Home NEWS Lenovo Server Inferencing Terbaru Siap Ubah AI Enterprise Jadi Real-Time, Ini Gebrakannya!

Lenovo Server Inferencing Terbaru Siap Ubah AI Enterprise Jadi Real-Time, Ini Gebrakannya!

Lenovo Tech World_Hybrid AI

tabloidpulsa.idLenovo kembali membuat gebrakan besar di ranah teknologi enterprise dengan memperkenalkan Server Inferencing terbaru dalam ajang Tech World @ CES 2026 yang digelar megah di Sphere, Las Vegas.

Melalui peluncuran ini, Lenovo menegaskan posisinya sebagai pemain kunci dalam era AI real-time, dengan menghadirkan rangkaian server, solusi, dan layanan yang dirancang khusus untuk beban kerja AI inferencing di dunia nyata.

Langkah ini sekaligus memperluas portofolio Lenovo Hybrid AI Advantage, membuka babak baru pemanfaatan kecerdasan buatan yang tak lagi berhenti di tahap pelatihan model, tetapi langsung menghasilkan keputusan instan.

Mulai dari transaksi pelanggan di toko ritel, hingga aplikasi kesehatan tingkat lanjut seperti diagnostik cepat dan perencanaan perawatan di ruang kritis, semua kini bisa dijalankan dengan AI yang responsif dan presisi.

AI Inferencing, Dari Sekadar Model ke Aksi Nyata

AI inferencing menandai pergeseran besar dari pelatihan Large Language Models (LLM) menuju pemanfaatan model AI yang telah matang untuk menganalisis data baru dan mengambil keputusan secara real-time.

Transisi dari fase “training” ke fase “action” ini menjadi kunci bagi perusahaan untuk mengubah investasi AI yang besar menjadi hasil bisnis yang konkret dan keunggulan kompetitif.

Baca Juga:  IndonesiaNEXT Summit 2025 Dorong Talenta Muda Kuasai AI

Melalui Server Inferencing terbaru, Lenovo menyatukan data organisasi di seluruh cloud, data center, hingga edge, sehingga beban kerja AI dapat dijalankan di lokasi paling optimal.

Potensi pasar pun sangat menjanjikan. Berdasarkan estimasi Futurum, pasar global infrastruktur AI inferencing diproyeksikan melonjak dari US$5 miliar pada 2024 menjadi US$48,8 miliar di 2030, dengan CAGR mencapai 46,3%.

“Perusahaan membutuhkan AI yang mampu mengubah data dalam jumlah masif menjadi wawasan tepat saat data itu tercipta,” ujar Ashley Gorakhpurwalla, Executive Vice President Lenovo sekaligus President Lenovo Infrastructure Solutions Group.

Menurutnya, infrastruktur inferencing Lenovo memungkinkan pelanggan mendapatkan keunggulan real-time, dari pengambilan keputusan yang lebih cerdas hingga keamanan dan inovasi yang lebih cepat.

Deretan Server Lenovo ThinkSystem dan ThinkEdge Andalan

Untuk menjawab beragam kebutuhan bisnis, Lenovo menghadirkan portofolio Server Inferencing terbaru yang fleksibel dan bertenaga. Ditenagai GPU, memori, dan jaringan generasi terkini, lini server ini mencakup:

  • Lenovo ThinkSystem SR675i
    Server AI inferencing berperforma tinggi untuk menjalankan LLM skala penuh dengan skalabilitas masif. Cocok untuk beban kerja berat dan simulasi terakselerasi di sektor manufaktur, layanan kesehatan darurat, hingga jasa keuangan.
  • Lenovo ThinkSystem SR650i
    Menghadirkan AI inferencing terakselerasi dengan kepadatan GPU tinggi, mudah diintegrasikan ke pusat data yang sudah ada, dan ideal untuk deployment skala enterprise.
  • Lenovo ThinkEdge SE455i
    Server super ringkas untuk lingkungan ritel, telekomunikasi, dan industri. Dirancang menghadirkan AI inferencing langsung di lokasi data berada dengan latensi ultra-rendah, tangguh di suhu ekstrem dari -5°C hingga 55°C.
Baca Juga:  Lenovo Legion 5i 15IRX9, Laptop Gaming Intel Core i7 dan RTX 4060 dengan Harga Kompetitif

Dukungan teknologi pendinginan Lenovo Neptune—baik udara maupun cair—membantu mengatasi tantangan konsumsi energi, sementara skema Lenovo TruScale pay-as-you-go memungkinkan perusahaan mencapai performa puncak tanpa membebani anggaran.

Solusi AI Enterprise dengan Dampak Nyata

Seluruh perangkat keras ini menjadi fondasi Lenovo Hybrid AI Factory, kerangka kerja modular yang tervalidasi untuk membangun dan mengoperasikan AI skala besar.

Sebagai bagian dari Lenovo Hybrid AI Advantage, platform ini menyatukan infrastruktur, perangkat lunak, penyimpanan, jaringan, hingga orkestrasi dalam satu sistem terpadu.

Beberapa solusi unggulan yang ditawarkan antara lain:

  • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan ThinkAgile HX dan Nutanix AI, untuk pemanfaatan GPU terpusat yang lebih efisien dan hemat biaya.
  • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan Red Hat AI, platform enterprise-ready yang aman, fleksibel, dan ideal untuk pengembangan agentic AI.
  • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan Canonical Ubuntu Pro, solusi ekonomis untuk deployment cepat dan eksperimen AI, berbasis ThinkSystem SR650i.
Baca Juga:  Logitech Luncurkan POP Icon Keys, Keyboard Modern Penuh Inovasi

Pendekatan ini membantu perusahaan mempercepat time-to-market, menekan risiko implementasi, dan memaksimalkan performa sesuai kebutuhan bisnis.

Layanan AI untuk Mempercepat Adopsi

Tak hanya perangkat keras, Lenovo juga menghadirkan Hybrid AI Factory Services yang mencakup konsultasi, deployment, hingga pengelolaan sistem AI.

Layanan ini memastikan performa server optimal sejak hari pertama, didukung Lenovo Premier Support serta opsi pembiayaan fleksibel melalui Lenovo TruScale Infrastructure-as-a-Service.

Dengan ekosistem ini, perusahaan dapat mengadopsi AI inferencing secara lebih cepat, aman, dan skalabel seiring pertumbuhan kebutuhan bisnis.

Menariknya, inovasi Lenovo juga digunakan langsung di lokasi peluncuran.

Sphere, Las Vegas, struktur berbentuk bola terbesar di dunia, memanfaatkan ratusan server Lenovo ThinkSystem SR655 V3 bertenaga prosesor AMD EPYC dan akselerasi NVIDIA untuk produksi konten imersif di Sphere Studios.

Terlihat bahkan dari luar angkasa, Sphere menjadi bukti nyata bagaimana Lenovo mampu menghadirkan pengalaman luar biasa di skala masif—sekaligus menunjukkan potensi transformasi AI enterprise di dunia nyata.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here