Home Blog Page 625

Evolusi Desain Back Cover Ponsel OPPO

back cover oppo
perbandingan OPPO Reno7 5G dengan OPPO Reno6 4G - OPPO

tabloidpulsa.id – Desain back cover sebuah ponsel tidak melulu berpusat pada bentuk tatakan lensa kamera, garis-garis tegas hingga pewarnaan yang unik. OPPO juga memadukan keindahan tekstur belakang ponsel ini dengan faktor fungsional yang dibutuhkan penggunanya. Salah satunya adalah desain anti glare yang kesat dengan pengembangan pada ketahanan terhadap goresan. Jadi bikin nyaman dan lebih aman.

Lebih khusus lagi ketika kita membahas desain back cover yang diterapkan di perangkat OPPO Reno Series, OPPO telah mencoba berbagai pendekatan hingga menemukan sebuah formula yang mereka sebut sebagai Reno Glow. Dimana bagian belakang ponsel dibuat tidak licin, namun tetap terlihat mewah.

Lalu dengan menambahkan daya tahan terhadap goresan, desain tersebut kemudian diaplikasikan pada produk-produk OPPO lain dan diberi nama OPPO Glow. Nah, desain OPPO Glow yang nampaknya akan menjadi standar desain back cover OPPO ke depannya juga hadir di OPPO Reno terbaru, OPPO Reno7 5G yang bakal segera dirilis dengan update yang menarik membedakannya dari OPPO Glow yang sudah ada sebelumnya.

Sekedar mengingatkan kita semua, mari kita lihat apa saja perbedaan dari ketiga desain back cover, yang sama-sama berangkat dari upaya menciptakan back cover yang anti glare di ponsel-ponsel OPPO berikut ini.

Reno Glow
Desain Reno Glow diperkenalkan pertama kali pada OPPO Reno4 Series. Dipatenkan oleh OPPO sebagai sebuah teknik pewarnaan melalui pengaplikasian Diamond Coating atau pelapisan kaca liquid di atas permukaan kaca transparan Anti Glare (AG) sehingga menghasilkan warna kerlipan yang seolah-olah menyala. Menghasilkan sebuah permukaan yang tidak glossy alias matte, dengan detil-detil berupa gliter di sepanjang permukaan tersebut.

Saat itu OPPO bekerja sama dengan Pantone Color Institue untuk menciptakan warna ekslusif Galactic Blue untuk Reno4 Series.

Bedanya OPPO Reno6 dengan Reno5
Reno Glow di OPPO Reno6 dan Reno5

Reno Glow melibatkan 3 teknik pelapisan warna. Mulai dari teknik Crystal Drilling yang membentuk jutaan prisma berukuran sangat halus, lalu juga ada teknik Suspended Coating yang akan mengurangi partikel warna dalam kaca hingga 70% sekaligus meningkatkan akurasi warnanya menjadi 16 kali lebih baik.

Terakhir, Reno Glow juga melibatkan teknik light-path texture yang dihasilkan untuk memberikan efek 3D pada arah laju cahaya yang datang ke permukaan kaca.

Desain ini digunakan hingga 3 generasi OPPO, yakni OPPO Reno4 Series, Reno5 Series dan terakhir Reno6 Series.

OPPO Glow
Seiring berjalannya waktu, OPPO memutuskan untuk menggunakan teknologi serupa Reno Glow di ponsel-ponsel terjangkau. Dan OPPO A95 menjadi produk pertama yang membawa teknologi ini di pasaran Indonesia.

Serupa dengan Reno Glow, desain back cover ponsel OPPO ini juga tetap mempertahankan kerlip glitter yang dilapisi dengan kaca matte, alias tidak glossy. Memberikan efek kesat yang sama, menjadikannya tetap nyaman dalam kondisi tangan basah sekalipun, namun juga memberikan tambahan fitur yang mungkin dibutuhkan oleh target pasarnya, Anti Gores!

ponsel oppo a95
OPPO Glow di OPPO A95

Melalui sebuah video yang dibagikan oleh OPPO, terlihat bagaimana bagian R&D mereka melakukan tes ekstrim pada permukaan back cover dengan desain OPPO Glow ini, yang menyematkan double matte finishing sehingga aman dari gesekan benda tumpul bahkan sekelas kawat berduri sekalipun.

Bahkan khusus di OPPO A95 ini, bagian dalam back covernya terjamin untuk tidak mudah terbakar. Mungkin tidak ada hubungannya dengan teknologi pewarnaan yang tengah kita bahas, namun memberikan gambaran yang menjanjikan bagaimana desain ini bisa hadir di semua lini produk OPPO, bukan hanya OPPO Reno series saja.

OPPO Glow dengan LDI
Kehadiran OPPO Reno Series terbaru, yang telah secara resmi bakal diberi nama OPPO Reno7 5G, kemudian menjadi tonggak estafet penggunaan desain OPPO Glow selanjutnya. Namun berbeda dengan OPPO Glow yang sebelumnya kita kenal lewat produk OPPO A95, kali ini teknik pewarnaan back cover OPPO tersebut telah mengalami peningkatan.

Kali ini OPPO memperkenalkan teknik Laser Direct Imaging atau disingkat LDI pada OPPO Glow di perangkat OPPO Reno7 5G. Merupakan yang pertama diterapkan pada perangkat smartphone. Karena sebelumnya teknologi ini banyak digunakan pada fabrikasi semikonduktor, alias jeroan komputer yang membutuhkan tingkat presisi tinggi.

OPPO Glow with LDI in OPPO Reno7 5G

Teknologi pewarnaan menggunakan LDI ini memungkinkan OPPO untk menciptakan jejak bintang dan pola gambar yang terdiri dari 1,2 juta raster berukuran mikro, dengan tingkat presisi hingga 20 mikron. Kalau diperhatikan dengan mata telanjang pun bisa terlihat pola unik yang membentuk back cover OPPO Reno7 5G menjadi lebih menarik. Terutama ketika kejatuhan cahaya dari berbagai sudut.

Baik warna startrails blue maupun starry black, dua pilihan warna di OPPO Reno7 5G, keduanya membawa teknologi OPPO Glow dengan pola yang dibentuk menggunakan teknik LDI di atas. Menjadikannya bukan sekedar kesat dan cantik dari pemendaran cahaya, juga memberikan pola menarik ketika diperhatikan secara cermat.

IOH dan Inligo Networks Siap Bangun Sistem Kabel Bawah Laut Sepanjang 18.000 Km

Kabel Bawah Laut

tabloidpulsa.id — Indosat Ooredoo Hutchison dan Inligo Networks mengumumkan bahwa kedua pihak telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding –MoU) yang tidak mengikat, untuk membangun sistem kabel bawah laut berkapasitas tinggi, Inligo Networks Asia Connect Cable System atau ACC-1.

Berdasarkan MoU tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison dan Inligo Networks sepakat untuk membahas perjanjian kerja sama lebih lanjut untuk membangun ACC-1. Kemitraan ini akan mendukung visi Indosat Ooredoo Hutchison untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia dengan mengembangkan jaringan data baru berlatensi rendah dan berkapasitas tinggi melalui kabel serat optik, yang menghubungkan Kota-kota di Indonesia ke Australia, Guam, Singapura, dan Amerika Serikat melalui perairan Indonesia sepanjang lebih dari 18.000 km.

Kemitraan ini hadir seiring Indonesia berupaya mempercepat transformasi digitalnya, termasuk dalam mencapai ‘Indonesia Merdeka Sinyal 4G’ pada akhir tahun 2022, di mana layanan 4G akan tersedia di seluruh Indonesia termasuk wilayah 3T, sembari memperluas jaringan 5G sebagai landasan untuk solusi masa depan.

Pembangunan ACC-1 akan menghadirkan kekuatan jaringan hingga 128 Tbps di seluruh sistem, memungkinkan Indosat Ooredoo Hutchison untuk menyediakan jaringan yang lebih luas mencakup Indonesia bagian timur, dan meningkatkan kapasitas jaringan untuk layanan Business-to-Consumer (B2C) dan Business-to-Business (B2B) yang lebih baik di seluruh Indonesia.

Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan, “Kemitraan ini memungkinkan Indosat Ooredoo Hutchison menjadi mitra eksklusif untuk jaringan Inligo Submarine, menghadirkan konektivitas berkapasitas tinggi di Indonesia dan kawasan Pasifik lainnya, termasuk potensi mengurangi biaya untuk mengembangkan konektivitas canggih yang menjangkau Kawasan Timur Indonesia dan memperluas portfolio produk kami di layanan telekomunikasi wholesale. Kemitraan ini juga sejalan dengan komitmen jangka panjang kami dalam mempercepat agenda transformasi digital Indonesia yang kami yakini harus didukung oleh sistem kabel bawah laut yang canggih seperti ACC-1.”

Chief Executive Officer Inligo Networks, Brian Evans, mengatakan, “Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan digital di Asia Tenggara. Kolaborasi kami dengan Indosat Ooredoo Hutchison akan mendorong konektivitas dan fungsionalitas yang lebih baik di Indonesia, Asia Tenggara, dan kawasan Pasifik. Seiring dengan peranan penting jaringan kabel bawah laut dalam menghubungkan Indonesia yang merupakan negara kepulauan, kemitraan ini nantinya akan meningkatkan lalu lintas data, memfasilitasi transfer data, akses internet, dan penyimpanan cloud yang kini telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat dan bangsa yang semakin digital.”

Kemitraan Indosat Ooredoo Hutchison dan Inligo Networks tersebut sejalan dengan PP 46 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran pasal 20 dan 21, PM Kominfo No.5 BAB VI, dan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Alur Pipa dan Kabel Bawah Laut.

Peraturan tersebut mengatur bagaimana perusahaan asing harus bermitra dengan perusahaan telekomunikasi berlisensi di Indonesia dalam membangun jaringan bawah laut internasional melalui wilayah Indonesia.

Mega proyek ACC-1 Inligo Networks akan mulai dikembangkan pada akhir tahun 2022, dengan rute pertama menghubungkan Singapura, Batam, dan Jakarta. Pada pertengahan tahun 2023, pembangunan kabel telekomunikasi bawah laut akan dilanjutkan dari Medan, Makassar, Kupang, Dili (Timor Leste), menuju Darwin (Australia), kemudian dilanjutkan dengan pembangunan dari Manado, Palau, menuju Guam pada akhir tahun 2023. Proyek ini diharapkan akan selesai pada awal 2024, menghubungkan Guam ke Los Angeles (Amerika Serikat), serta sepenuhnya menghubungkan Asia Tenggara, Australia, Pasifik, dan Amerika Serikat.

“Indosat Ooredoo Hutchison memiliki keunggulan kompetitif untuk menarik lebih banyak mitra strategis lintas industri dalam mendorong kolaborasi yang menciptakan lebih banyak peluang bisnis dan mempercepat transformasi digital di Indonesia. Kami percaya bahwa kerja sama ini selaras dengan misi kami untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” tutup Desmond.

OPPO Reno7 5G Punya Teknologi Laser Direct Imaging, Apa Itu?

AI Color Portrait Laser Direct Imaging

tabloidpulsa.id – OPPO mulai memperkenalkan perangkat Reno7 di Indonesia melalui event Reno7 5G: Design & Portrait yang berlangsung pada hari ini (8/2). Perangkat ini hadir dengan membawa desain menarik yang dilengkapi dengan teknologi Laser Direct Imaging (LDI), yang menjadi teknologi pertama di industri untuk diterapkan pada eksterior sebuah perangkat smartphone.

“Hari ini, kami mulai memperkenalkan perangkat OPPO Reno7 5G di Indonesia, yang akan membawa teknologi Laser Direct Imaging (LDI). Teknologi ini biasa diterapkan pada proses fabrikasi semikonduktor yang membutuhkan tingkat presisi tinggi dan OPPO berhasil menjadi yang pertama menerapkannya pada perangkat ponsel cerdas. Teknologi LDI memungkinkan desainer kami meniru pola jejak bintang di angkasa untuk menghasikan pola unik pada penampang belakang OPPO Reno7 5G,” ujar Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia.

Seri Reno merupakan perangkat yang dikenal ikonik terutama pada sisi desainnya. Sebagai pelopor proses Anti-Glare (AG) pada penampang belakang smartphone, OPPO terus berupaya untuk mengembangkan teknologi pada proses manufaktur sehingga dapat menghasilkan penampang Anti-Glare tingkat lanjut yang dinamakan Reno Glow. Teknologi Reno Glow memulai penampilan perdananya pada perangkat OPPO Reno4. Tidak berhenti di situ, OPPO kembali mengembangkan teknologi ini selama tiga generasi berturut-turut hingga menghasilkan sebuah lapisan baru yang kuat sekaligus tahan gores, yang dinamai OPPO Glow. Kini, lapisan tahan gores tersebut juga digunakan pada perangkat OPPO Reno7 5G.

Mengembangkan desain pada Reno ikonik series bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, para desainer dan insinyur OPPO mengembangkan Reno7 5G agar dapat menghadirkan efek visual yang lebih nyata. Hasil akhir dari proses R&D dan manufaktur yang panjang ini berupa teknologi Laser Direct Imaging. LDI memberikan sebuah tantangan baru dalam menciptakan efek yang selaras dengan teknologi OPPO Glow. LDI pada OPPO Reno7 5G meniru jejak bintang di antariksa dan menciptakan pola gambar yang terdiri dari 1,2 juta raster mikro serta diproduksi dengan tingkat presisi sebesar 20 mikron. Pola ini kemudian ditransfer ke penampang belakang OPPO Reno7 5G.

Laser Direct Imaging Process

Untuk memberikan kenyamanan pada penggunanya, OPPO melengkapi Reno7 5G dengan bingkai bagian tengah tiga dimensi (3D) yang membulat. Desain ini selain memberikan kesan perangkat yang tipis, tidak licin, dan nyaman digunakan dengan satu tangan. Perangkat yang membawa baterai besar ini juga dihadirkan dengan ketebalan hanya 7,81mm. Hal ini membuat penggunanya nyaman untuk meletakkan perangkat Reno7 5G ke dalam saku.

Selain desain, OPPO juga menunjukkan kemampuan portrait dari perangkat OPPO Reno7 5G. OPPO akan terus mengembangkan berbagai kemungkinan baru yang dapat dicapai oleh pencitraan foto portrait, baik melalui pengembangan perangkat keras maupun perangkat lunak. Seperti pada perangkat terbarunya, OPPO mengembangkan kemampuan perangkat lunak di OPPO Reno7 5G agar memiliki fitur profesional yang memungkinkan pengguna menyesuaikan besaran bukaan (focal ratio) atau diafragma mulai dari f0.95 hingga f0.16. Dengan algoritma kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan dan ditingkatkan kemampuannya, perangkat OPPO Reno7 5G dapat membuat kedalaman bidang yang berbeda layaknya ketika mengambil foto menggunakan lensa DSLR dengan bukaan lebar.

IFSOC: Dukung Perkembangan Ekonomi Digital, Peran e-KYC Perlu Diperluas

e-KYC

tabloidpulsa.id – Memasuki tahun ketiga pandemi, adopsi teknologi digital di berbagai sektor semakin meningkat, termasuk penggunaan pembayaran serta layanan keuangan digital yang mengarah pada perkembangan ekonomi digital secara meluas. Perkembangan ini secara khusus membutuhkan dukungan untuk menunjang aktivitas, termasuk transaksi di ruang digital, sehingga perluasan peran dan penguatan ekosistem dan proses electronic Know Your Customer (e-KYC) semakin krusial. 

Dari sisi penetrasi internet, hingga tahun 2021, pengguna internet di Indonesia telah mencapai 72,87%, dan penetrasi pengguna smartphone telah mencapai 72.07%. Di masa pandemi, terdapat 21 juta konsumen digital baru di Indonesia dengan 72% diantaranya berasal dari daerah non-metropolitan. Terkait dengan kepemilikan identitas, sebanyak 168 juta (63%) penduduk telah memiliki identitas berbasis digital dan sebanyak 96 juta (36%) penduduk telah memiliki identitas akan tetapi belum berbasis digital. Kedua hal ini dapat dipandang sebagai peluang untuk mendorong perluasan peran dan pemanfaatan e-KYC. 

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan secara virtual tersebut, Ketua Indonesia Fintech Society (IFSoc), Mirza Adityaswara memaparkan, pemanfaatan identitas digital dalam e-KYC mampu memfasilitasi berbagai interaksi individu dan institusi, dan menghasilkan manfaat bagi keduanya. e-KYC juga memungkinkan penciptaan nilai ekonomi untuk berbagai kelompok masyarakat di berbagai sektor dengan mendorong akses layanan yang lebih luas, membantu mengurangi penipuan, meningkatkan transparansi, serta mempromosikan digitalisasi yang efisien dan mudah.

Salah satu negara pelopor yang sudah maju dalam pemanfaatan identitas digital dan e-KYC adalah Estonia. Smart-ID di Estonia memungkinkan pelayanan publik berupa pengiriman online yang 99% aman. Sistem identitas digital memungkinkan Estonia untuk menyelesaikan KYC cek lebih cepat, melakukan pemungutan suara secara online hingga membayar pajak secara digital. Pemerintah Estonia memperkirakan sistem ini menyumbang sekitar 2% dari PDB per tahun.

Mirza juga menegaskan bahwa, pemanfaatan e-KYC di Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Saat ini, hukum perlindungan data pribadi di Indonesia masih diatur secara tersebar di berbagai peraturan. Terdapat sedikitnya 46 undang-undang di berbagai sektor legislasi yang kontennya mencakup materi terkait dengan data pribadi. Situasi ini menimbulkan ketidakpastian hukum perlindungan data di Indonesia.

Mirza menambahkan “Oleh karena itu sangat dibutuhkan sistem pengelolaan data yang aman. Lebih jauh, kesadaran masyarakat mengenai perlindungan data pribadi masih rendah, sehingga potensi pelanggaran data masih cukup luas. Metode tick box serta swafoto dengan KTP yang saat ini digunakan, rentan disalahgunakan atau rentan akan terjadinya fraud.” pungkas ekonom senior tersebut. 

Dalam hal perluasan peran dan penguatan ekosistem e-KYC guna mengakselerasi ekonomi digital Indonesia di masa pemulihan, IFSoc menyampaikan tiga pandangan sebagai acuan tindak lanjut para pemangku kepentingan. 

Kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan 

Anggota Steering Committee IFSoc, Hendri Saparini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang terus mendorong sistem penegakan hukum yang tegas untuk membentuk ekosistem digital yang terpercaya. Hal ini dapat diperkuat melalui percepatan pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) sebagai payung hukum perlindungan data di dalam ruang digital. “IFSoc juga mendukung upaya pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dan kualitas talenta digital yang fokus pada peningkatan digital trust guna memperkuat sistem perlindungan konsumen dan mitigasi risiko penyalahgunaan data” ucap Hendri yang juga dikenal sebagai pendiri think tank CORE Indonesia

Penguatan pemanfaatan e-KYC di berbagai sektor digital 

Pengembangan sistem e-KYC sangat diperlukan, seperti misalnya penambahan data poin atau parameter untuk memperkuat peranan e-KYC serta meminimalisir kerugian akibat eksploitasi data. Dalam hal ini, IFSoc mendorong penguatan peran Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam negeri, baik dalam kewenangan, kapasitas infrastruktur teknologi maupun anggaran dalam membangun ekosistem e-KYC yang ideal untuk industri. IFSoc juga mendorong perluasan ruang diskusi antara pemerintah dan pelaku industri untuk membangun sistem e-KYC dan penggunaan identitas digital yang ideal.

Mengacu pada pengalaman beliau di bidang keamanan data, Syahraki Syahrir, Anggota Steering Committee IFSoc, mengimbuhi, “Transformasi digital perlu diimbangi dengan kesadaran akan pentingnya perlindungan data. Menurut kami, data e-KYC sebaiknya tidak hanya bertumpu pada KTP, tapi perlu data poin lainnya yang dapat digunakan untuk memvalidasi identitas.”

Perlu peningkatan kecakapan digital 

Berikutnya, IFSoc mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi digital kepada masyarakat luas. Kecakapan digital menjadi satu syarat yang mutlak untuk mendukung ekosistem pengembangan ekonomi digital berbasis pemanfaatan identitas digital. Selain itu IFSoc juga mendukung pemerintah memperkenalkan identitas digital serta mendorong sosialisasi kepada masyarakat luas akan pentingnya aspek perlindungan data pribadi dalam ruang digital.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh menyampaikan bahwa Indonesia secara sadar atau tidak sadar sudah masuk pada era digital trust, dimana masyarakat mulai percaya pada layanan digital. Di dalam era digital trust, dibutuhkan perangkat untuk menunjukkan kesahihan data-data diri melalui proses identifikasi, otentikasi, dan otorisasi.

“Biaya e-KYC juga jauh lebih hemat dibandingkan kalau kita masih sepenuhnya manual, biayanya sangat besar. Dalam proses otentikasi, kami mendorong fintech untuk melakukan minimal otentikasi dua arah (two-factor authentication), yaitu dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan foto wajah, dapat juga ditambah dengan tanda tangan digital. Dengan e-KYC biaya yang dikeluarkan akan lebih efisien dan akurat, dengan semakin berkembangnya teknologi,” tutur Zudan.

Teknologi Cloud ME Alibaba Jadi Solusi Real-time Communication

Cloud ME

tabloidpulsa.id – Dengan misi untuk mendekatkan penonton di ajang Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, terlepas dari pembatasan COVID-19 dan jarak geografis antarnegara, Alibaba memperkenalkan teknologi berbasis cloud inovatif miliknya bernama Cloud ME yang mendukung solusi real-time communication (RTC).

Teknologi ini memfasilitasi interaksi sosial bagi orang-orang yang ingin merasakan pengalaman langsung yang bonafid selama Olimpiade Musim Dingin, memungkinkan mereka untuk bertemu dan menikmati percakapan secara langsung satu sama lain melalui proyeksi interaksi langsung yang nyata.

Saat melangkahkan kaki di studio pop-up, gambaran  seluruh tubuh partisipan akan diproyeksikan secara nyata  ke salah satu remote booth, dimana persona tubuh partisipan akan ditampilkan kembali untuk bertemu dan menyapa proyeksi partisipan lainnya. Pertemuan secara “nyata” ini terbuka untuk berbagai partisipan dari banyak lokasi  berkat pemasangan fungsi proyeksi jarak jauh yang mudah.

“Alibaba berkomitmen untuk mendigitalisasi  Olimpiade dengan menghadirkan infrastruktur teknologi yang dapat memberikan pengalaman lebih inklusif dan saling terhubung,” tegas Daniel Zhang Chairman and CEO of Alibaba Group. “Kami berharap dapat menyatukan atlet dan penggemar di seluruh dunia melalui teknologi cloud yang kami miliki, dan menyebarkan semangat Olimpiade untuk menginspirasi kita semua selagi merayakan pesta olahraga ini.”

“Bersama dengan Alibaba, kami mencetak sejarah di Beijing. Untuk pertama kalinya, seluruh sistem utama yang diperlukan untuk menayangkan pertandingan Olimpiade Musim Dingin ini dilakukan di Alibaba. Baik itu mendukung toko online Olimpiade di Tiongkok, OBS Cloud, atau teknologi untuk medukung berbagai media dari seluruh dunia di Beijing, Teknologi Alibaba Cloud menetapkan standar baru serta meningkatkan standar yang ada ke level yang lebih tinggi,” kata Thomas Bach, President of the International Olympic Committee (IOC).

Booth Cloud ME sangat mudah untuk disiapkan.  Selain dari perlengkapan studio pada umumnya – seperti kamera video dan perangkat komputer untuk merekam footage gambar, persiapan Cloud ME  tidak memerlukan infrastruktur TI tambahan ataupun bandwidth jaringan internet yang dioptimasi khusus untuk melakukan perekaman dan transmisi data proyeksi – semua memungkinkan berkat kecanggihan cloud computing.

Video dan audio yang dihasilkan di booth akan ditransmisikan ke sistem Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan inteligensi dari Alibaba Group. Solusi sistem RTC yang telah terbukti andal didukung oleh kemampuan cloud computing mutakhir milik Alibaba dan jangkauan jaringan global yang luas.

Didukung dengan latensi rendah, serta fitur ketersediaan tinggi dan konkurensi tinggidari Alibaba Cloud, proses ini dapat selesai dalam waktu 200 milidetik. Rekaman live dapat langsung diproyeksikan dalam jarak jauh pada layar beresolusi tinggi 4K, menghasilkan efek hologram yang nyata, dan setiap detail direkonstruksikan dalam resolusi tinggi– termasuk ekspresi wajah secara mikro dan tekstur pakaian – yang berperan penting dalam interaksi secara langsung.

“Solusi komunikasi secara real-time yang didukung oleh teknologi cloud ini berperan penting dalam membantu dunia terhubung secara efektif. Dengan memanfaatkan jaringan cloud global dan algoritma asli milik kami, kami  ingin menghadirkan kecanggihan dan memberikan manfaat komunikasi real-time dalam skenario sehari-hari seperti pembelajaran jarak jauh, hiburan interaktif, video konferensi, dan layanan lainnya yang dibutuhkan perusahaan” sebut Lijuan Chen, General Manager of Product and Solution, Alibaba Cloud Intelligence.

Booth Alibaba ini tersedia baik di area sistem manajemen closed-loop Beijing 2022 maupun yang ada di luar untuk para peserta Olimpiade Musim Dingin agar turut merasakan pengalaman interaksi sosial yang menarik di realitas gabungan ini.

vivo Gelar Kompetisi Online vivo V23 PUBG MOBILE Battle

vivo V23 PUBG MOBILE Battle

tabloidpulsa.id – Mendukung pertumbuhan gaming dan Esports, sekaligus memberikan platform positif bagi para penggemar gim seluler atau mobile gaming, vivo berkolaborasi dengan salah satu gim seluler terpopuler di Indonesia, PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile atau PUBG MOBILE dalam gelaran kompetisi vivo V23 PUBG MOBILE Battle. Mengajak penggiat PUBG Mobile level pemula untuk bertarung dan merasakan momen kemenangan dengan vivo V23 5G, registrasi vivo V23 PUBG MOBILE Battle pun resmi dibuka mulai hari ini (7/2).

Mewakili vivo Indonesia, Jessica Dwita, PR Manager vivo Indonesia  mengungkapkan antusiasmenya dalam menyambut pembukaan vivo V23 PUBG MOBILE Battle. “Melalui fitur-fitur andalan V23 5G serta adanya kolaborasi dengan PUBG MOBILE ini, kami harap ini dapat memberi konsumen semangat untuk mengejar Joy of Humanity dan mendapatkan pengalaman gaming terbaik.

Jenny Zhuang, Country Manager PUBG Mobile Indonesia menyatakan, “PUBG MOBILE senantiasa memberikan pengalaman bermain terbaik untuk para penggemar dan komunitas gim di Indonesia dengan selalu mengembangkan fitur permainan dan juga berkolaborasi. Hadirnya kompetisi vivo V23 PUBG MOBILE Battle, yang didukung oleh vivo V23 5G, membuat kami sangat antusias karena komunitas PUBG MOBILE di Indonesia dapat menyalurkan semangat bertanding mereka secara kompetitif.“

vivo V23 PUBG MOBILE Battle di setiap tim wajib terdiri dari 4 orang pemain inti dan 1 orang pemain cadangan. Periode kompetisi ini dibuka pada tanggal 7-20 Februari 2022 dan akan dilangsungkan babak kualifikasi daring yang diikuti oleh 36 tim pada tanggal 26-27 Februari 2022 dalam mode permainan Deathmatch. Kompetisi ini kemudian dilanjutkan ke babak perempat final dan final yang akan dilangsungkan pada tanggal 5 Maret 2022. Pada babak perempat final dan babak final, peserta akan diwajibkan untuk menggunakan smartphone vivo V23 5G yang disediakan oleh vivo.

Tim pemenang utama kompetisi vivo V23 PUBG MOBILE Battle akan mendapatkan hadiah utama empat unit vivo V23 5G, sertifikat, serta uang tunai Rp10.000.000. Tim pemenang kedua akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp5.000.000 serta sertifikat. kompetisi ini terbuka bagi warga negara Indonesia (WNI) yang telah berusia minimal 17 tahun dan telah memiliki KTP domisili JABODETABEK. 

Peserta yang ingin mendaftarkan timnya dalam kompetisi dapat mengisi formulir pendaftaran yang telah diumumkan vivo melalui social media resmi vivo Indonesia. Adapun peserta tidak akan dikenakan biaya apapun saat mengikuti kompetisi ini.

Pengalaman Gaming Optimal dengan vivo V23 5G

vivo V23 5G hadir dengan rangkaian fitur tangguh yang mendukung pengalaman gaming optimal dan semakin menyenangkan. Layar AMOLED 6,44inci dengan refresh rate di level 90Hz dan resolusi FHD+ 2400×1080 piksel yang lapang memanjakan mata dengan kontras warna yang tajam dan beresolusi tinggi. Chipset Mediatek Dimensity 920 pada V23 5G dengan fabrikasi 6nm memberikan performa yang efisien dan kencang saat terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi, serta mendukung layanan 5G di kedua sim aktif (Dual on 5G). Selain itu RAM lapang 8GB+4GB Extended RAM membuat pengguna tak perlu khawatir adanya lagging saat bermain gim. Selain itu, kapasitas baterai 4200 mAh dengan 44W FlashCharge dapat mengisi dari 1% hingga 68% hanya dalam waktu 30 menit saja, sehingga aktivitas gaming bersama kerabat pun tidak perlu terganggu. 

Saat menjalankan game, fitur Ultra Game Mode dengan Game Picture-in-Picture, Vibrasi Game 4D khusus untuk gim PUBG Mobile, serta Do Not Disturb mode mendukung pengalaman gaming optimal, bebas gangguan notifikasi, bahkan sambil ber-multitasking saat game berjalan. Fitur 7-Component Liquid Cooling System pada V23 5G juga memastikan suhu smartphone akan lebih stabil dan tidak panas saat menjalankan gim dalam jangka waktu lama.

Samsung Gunakan Jaring Ikan untuk Perangkat Galaxy terbaru

Jaring Ikan

tabloidpulsa.id – Dalam sebuah langkah yang menggabungkan keberlanjutan dan inovasi, Samsung Electronics mengembangkan material baru yakni jaring ikan yang memberikan kehidupan baru bagi plastik yang sedianya berakhir di lautan (ocean-bound), menjadi bagian berbagai perangkat Galaxy.

Penggunaan bahan ini menandai langkah baru dalam perjalanan kami di Galaxy for the Planet yang bertujuan untuk meminimalkan jejak lingkungan dan membantu menumbuhkan gaya hidup yang lebih berkelanjutan bagi komunitas Galaxy.

Sekarang dan di masa depan, Samsung akan memasukkan plastik yang ocean-bound di berbagai jajaran produk, dimulai dengan perangkat Galaxy terbaru yang akan diungkapkan pada 9 Februari di Unpacked. Perangkat ini akan mencerminkan upaya berkesinambungan kami untuk menghilangkan plastik sekali pakai dan memperluas penggunaan bahan sadar lingkungan lainnya, seperti bahan post-consumer material (PCM) dan kertas daur ulang. Dengan transformasi ini, masa depan dari teknologi Galaxy akan menghadirkan desain produk terdepan dan memberikan dampak lingkungan yang lebih baik.

Ancaman Tersembunyi dari Jaring Ikan yang Terbengkalai

Ketika Anda membaca frase ‘plastik ocean-bound’, Anda mungkin membayangkan botol air atau kantong belanja mengapung di permukaan laut. Apa yang mungkin tidak terlintas dalam pikiran adalah ancaman yang lebih tersembunyi – 640.000 ton jaring ikan yang ditinggalkan dan dibuang setiap tahun.

Sudah berada di lautan kita selama berabad-abad, ‘jaring hantu’ ini menjebak dan menjerat para biota laut, merusak terumbu karang dan habitat alami dan bahkan dapat berakhir di sumber makanan dan air kita. Jaring ikan yang terbengkalai ini mengganggu keseimbangan lingkungan kita pada tingkat yang mengkhawatirkan. Mengumpulkan dan menggunakan kembali jaring ini adalah langkah pertama yang vital dalam menjaga kebersihan lautan kita serta melestarikan planet dan masa depan kita bersama.

Merancang Produk yang Lebih Berkelanjutan

Samsung selalu mendorong batas-batas teknologi seluler, dan perusahaan saat ini ingin melakukan hal yang sama dengan praktik keberlanjutannya. Dengan memberikan kehidupan baru pada jaring ikan tak terpakai yang akan menjadi limbah berbahaya, Samsung – melalui solusi kreatifnya – mencontohkan bagaimana kita semua dapat berbuat lebih banyak dengan lebih sedikit materi untuk melestarikan sumber daya planet kita.

Samsung berkomitmen untuk mengatasi polusi plastik di lautan dengan cara yang akan berdampak positif, tidak hanya terhadap lingkungan tetapi juga kehidupan semua pengguna Galaxy. Kemajuan teknologi baru ini menandai pencapaian penting dalam perjalanan perusahaan untuk memberikan tindakan lingkungan hidup yang nyata dan melindungi planet ini untuk generasi yang akan datang.

Penggunaan kembali plastik ocean-bound hanyalah langkah pertama dalam misi kolektif kami untuk mengatasi krisis iklim, dan Samsung berharap dapat menggunakan skala, inovasi, dan kolaborasi terbuka untuk menemukan solusi tambahan. Saksikan visi kami untuk masa depan yang berkelanjutan di Unpacked (9 Februari 2022 pukul 22.00 WIB).

GoTix dan Ditlantas Polda Metro Jaya Hadirkan Sentra Vaksinasi Booster

Sentra Vaksinasi Booster

tabloidpulsa.id – Melanjutkan komitmen mendukung percepatan program vaksinasi, GoTix, platform ticketing bagian dari LOKET dan salah satu layanan Gojek, platform on-demand terkemuka di Asia Tenggara, bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) membuka Sentra Vaksinasi Booster COVID-19 di Senayan Park, Jakarta Selatan mulai 3 Februari – 3 Maret 2022. 

Selama satu bulan penuh, sentra ini terbuka bagi masyarakat umum yang sudah mendapatkan undangan vaksinasi ketiga atau booster di aplikasi PeduliLindungi. Sentra akan menyediakan tiga tipe vaksin, yakni AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna, dengan pemilihan vaksin yang sudah ditentukan sesuai aturan Kemenkes, yaitu  berdasarkan vaksin yang diterima sebelumnya. Untuk mendaftar di sentra vaksinasi ini, masyarakat cukup membuka tautan bit.ly/boostergotix yang akan mengarahkan pengguna untuk membuka GoTix di aplikasi Gojek atau website www.go-tix.id.

Head of GoTix Bagus Utama menyampaikan “Sejalan dengan diumumkannya vaksinasi ketiga atau booster oleh Presiden Republik Indonesia mulai 12 Januari 2022, upaya mendorong masyarakat mendapatkan akses vaksin ketiga perlu dipermudah. Dengan 15 ribu kuota vaksin, sentra vaksin GoTix dan Ditlantas Polda Metro Jaya ini adalah sentra vaksin booster pertama GoTix. Kami sebelumnya sukses mendukung penyelenggaraan puluhan sentra vaksin lain untuk dosis pertama dan kedua. Dengan teknologi ticketing terdepan GoTix, seluruh proses registrasi hingga pelaksanaan vaksinasi dapat dilakukan secara satu pintu dengan aman, nyaman, dan tertib. Kami berharap, kerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya ini menjadi dukungan GoTix terhadap pemerintah untuk percepatan vaksin, sekaligus memfasilitasi vaksinasi para mitra Gojek yang menjadi garda terdepan mobilitas masyarakat.”

Guna mendapatkan vaksin booster di sentra vaksinasi GoTix dan Ditlantas Polda Metro Jaya, masyarakat cukup membawa kartu identitas dan e-ticket hasil pendaftaran, dan undangan vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi. Masyarakat diimbau mendaftar terlebih dahulu sesuai jadwal yang tersedia sebelum hadir di lokasi untuk memfasilitasi protokol kesehatan. Syarat dan ketentuan lainnya untuk sentra vaksinasi GoTix dan Ditlantas Polda Metro Jaya adalah:

  • Berusia lebih dari 18 tahun
  • Sudah mendapatkan vaksin pertama dan kedua
  • Sudah mendapatkan e-ticket vaksin ke-3 di aplikasi PeduliLindungi
  • Jarak pemberian vaksin booster minimal 6 bulan dari dosis ke-2

Khusus pada hari Sabtu dan Minggu, sentra vaksinasi juga dibuka untuk pelaksanaan vaksin pertama dan kedua untuk anak-anak berusia 6-12 tahun. Untuk memastikan setiap persyaratan, akan dilakukan proses skrining kesehatan sebelum proses pemberian vaksin.

Saat acara peresmian Sentra Vaksinasi GoTix dan Ditlantas Polda Metro Jaya di Senayan Park (3/3), Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Pol. Sambodo Yugo Purnomo menyampaikan, Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada Loket.com dan Gojek atas kerja samanya, agar gerai di Senayan Park ini bisa terlaksana. Sentra ini ditujukan kepada seluruh masyarakat yang pendaftarannya secara online melalui Loket.com, dimana pengunjung dapat memilih waktu, hari dan tanggal. Selama satu bulan penuh, setiap hari kita menyediakan 300-500 vaksin booster. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendapatkan vaksin booster dengan mendaftar terlebih dahulu secara online lewat Loket.com dan mengecek tiket untuk mendapatkan vaksinasi booster di aplikasi PeduliLindungi. Mudah-mudahan dengan upaya ini kita bisa membantu Pemerintah untuk mengendalikan angka COVID-19 khususnya varian Omnicron.“

Dalam mendorong masyarakat #BangkitBersama, Gojek dan ekosistemnya telah secara proaktif berpartisipasi mendukung pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi COVID-19. LOKET, perusahaan teknologi manajemen event terpercaya bagian dari ekosistem Gojek juga menjadi mitra resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak 2021 sebagai platform pendaftaran dan penjadwalan vaksinasi COVID-19 di Indonesia.

Kerjasama ini sukses hadirkan puluhan sentra vaksinasi, dengan lebih dari ratusan ribu peserta vaksinasi melakukan registrasi dan penjadwalan daring melalui layanan Loket.com dan GoTix. Dengan teknologi ini, masyarakat termudahkan dengan sistem registrasi satu pintu secara online untuk mengatur jam kedatangan serta lokasi vaksin, sehingga proses vaksinasi berjalan nyaman dan tertib. 

Intip Perbandingan Hasil Kamera realme 9 Pro+ VS Flagship Lain

hasil kamera realme imx766

tabloidpulsa.id – Hari ini, tanggal 7 Februari 2022, kita semua diberi kesempatan untuk bisa melihat dan membandingkan sendiri hasil kamera ponsel realme yang akan segera diluncurkan, 9 Pro+. Sampai jam 23.59 nanti malam, Anda bisa menilai sejauh mana kemampuan sensor IMX766 + OIS yang disematkan di ponsel realme terbaru tersebut, melalui sebuah tautan khusus.

Sensor Sony IMX7966 yang dilengkapi dengan teknologi OIS di atas kertas mampu menangkap cahaya lebih baik, termsuk di situasi yang kurang memungkinkan, semisal kondisi low light atau pencahayaan yang rendah. Semisal saat matahari terbit, terbenam, atau lampu-lampu temaram di pinggir danau.

Untuk membuktikan performa kamera flagship realme 9 Pro+ dalam kondisi low light tersebut, Anda bisa mengakses link berikut https://bit.ly/realmecameralab. Hanya speanjang hari ini saja.

Sony IMX766 sendiri memiliki ukuran sensor yang lebih besar ketimbang seri terdahulunya yakni IMX689. Dengan ukuran sensor yang lebih besar, maka asupan cahaya yang masuk menjadi lebih banyak dan mengakomodir besaran megapiksel lebih tinggi. Dengan begitu, kamera realme 9 Pro+ mampu menghasilkan foto low light dengan lebih terang, tajam dan memberikan detail di setiap bagian terkecil pada sebuah foto.

Sensor kelas flagship ini juga lebih maksimal pada penggunaan algoritma HDR dasar. Pada kondisi low light, sensor ini mampu mengoreksi white balance lebih baik ketimbang sensor sebelumnya yang cenderung menjadikan foto tampak lebih menguning.

Foto di bawah ini diambil dengan kondisi dibawah 100 lux (satuan tingkat kecerahan cahaya). Pada foto tersebut, bisa dilihat bagaimana hasil kamera realme 9 Pro+ lebih cerah ketimbang smartphone flagship lainnya. Ketika diperbesar, foto tersebut juga tampak lebih jernih dengan tingkat ketajaman yang lebih baik.

Disclaimer: Smartphone yang menggunakan Sony IMX766 hanya Xiaomi 12, adapun Google Pixel 6 dan Xiaomi 12 belum beredar di pasar Indonesia.

Nawa Cahaya, Kerja Bareng realme & National Geographic Indonesia

nawa cahaya realme

tabloidpulsa.id – Salah satu kemampuan produk realme yang sebentar lagi bakal hadir, realme 9 Pro+ adalah menangkap cahaya mendekati pengalaman mata telanjang manusia. Nah kemudian realme mencoba membuktikan hal ini dengan menggandeng sejumlah fotografer profesional dari National Geographic Indonesia, yang mengabadikan keindahan cahaya di 9 lokasi unik di Indonesia, dalam sebuah program Nawa Cahaya: Capture the Unique Lights of Indonesia.

Nawa Cahaya sendiri berarti sembilan cahaya, yang merepresentasikan sembilan destinasi yang memiliki keunikan cahaya dari barat ke timur Indonesia, diantaranya Kawah Putih Ciwidey di Jawa Barat; Kawah Ijen, Kayangan Api, dan Air Terjun Toroan di Jawa Timur; Gua Berlian di Sulawesi Tengah; Pantai Balik Gunung di Pulau Weh, Aceh; Danau Kelimutu di Nusa Tenggara Timur; Gua Jomblang di Daerah Istimewa Yogyakarta; dan Danau Semayang di Kalimantan Timur.

Para fotografer National Geographic Indonesia berkunjung ke sembilan destinasi untuk mengabadikan potret cahaya unik menggunakan realme 9 Pro+. Kedelapan fotografer profesional yang berpartisipasi dalam program ini dan sekaligus menguji kebolehan kamera realme 9 Pro+ yakni Didi Kaspi Kasim, Rendra Kurnia, R. Berto Wedhatama, Josua Marunduh, Azwar Ipank, Valentino Luis, Dwi Oblo, dan Budiono

Eksplorasi foto Nawa Cahaya: Capture the Unique Lights in Indonesia menjawab permasalahan akan keindahan destinasi yang sebelumnya hanya bisa dinikmati oleh mata telanjang, namun sulit untuk diabadikan dengan sempurna oleh kamera smartphone. Hal ini menandakan lompatan besar yang sekali lagi dilakukan realme sebagai merek tech trendsetter.

“Melalui perjalanan ini, realme mengajak anak muda agar berani menaklukan tantangan, menembus batas dan menjelajahi tujuan tak terhingga untuk memotret cahaya dalam kegelapan. Bersama dengan para fotografer profesional ini, realme menguji batasan smartphone, menaklukkan dan menangkap potret cahaya alami di Indonesia menggunakan realme 9 Pro+, flagship in mid-range,” kata Palson Yi, Marketing Director realme Indonesia.

realme 9 Pro Series sengaja diciptakan untuk memenuhi kebutuhan anak muda Indonesia dalam mengabadikan cahaya melalui flagship kamera yang dimiliki oleh smartphone ini. realme 9 Pro+ hadir dengan dukungan sensor kamera flagship Sony IMX766 yang dilengkapi dengan OIS agar proses pengambilan gambar lebih stabil sehingga foto yang dihasilkan kaya akan detail dan tajam. Untuk melihat hasil foto dari perjalanan Nawa Cahaya: Capture the Unique Lights in Indonesia menggunakan realme 9 Pro+, Anda bisa berkunjung ke tautan https://bit.ly/realme9lights.

Editor's Pick

Review