi AI sebagai asisten personal yang bekerja di balik layar.

Lewat ekosistem NEXT AI, realme mengintegrasikan kecerdasan buatan ke berbagai aspek penggunaan smartphone, seperti fotografi, efisiensi, dan produktivitas.

Pendekatan ini memungkinkan pengguna merasakan manfaat AI tanpa perlu memahami teknologi secara mendalam.

Edit Foto Instan dengan AI, Cukup Sekali Klik

Salah satu keunggulan utama realme 16 Series 5G ada pada sektor fotografi dan editing.

Fitur AI Edit Genie memungkinkan pengguna mengedit foto hanya dengan perintah sederhana.

Mulai dari mengganti gaya rambut, mengubah latar belakang, hingga menyesuaikan gaya visual dapat dilakukan secara instan tanpa aplikasi tambahan.

Fitur ini juga didukung oleh:

  • AI LightMe untuk pencahayaan optimal
  • AI StyleMe untuk penyesuaian gaya visual

Hasilnya, foto langsung siap dibagikan ke media sosial tanpa proses editing yang panjang.

Tak hanya itu, fitur AI Instant Clip memungkinkan pengguna membuat video pendek otomatis dari kumpulan foto atau video.

AI akan menyusun konten secara rapi dengan template sesuai berbagai momen, seperti traveling hingga aktivitas harian.

Produktivitas Meningkat dengan Transkrip dan Terjemahan Otomatis

Untuk kebutuhan kerja dan aktivitas sehari-hari, realme 16 Series 5G juga dilengkapi fitur AI Recording + AI Translate.

Fitur ini memungkinkan pengguna:

  • Merekam percakapan
  • Mendapatkan transkrip otomatis secara real-time
  • Menerjemahkan bahasa secara langsung

Kemampuan ini sangat berguna untuk meeting, wawancara, hingga perjalanan ke luar negeri.

Selain itu, integrasi dengan Google Gemini Live memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan AI untuk mencari informasi, ide, atau solusi secara instan melalui percakapan natural.

Kamera 200MP dengan Dukungan AI Canggih

Dalam sektor fotografi, realme 16 Series 5G dibekali kamera utama 200MP LumaColor yang didukung berbagai fitur AI untuk hasil maksimal sejak awal pengambilan gambar.

Beberapa fitur unggulannya meliputi:

  • AI Perfect Shot untuk memilih ekspresi terbaik dalam foto grup
  • AI Ultra Clarity untuk mempertajam foto buram
  • Optimalisasi warna, pencahayaan, dan detail secara otomatis

Bagi pengguna yang menginginkan hasil instan, tersedia juga Vibe Master Mode dengan lebih dari 20 preset tone yang bisa langsung digunakan saat memotret, menghadirkan pengalaman layaknya kamera profesional.

realme: AI yang Relevan untuk Anak Muda

Menurut Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia, kehadiran realme 16 Series 5G menjadi langkah nyata dalam menghadirkan AI yang benar-benar bermanfaat.

“realme ingin menghadirkan AI yang bukan sekadar fitur tambahan, tetapi solusi nyata untuk membantu pengguna bekerja lebih cepat, praktis, dan efisien dalam berbagai aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Dengan kombinasi fitur AI yang lengkap, kamera 200MP, serta kemampuan produktivitas yang canggih, realme 16 Series 5G menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan smartphone pintar yang mampu menunjang gaya hidup modern.

Mulai dari editing konten hingga aktivitas kerja, semua bisa dilakukan lebih cepat dan efisien berkat dukungan AI yang terintegrasi secara menyeluruh.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Rayakan Kampanye #SixcessfulYear di Ultah ke-6, Pengguna PINTU Tembus 11 Juta

Ultah PINTU ke-6

tabloidpulsa.id – Platform crypto lokal PINTU resmi memasuki usia ke-6 pada 1 April 2026. Dalam perjalanannya, PINTU terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri aset kripto di Indonesia.

Selama enam tahun terakhir, PINTU konsisten menghadirkan layanan trading dan investasi aset crypto yang mudah diakses masyarakat luas.

Tak hanya itu, perusahaan juga aktif mendorong edukasi mengenai aset digital dan teknologi blockchain agar semakin dipahami oleh berbagai kalangan.

SVP Strategy & Business PINTU, Andy Putra, mengungkapkan bahwa industri crypto di Indonesia kini semakin matang.

Hal ini terlihat dari ekosistem yang lebih lengkap, regulasi yang semakin jelas, serta adopsi yang terus meningkat.

“Jumlah unduhan aplikasi PINTU kini telah melampaui 11 juta kali. Selain itu, kami juga menghadirkan hampir 400 token, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset,” jelas Andy.

Pertumbuhan pengguna PINTU juga menunjukkan tren positif.

Secara tahunan (YoY), jumlah pengguna terdaftar meningkat hingga 79,29%, pengguna aktif naik 38,37%, dan pengguna trading tumbuh 25,86%.

Sejalan dengan itu, volume transaksi di platform ini juga terus mengalami peningkatan.

Di sektor derivatif, fitur Pintu Futures turut mencatat performa impresif.

Pada kuartal pertama 2026, jumlah pengguna terverifikasi (KYC) melonjak hingga 401%, disertai pertumbuhan pengguna existing sebesar 208,71%.

Tak hanya itu, frekuensi order meningkat 91,61% dengan volume transaksi yang terus menunjukkan tren positif.

Sementara itu, berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sepanjang 2025 nilai transaksi aset crypto di Indonesia mencapai Rp482,23 triliun dengan jumlah investor menyentuh 20,19 juta orang.

Meski nilai transaksi sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya, jumlah investor justru terus bertambah, menandakan adopsi yang semakin luas.

Untuk merayakan momen anniversary ke-6, PINTU menggelar campaign bertajuk #SixcessfulYear.

Beragam kegiatan menarik disiapkan, mulai dari kompetisi trading berhadiah total Rp105 juta, program Community Quest di Zealy, hingga giveaway di berbagai platform media sosial seperti X, Instagram, dan TikTok.

Tak ketinggalan, acara ini juga akan ditutup dengan live giveaway spesial di YouTube bersama Aldi Taher, yang siap meramaikan perayaan ulang tahun PINTU.

“Perjalanan enam tahun ini sangat berarti bagi kami. Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami optimistis industri crypto tidak hanya tumbuh dari sisi transaksi dan adopsi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dengan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Andy.

Dengan berbagai pencapaian tersebut, PINTU menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam ekosistem aset digital di Indonesia.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Bocoran Sony Xperia 1 VIII Bikin Kaget! Desain Kamera Berubah Total

Sony Xperia 1 VIII

tabloidpulsa.id – Bocoran terbaru soal Sony Xperia 1 VIII mulai bermunculan dan langsung menarik perhatian pecinta gadget.

Smartphone flagship dari Sony ini disebut-sebut akan hadir dengan perubahan desain yang cukup signifikan, terutama pada bagian kamera.

Render terbaru yang beredar di internet memberikan gambaran awal tentang arah desain yang kemungkinan akan diambil Sony menjelang peluncuran resminya, yang diprediksi berlangsung pada Mei mendatang.

Desain Kamera Sony Xperia 1 VIII Berubah Drastis

Perubahan paling mencolok terlihat pada modul kamera.

Jika selama ini Sony identik dengan desain kamera vertikal yang ramping, kini Sony Xperia 1 VIII justru tampil dengan kamera berbentuk kotak (square camera island).

Modul tersebut menampung tiga kamera utama lengkap dengan LED flash.

Desain ini terasa lebih mengikuti tren smartphone flagship saat ini, meskipun berbeda jauh dari identitas khas Xperia sebelumnya.

Menariknya, desain ini juga berbeda dari bocoran sebelumnya yang sempat memperlihatkan kamera dengan gaya menyatu ke frame, mirip pendekatan yang digunakan beberapa brand lain.

Pro dan Kontra dari Penggemar

Perubahan desain ini memunculkan reaksi beragam.

Sebagian pengguna menyambut positif karena terlihat lebih modern, namun tidak sedikit juga yang merasa Sony kehilangan ciri khas desain Xperia yang selama ini ikonik.

Desain lama memang dikenal unik dan mudah dikenali, sementara desain baru ini dinilai lebih “mainstream” meskipun tetap terlihat premium.

Pilihan Warna Lebih Segar

Render yang beredar juga mengungkap beberapa opsi warna menarik.

Sony Xperia 1 VIII diperkirakan hadir dalam pilihan warna seperti:

  • Ungu (Purple)
  • Hijau zaitun (Olive Green)
  • Hitam (Black)

Pilihan warna ini memberi kesan elegan sekaligus fresh untuk segmen flagship.

Upgrade Kamera: Triple 48MP

Dari sisi spesifikasi kamera, Sony tampaknya melakukan peningkatan yang cukup penting.

Sony Xperia 1 VIII dirumorkan akan mengusung tiga kamera 48MP, termasuk lensa telephoto.

Sebagai perbandingan, generasi sebelumnya sudah menggunakan sensor 48MP untuk kamera utama dan ultra-wide, namun masih mempertahankan telephoto 12MP.

Upgrade ini menjadi langkah logis untuk meningkatkan kualitas fotografi secara keseluruhan.

Fitur Andalan Tetap Dipertahankan

Di tengah tren smartphone modern yang mulai meninggalkan fitur lama, Sony justru tetap mempertahankan beberapa fitur favorit pengguna, seperti:

  • Slot microSD
  • Jack audio 3.5mm

Keputusan ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri, terutama bagi pengguna setia Xperia yang masih mengandalkan kedua fitur tersebut.

Masih Sebatas Bocoran

Perlu diingat, semua informasi ini masih berdasarkan bocoran dan render awal.

Ada kemungkinan desain final dari Sony Xperia 1 VIII akan sedikit berbeda saat resmi diperkenalkan nanti.

Namun demikian, bocoran ini sudah cukup memberikan gambaran bahwa Sony sedang mencoba arah baru dalam desain flagship mereka.

Jika mengikuti jadwal rilis sebelumnya, kita kemungkinan tidak perlu menunggu lama untuk melihat wujud resmi dari smartphone ini.

Bocoran Sony Xperia 1 VIII menunjukkan perubahan besar, terutama pada desain kamera yang kini berbentuk kotak dan lebih modern.

Ditambah upgrade kamera 48MP di semua lensa serta fitur klasik yang tetap dipertahankan, smartphone ini berpotensi menarik perhatian pasar flagship.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Bocoran Galaxy A27 5G Mulai Terkuak, Ini Desain dan Spesifikasi Kuncinya

Samsung Galaxy A27 5G

tabloidpulsa.id – Setelah sukses menghadirkan lini Galaxy A-series sebagai tulang punggung penjualan, Samsung kini bersiap merilis perangkat terbarunya, Galaxy A27 5G.

Smartphone ini mulai mencuri perhatian setelah muncul dalam bocoran render CAD yang menampilkan desain detailnya secara lebih jelas.

Kehadiran Galaxy A27 5G diprediksi hanya tinggal hitungan bulan, menyusul peluncuran seri di atasnya seperti Galaxy A37 dan A57.

Bocoran ini pun memberi gambaran awal soal peningkatan yang dibawa perangkat tersebut.

Desain Galaxy A27 5G: Minimalis Modern dengan Sentuhan Premium

Dari render yang beredar, Galaxy A27 5G mengusung bahasa desain yang konsisten dengan generasi terbaru Galaxy A-series.

Layarnya tampil datar (flat display), sementara modul kamera belakang disusun vertikal dengan tiga sensor yang terlihat simpel namun elegan.

Dimensinya disebutkan berada di angka 162,3 x 78,6 x 7,9 mm, yang membuatnya sedikit lebih lebar dan tipis dibanding pendahulunya, meski ada peningkatan ketebalan tipis sekitar 0,2 mm.

Secara keseluruhan, desain ini terasa lebih solid dan modern.

Layar AMOLED 120Hz Jadi Andalan

Untuk urusan visual, Galaxy A27 5G diperkirakan membawa layar 6,7 inci AMOLED dengan resolusi FHD+.

Menariknya, refresh rate 120Hz kembali dipertahankan, menjanjikan pengalaman scrolling dan gaming yang lebih halus.

Ini menjadi nilai jual utama, terutama bagi pengguna yang menginginkan layar responsif di kelas menengah.

Kamera 50MP Siap Andalkan Fotografi Harian

Di sektor kamera, Galaxy A27 5G diyakini akan mengusung konfigurasi triple camera yang terdiri dari:

  • Kamera utama 50MP
  • Kamera ultrawide 8MP
  • Kamera makro 2MP

Kombinasi ini cukup familiar di lini Galaxy A, namun tetap mampu memenuhi kebutuhan fotografi sehari-hari, mulai dari foto landscape hingga close-up.

Performa Snapdragon 6 Gen 3, Lebih Bertenaga

Soal dapur pacu, Galaxy A27 5G dikabarkan akan ditenagai chipset Snapdragon 6 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM 6GB.

Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan performa stabil untuk multitasking hingga gaming ringan.

Baterai 5.000 mAh dan Fast Charging 25W

Untuk daya tahan, Samsung tampaknya masih mempertahankan formula andalannya, yaitu baterai 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 25W.

Setup ini sudah terbukti cukup untuk penggunaan seharian penuh.

Galaxy A27 5G Layak Ditunggu?

Dengan desain modern, layar 120Hz, kamera 50MP, serta chipset terbaru, Galaxy A27 5G berpotensi menjadi salah satu smartphone mid-range paling menarik di 2026.

Meski belum resmi diumumkan, bocoran ini sudah cukup memberi gambaran bahwa Samsung kembali serius mempertahankan dominasinya di segmen menengah.

Jadi, apakah Galaxy A27 5G akan jadi pilihan Anda berikutnya? Kita tunggu saja peluncuran resminya dalam waktu dekat!


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

ChromeOS Flex Bisa Hidupkan Kembali Laptop Tua, Ini Caranya!

ChromeOS Flex USB Kit

tabloidpulsa.id – ChromeOS Flex kembali jadi sorotan setelah Google menghadirkan solusi baru yang praktis untuk “menghidupkan” laptop lama.

Kali ini, Google merilis USB kit murah yang memungkinkan pengguna menginstal ChromeOS Flex dengan lebih mudah, bahkan untuk perangkat lawas sekalipun.

Menariknya, USB kit ini dibanderol hanya sekitar 3 dolar AS atau setara Rp 50 ribuan.

Dengan harga tersebut, pengguna bisa memberikan “napas kedua” bagi laptop tua yang sudah jarang digunakan.

Solusi Praktis untuk Laptop Lawas

ChromeOS Flex memang dirancang sebagai sistem operasi ringan berbasis cloud yang cocok untuk perangkat lama, baik PC Windows maupun Mac.

Sistem ini menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang ingin memperpanjang usia perangkat tanpa harus membeli laptop baru.

Berbeda dengan ChromeOS yang ada di Chromebook, ChromeOS Flex memiliki sejumlah keterbatasan.

Misalnya, tidak mendukung aplikasi Android dari Play Store dan fitur Linux yang masih terbatas. Selain itu, tidak ada optimasi hardware khusus seperti pada perangkat Chromebook resmi.

Namun di balik keterbatasannya, ChromeOS Flex tetap menawarkan performa ringan dan efisien untuk aktivitas harian seperti browsing, mengetik, hingga meeting online.

Instalasi Kini Jauh Lebih Mudah

Sebelumnya, proses instalasi ChromeOS Flex tergolong cukup teknis karena harus dilakukan secara manual melalui situs resmi Google.

Kini, lewat USB kit ini, semuanya jadi lebih sederhana.

Pengguna hanya perlu:

  • Menancapkan flashdisk ChromeOS Flex USB Kit
  • Mengikuti panduan instalasi
  • Menjalankan sistem operasi baru di laptop lama

Tak hanya perangkat USB, pengguna juga mendapatkan panduan lengkap serta video tutorial, sehingga proses instalasi bisa dilakukan bahkan oleh pengguna awam.

Google menghadirkan produk ini melalui kerja sama dengan Back Market, platform yang fokus pada perangkat elektronik rekondisi.

Bukan untuk Gaming, Tapi Cukup untuk Kebutuhan Harian

Perlu dicatat, meski mampu “menghidupkan” laptop lama, ChromeOS Flex tidak dirancang untuk kebutuhan berat seperti editing video atau gaming.

Namun, untuk penggunaan ringan seperti:

  • Browsing internet
  • Menonton video
  • Mengakses dokumen online

sistem operasi ini sudah lebih dari cukup.

Dengan kata lain, ChromeOS Flex adalah solusi hemat bagi pengguna yang ingin memaksimalkan perangkat lama tanpa biaya besar.

Google Siapkan OS Baru?

Di sisi lain, Google juga dikabarkan tengah mengembangkan sistem operasi baru bernama Aluminum OS.

Sistem ini disebut-sebut akan menggabungkan keunggulan ChromeOS dan Android dalam satu platform.

Meski belum diumumkan secara resmi, kabar ini sudah dikonfirmasi oleh Sameer Samat, yang menyebut bahwa Google memang sedang mengerjakan integrasi antara ChromeOS dan Android.

Hadirnya ChromeOS Flex USB Kit menjadi solusi praktis dan ekonomis untuk memperpanjang usia laptop lama.

Dengan proses instalasi yang semakin mudah, pengguna kini tidak perlu repot untuk mencoba sistem operasi ringan dari Google ini.

Bagi Anda yang punya laptop lawas menganggur, ChromeOS Flex bisa jadi jawaban untuk membuatnya kembali berguna di era digital saat ini.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Bocoran Spesifikasi, Varian Warna dan Tanggal Rilis Infinix GT 50 Pro

Infinix GT 50 Pro

tabloidpulsa.id – Setelah lama jadi bahan perbincangan di kalangan pecinta gadget, akhirnya Infinix GT 50 Pro dipastikan akan segera meluncur ke pasar global pada 24 April 2026.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Infinix, sekaligus mengakhiri berbagai rumor yang beredar sejak awal tahun.

Menariknya, perangkat ini sudah mulai membuka masa pre-order di Hong Kong melalui situs resmi Transsion, yang juga mengungkap sejumlah detail penting dari smartphone gaming terbaru ini.

Desain Futuristik dengan Tiga Pilihan Warna

Dari informasi yang beredar, Infinix GT 50 Pro akan hadir dalam tiga varian warna premium, yaitu:

  • Black Abyss
  • Silver Glacier
  • Red Blaze

Pilihan warna ini mempertegas identitasnya sebagai smartphone gaming dengan desain futuristik dan agresif.

Performa Gahar dengan Dimensity 8400 Ultimate

Untuk urusan dapur pacu, Infinix tidak main-main. Infinix GT 50 Pro akan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate yang dirancang untuk performa tinggi, khususnya gaming berat.

Smartphone ini juga dibekali ekosistem gaming hingga 144FPS, menjanjikan pengalaman bermain yang super mulus dan responsif—fitur yang sangat dicari oleh gamer mobile saat ini.

“Liquid Cooling Beast” dengan Teknologi HydraFlow

Salah satu daya tarik utama dari perangkat ini adalah teknologi pendingin canggih HydraFlow Liquid Cooling.

Infinix bahkan menjuluki perangkat ini sebagai “Liquid Cooling Beast”, menandakan fokus besar pada stabilitas performa saat digunakan dalam sesi gaming panjang.

Fitur Gaming dan Audio Premium

Tak hanya performa, Infinix juga menyematkan berbagai fitur pendukung gaming seperti:

  • GT Trigger dengan sensor tekanan (pressure-sensing)
  • Dukungan audio imersif Dolby Atmos
  • Sistem respons sentuhan yang lebih presisi

Kombinasi ini menjadikan pengalaman bermain semakin realistis dan kompetitif.

Kamera 50MP dengan OIS

Meski fokus pada gaming, sektor kamera tetap diperhatikan.

Infinix GT 50 Pro dibekali kamera utama 50MP AI Camera yang sudah mendukung OIS (Optical Image Stabilization), sehingga tetap bisa diandalkan untuk fotografi maupun videografi.

Varian RAM dan Penyimpanan

Berdasarkan listing resmi, perangkat ini akan tersedia dalam dua konfigurasi:

  • 12GB RAM + 256GB storage
  • 12GB RAM + 512GB storage

Kapasitas ini cukup besar untuk menyimpan berbagai game berat dan file multimedia tanpa khawatir cepat penuh.

Dengan kombinasi chipset powerful, sistem pendingin canggih, hingga fitur gaming premium, Infinix GT 50 Pro berpotensi menjadi salah satu smartphone gaming paling menarik di tahun ini.

Peluncuran globalnya pada 24 April tentu menjadi momen yang ditunggu, terutama bagi gamer yang mencari perangkat dengan performa tinggi namun tetap kompetitif dari sisi harga.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Ini Daftar Laptop Terbaru dengan Prosesor Intel Core Series 3

Intel Core Series 3 daftar Laptop

tabloidpulsa.idIntel kembali membuat gebrakan di industri teknologi dengan meluncurkan prosesor mobile terbaru Intel Core Series 3 yang akan diadopsi oleh produsen laptop dunia.

Chip ini dirancang khusus untuk segmen value buyer, bisnis kecil, hingga perangkat edge, namun tetap membawa teknologi modern yang sebelumnya hanya hadir di kelas lebih tinggi.

Dengan performa yang lebih kencang, efisiensi daya yang lebih baik, serta kemampuan AI yang semakin matang, Intel Core Series 3 menjadi solusi menarik bagi pengguna yang ingin upgrade laptop tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Performa Lebih Kencang, AI Lebih Pintar

Intel Core Series 3 dibangun di atas fondasi arsitektur modern yang juga digunakan pada lini premium, termasuk turunan dari platform Intel Core Ultra.

Prosesor ini diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi Intel 18A, salah satu node paling canggih saat ini.

Hasilnya?

  • Performa single-thread meningkat hingga 47%
  • Performa multi-thread naik hingga 41%
  • Performa AI GPU melonjak hingga 2,8x lipat

Tak hanya itu, prosesor ini sudah AI-ready dengan dukungan hingga 40 TOPS, menjadikannya siap menjalankan berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan.

Fitur Modern untuk Kebutuhan Masa Kini

Intel Core Series 3 juga dibekali berbagai fitur kekinian yang sebelumnya hanya tersedia di laptop kelas menengah ke atas:

  • Dukungan hingga Thunderbolt 4
  • Konektivitas super cepat dengan Wi-Fi 7
  • Teknologi Bluetooth 6
  • Konsumsi daya hingga 64% lebih hemat

Dengan kombinasi tersebut, laptop dengan prosesor ini mampu menghadirkan pengalaman komputasi yang responsif sekaligus hemat baterai—ideal untuk pelajar, pekerja, hingga UMKM.

Tak Hanya Laptop, Siap untuk Edge Computing

Menariknya, Intel juga membawa prosesor ini ke ranah edge computing, seperti:

  • Robotika
  • Smart building
  • POS (Point of Sale)
  • Smart metering

Bahkan, dalam pengujian internal, performanya diklaim lebih unggul dibanding NVIDIA Jetson Orin Nano, dengan:

  • Deteksi objek hingga 1,5x lebih cepat
  • Klasifikasi gambar 1,9x lebih tinggi
  • Analitik video 2,2x lebih kencang

Daftar Laptop Terbaru dengan Intel Core Series 3

Sejumlah brand ternama sudah siap merilis laptop berbasis Intel Core Series 3 sepanjang 2026.

Berikut daftarnya:

Acer

  • Aspire Go 14
  • Aspire Go 15
  • Aspire Go 16

ASUS

  • Vivobook 14 / 15 / 17
  • Vivobook S14 / S16
  • ExpertBook B5 Flip
  • ExpertBook B3 G2
  • ExpertBook P3 G2

HP

  • Omnibook 5 14

MSI

  • Modern 14S
  • Modern 16S

Infinix

  • XBOOK B14 / B16

Tecno

  • Megabook K14S / K15S / K16S

Honor

  • MagicBook X14
  • MagicBook X15

Lenovo

  • ThinkBook
  • ThinkPad E Series
  • IdeaPad Slim 3i
  • IdeaPad Slim 5i

Samsung

  • Galaxy Book 6

Selain itu, brand lain seperti Dell, Positivo, hingga Haier juga akan segera menyusul.

Kapan Tersedia?

Laptop dengan Intel Core Series 3 mulai tersedia secara global sejak 16 April 2026, dan akan terus bertambah sepanjang tahun.

Sementara untuk perangkat edge, ketersediaannya dimulai pada Q2 2026.

Kehadiran Intel Core Series 3 menjadi angin segar bagi pasar laptop entry-level.

Dengan performa tinggi, dukungan AI, dan efisiensi daya yang impresif, pengguna kini bisa menikmati teknologi modern tanpa harus membeli laptop mahal.

Bagi Anda yang berencana upgrade laptop di 2026, perangkat dengan Intel Core Series 3 jelas layak masuk daftar incaran.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Huawei Cloud Hadirkan MaaS di Indonesia, Dorong Transformasi AI Bisnis

Leon Fang, CEO Huawei Cloud Indonesia

tabloidpulsa.idHuawei kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di Tanah Air.

Melalui ajang Huawei Cloud AI Boost Day bertema “Agentic AI Practice” di Jakarta, Huawei Cloud resmi meluncurkan layanan Model-as-a-Service (MaaS) untuk pasar Indonesia.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI), sekaligus membantu perusahaan beralih dari tahap eksperimen menuju implementasi AI secara nyata dalam operasional bisnis.

AI Bukan Sekadar Alat, Kini Jadi “Pekerja Digital”

Peluncuran MaaS oleh Huawei menegaskan perubahan besar dalam lanskap teknologi saat ini.

AI tidak lagi sekadar alat bantu, melainkan telah berevolusi menjadi “pekerja digital” yang mampu menjalankan tugas kompleks secara mandiri.

Leon Fang, CEO Huawei Cloud Indonesia, mengungkapkan bahwa kehadiran MaaS dirancang untuk membantu bisnis mencapai dampak nyata dari penggunaan AI.

“Kami ingin menjadikan AI semudah dan seandal listrik, sehingga industri di Indonesia dapat bekerja lebih cerdas dan berinovasi lebih cepat,” ujarnya.

Keunggulan Huawei Cloud MaaS untuk Bisnis Indonesia

Huawei Cloud MaaS menawarkan berbagai keunggulan yang membuat adopsi AI menjadi lebih mudah dan efisien:

1. Akses Mudah dan Siap Pakai

Platform ini menyediakan akses satu klik ke model AI siap pakai (out-of-the-box), sehingga perusahaan tidak perlu membangun sistem dari nol.

2. Performa AI Kelas Dunia

Huawei menghadirkan model canggih seperti GLM-5 yang mampu menangani tugas kompleks, termasuk AI coding dan sistem tanya jawab cerdas.

3. Skalabilitas Fleksibel

Dengan sistem pay-per-use dan komputasi elastis, perusahaan dapat mengatur penggunaan sesuai kebutuhan tanpa membebani biaya.

4. Ekosistem AI Lengkap

MaaS terintegrasi dengan berbagai solusi Huawei seperti CloudMatrix AI Infra, ModelArts, dan DataArts, serta akan diperluas dengan CodeArts dan AgentArts di Asia Pasifik pada 2026.

Didukung Infrastruktur Cloud Kuat di Asia Pasifik

Huawei Cloud mengandalkan jaringan infrastruktur luas di kawasan Asia Pasifik, dengan:

  • 5 Region
  • 18 Availability Zones (AZ)
  • Latensi akses hingga 50 ms

Infrastruktur ini memastikan performa tinggi dan stabilitas layanan bagi berbagai industri.

Bukti Nyata Implementasi AI Huawei Cloud

Keberhasilan Huawei Cloud dalam implementasi AI sudah terlihat di berbagai negara:

  • Singapura: iFLYTEK berhasil melatih model bahasa besar hanya dalam dua minggu dengan stabilitas tinggi selama 60 hari.
  • Vietnam: Green and Smart Mobility (GSM) memanfaatkan AI untuk meningkatkan keamanan armada melalui peringatan risiko secara real-time.

Investasi Besar Huawei di Teknologi AI

Huawei terus menunjukkan keseriusannya dengan mengalokasikan sekitar 20% pendapatannya untuk riset dan pengembangan (R&D).

Fokus ini bertujuan membangun fondasi digital yang kuat, aman, dan berkelanjutan.

Komitmen Huawei untuk Masa Depan AI di Indonesia

Dengan hadirnya MaaS, Huawei Cloud semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem AI di Indonesia.

Solusi ini diharapkan mampu membantu perusahaan dari berbagai sektor untuk:

  • Mengoptimalkan operasional
  • Meningkatkan efisiensi
  • Mendorong inovasi berbasis AI

Di era AI agentik, Huawei membuka jalan bagi bisnis Indonesia untuk naik kelas dan bersaing di tingkat global.

Peluncuran Huawei Cloud MaaS di Indonesia bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital nasional.

Dengan AI yang semakin mudah diakses, masa depan bisnis berbasis kecerdasan buatan kini semakin dekat.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Samsung Resmi ‘Discontinue’ Galaxy Z TriFold, Ini Penyebabnya!

Samsung Galaxy Z Trifold

tabloidpulsa.id – Kabar mengejutkan datang dari Samsung. Smartphone eksperimental mereka, Galaxy Z TriFold, kini resmi “pamit” dari pasar global.

Setelah lebih dulu dihentikan di Korea Selatan, kini perangkat tersebut juga dinyatakan habis total di Amerika Serikat.

Perjalanan Galaxy Z TriFold memang terbilang singkat, namun penuh sorotan.

Perangkat dengan konsep layar lipat tiga ini sempat dijual dalam jumlah sangat terbatas, menjadikannya salah satu produk paling eksklusif dari Samsung.

Stok Habis, Galaxy Z TriFold Resmi Discontinue

Samsung mengonfirmasi bahwa unit terakhir Galaxy Z TriFold di Amerika Serikat telah habis terjual sejak restock terakhir pada 10 April.

Dengan ini, status perangkat tersebut berubah menjadi “completely sold out” secara global.

Dalam pernyataan resminya, Samsung menyebut bahwa Galaxy Z TriFold adalah produk edisi terbatas yang kini telah habis sepenuhnya.

Ini sekaligus menandai berakhirnya siklus hidup smartphone lipat tiga pertama mereka di pasar.

Digantikan Fold7 dan S26 Ultra

Sebagai alternatif, Samsung merekomendasikan konsumen untuk beralih ke perangkat flagship terbaru mereka seperti Galaxy Z Fold7 dan Galaxy S26 Ultra.

Keduanya menawarkan teknologi mutakhir, meski belum mengusung konsep lipat tiga seperti TriFold.

Meski begitu, bagi penggemar inovasi, absennya Galaxy Z TriFold tentu meninggalkan celah tersendiri.

Pasalnya, perangkat ini menjadi simbol eksplorasi Samsung dalam menghadirkan form factor baru di industri smartphone.

Harapan Galaxy Z TriFold Generasi Kedua

Meski generasi pertama telah “gugur”, harapan belum sepenuhnya hilang.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Samsung tengah menyiapkan penerusnya, yang kemungkinan hadir pada tahun 2027.

Generasi kedua ini dikabarkan akan hadir dengan desain lebih tipis dan ringan, sekaligus membawa peningkatan signifikan pada durability dan pengalaman pengguna.

Bahkan, ada spekulasi bahwa Samsung juga sedang mengembangkan perangkat dengan layar gulung (rollable) sebagai bagian dari inovasi berikutnya.

Era Baru Smartphone Fleksibel

Langkah Samsung menghadirkan Galaxy Z TriFold memang terbilang berani.

Meski tidak bertahan lama di pasar, perangkat ini membuka jalan menuju masa depan smartphone yang lebih fleksibel dan inovatif.

Dengan teknologi yang terus berkembang, bukan tidak mungkin konsep lipat tiga akan kembali hadir dengan eksekusi yang lebih matang.

Untuk saat ini, satu hal yang pasti: Galaxy Z TriFold resmi menjadi bagian dari sejarah inovasi Samsung.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Kantongi TKDN dan Postel, Honor X5c Plus Siap Hadir di Indonesia

HONOR X5c Plus Indonesia

tabloidpulsa.id – Setelah sebelumnya merilis sejumlah ponsel tangguh seperti X7d dan X6c, HONOR Indonesia sepertinya akan kembali menggebrak pasar smartphone tanah air lewat unggulan terbarunya yakni Honor X5c Plus.

Informasi ini terungkap dari data sertifikasi perangkat telekomunikasi Komdigi (Postel) dan laman TKDN Kemenperin yang memuat data perangkat baru Honor dengan nomor model NLA-LX2P, dan telah mengantongi nilai TKDN sebesar 35.75%.

Berdasarkan penelusuran, Honor NLA-LX2P ini merupakan nomor model dari Honor X5c Plus yang sebelumnya telah hadir di pasaran China dan sejumlah negara Asia lainnya.

Smartphone ini mengusung spesifikasi yang cukup kompetitif di kelasnya, mulai dari kamera utama 50MP hingga baterai berkapasitas besar yang siap menunjang aktivitas harian pengguna.

Desain Simpel, Pilihan Warna Kekinian

HONOR X5c Plus hadir dengan desain yang sederhana namun tetap terlihat modern. Smartphone ini tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Ocean Cyan dan Midnight Black.

Dari sisi dimensi, perangkat ini memiliki tinggi 167 mm, lebar 77 mm, dan ketebalan 7,89 mm, dengan bobot sekitar 186 gram.

Ukuran tersebut membuatnya masih nyaman digunakan dengan satu tangan maupun saat dibawa beraktivitas.

Layar Luas untuk Konsumsi Konten

Pada bagian depan, HONOR X5c Plus dibekali layar TFT LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi 720 x 1600 piksel dan rasio aspek 20:9.

Layar ini sudah mendukung teknologi Eye Comfort dan Dynamic Dimming yang diklaim mampu membantu mengurangi kelelahan mata saat digunakan dalam waktu lama, seperti saat menonton video atau berselancar di media sosial.

Performa Cukup untuk Kebutuhan Harian

Untuk dapur pacu, HONOR X5c Plus mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 yang dipadukan dengan CPU octa-core dan GPU Mali-G52 MC2.

Performa tersebut didukung RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB, yang dirasa cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi populer serta aktivitas multitasking ringan.

Sudah Jalankan Android 15

Menariknya, HONOR X5c Plus sudah menggunakan sistem operasi terbaru, yakni MagicOS 9.0 yang berbasis Android 15.

Hal ini menjadi nilai tambah, terutama di segmen entry-level yang biasanya masih menggunakan versi Android lebih lama.

Kamera 50MP Jadi Daya Tarik

Sektor kamera menjadi salah satu fokus utama HONOR X5c Plus.

Smartphone ini dibekali kamera utama 50MP dengan aperture f/1.8, didampingi sensor tambahan QVGA.

Kamera belakangnya mendukung perekaman video hingga 1080p serta fitur seperti portrait, beauty, hingga high-resolution.

Sementara untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan 5MP yang juga mendukung perekaman video 1080p dan fitur face recognition.

Baterai Besar untuk Penggunaan Seharian

HONOR X5c Plus dibekali baterai berkapasitas 5260mAh (typical) yang diklaim mampu bertahan seharian untuk penggunaan normal.

Pengisian dayanya sendiri mendukung charger 15W, yang menjadi standar di kelas entry-level.

Fitur Pendukung Lengkap

Untuk konektivitas, HONOR X5c Plus sudah mendukung jaringan 4G LTE, WiFi dual-band, serta Bluetooth 5.1 dengan berbagai codec audio.

Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi sensor penting seperti fingerprint, proximity, ambient light, dan accelerometer.

Bocoran Harga

Di pasaran Arab Saudi, Honor X5c Plus dibanderol SAR 449 atau sekitar Rp2,1 jutaan. Kira-kira, nanti jika benar-benar hadir di Indonesia berapa banderolan harganya ya?

Hadir sebagai smartphone entry-level, HONOR X5c Plus menawarkan kombinasi spesifikasi yang cukup menarik, terutama pada sektor kamera dan baterai.

Dengan kamera 50MP, baterai 5260mAh, serta dukungan Android 15, perangkat ini berpotensi menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone terjangkau dengan fitur kekinian.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Editor's Pick

Review