Home Blog Page 46

Galaxy AI dan Gemini di Galaxy Z Series Bantu Produktivitas Semua Kalangan

tabloidpulsa.id – Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) kini semakin meluas di Indonesia.

Berdasarkan riset Kantar, 59% masyarakat telah mencoba teknologi ini untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja, belajar, hingga berkarya.

Menjawab tren tersebut, Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 dengan inovasi Galaxy AI dan integrasi Google Gemini.

Kolaborasi keduanya dirancang untuk membantu setiap generasi — dari Gen Z, Milenial, hingga Gen X — agar lebih produktif, efisien, dan kreatif dalam keseharian.

Galaxy AI dan Gemini: Asisten Digital yang Kian Personal

Kehadiran Galaxy AI telah terbukti memberikan dampak nyata dalam mendukung produktivitas pengguna.

Riset menunjukkan, 78% pengguna Samsung telah memanfaatkan fitur AI dalam rutinitas harian mereka.

Kini, Samsung melangkah lebih jauh dengan menghadirkan sinergi antara form factor revolusioner Galaxy Z Series dan kecerdasan adaptif Galaxy AI serta Google Gemini.

Hasilnya, setiap pengguna bisa bekerja, belajar, dan berkarya dengan cara yang lebih cerdas dan intuitif.

“Komitmen kami di Samsung adalah membuka potensi setiap generasi — dari Gen Z yang dinamis hingga Gen X yang berpengalaman — melalui teknologi yang lebih cerdas dan personal. Melalui integrasi Galaxy AI dan Gemini di Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7, kami menciptakan simbiosis sempurna antara kecerdasan dan fleksibilitas,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Menurut Ilham, 9 dari 10 pengguna Galaxy Z Series telah merasakan manfaat langsung dari Galaxy AI dan Gemini dalam menunjang aktivitas produktif mereka.

AI untuk Produktivitas Semua Generasi

Samsung memahami bahwa setiap generasi memiliki kebutuhan dan cara berbeda dalam memanfaatkan teknologi.

Karena itu, pengalaman Galaxy AI dan Gemini dihadirkan secara inklusif untuk semua kalangan.

Riset Kantar mengungkap, 74% Gen Z menggunakan AI untuk ekspresi diri dan kreasi konten, sementara 80% Milenial dan Gen X memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi harian.

“Setiap generasi punya kebutuhan berbeda terhadap AI, tapi tujuannya sama: mencari efisiensi, kemudahan, dan hasil terbaik. AI kini menjadi teknologi inklusif yang menghubungkan semua generasi,” ujar Ummu Hani, Director Kantar Indonesia.

Dengan Galaxy Z Series, Samsung menghadirkan perangkat yang tidak hanya canggih, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan cara pengguna memanfaatkan AI dalam rutinitas harian.

Galaxy Z Fold7: Ruang Kerja Cerdas untuk Profesional

Bagi Milenial dan Gen X yang terbiasa multitasking, Galaxy Z Fold7 menawarkan ruang kerja tanpa batas.

Layar besarnya memungkinkan pengguna membuka hingga tiga aplikasi sekaligus, sembari mengakses Gemini untuk bertanya, merangkum dokumen, atau mencari referensi tanpa meninggalkan aplikasi utama.

Riset Kantar juga mencatat, 62% pengguna AI memanfaatkannya untuk merangkum konten dan laporan, menjadikan Galaxy AI dan Gemini solusi efisien untuk pekerjaan yang menuntut produktivitas tinggi.

Galaxy Z Flip7: Partner Kreatif Gen Z

Sementara itu, Galaxy Z Flip7 menjadi partner ideal bagi Gen Z yang hidup dengan kreativitas dan spontanitas.

Dengan fitur Gemini Live di Cover Screen, pengguna bisa mengakses AI bahkan sebelum membuka ponsel.

Ditambah FlexCam dan AI Editing Tools, konten bisa langsung direkam, diedit, dan dipoles dengan efek unik hanya dalam hitungan detik.

Menariknya, 75% pengguna AI kini memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kualitas foto dan video — menjadikan Galaxy Z Flip7 pilihan ideal bagi kreator muda masa kini.

Privasi dan Keamanan Data Tetap Terjaga

Kemajuan AI seringkali disertai kekhawatiran soal privasi data. Namun, Samsung dan Google memastikan keamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama.

“Seiring Gemini menjadi semakin personal, kami tetap berkomitmen menjaga privasi dan keamanan pengguna. Faktanya, 80% pengguna Android di Indonesia merasa aman terhadap perlindungan anti-malware di perangkat mereka,” jelas Denny Galant, Country Head of Android Platforms & Ecosystems, Google Indonesia.

Google menerapkan sistem keamanan berlapis, memastikan data pengguna tersimpan secara anonim dan sepenuhnya berada di bawah kendali pemilik perangkat.

Pendekatan ini menjaga keseimbangan antara kemajuan AI dan perlindungan data pribadi.

Wujudkan Produktivitas Tanpa Batas dengan Galaxy Z Series

Rasakan pengalaman produktivitas paling cerdas dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 yang didukung Galaxy AI dan Gemini.

Dapatkan penawaran spesial hingga 31 Oktober 2025 dengan total benefit senilai hingga Rp5 juta, termasuk cashback, program PWP, dan akses gratis Google AI Pro selama enam bulan.

Anda juga bisa menikmati cicilan mulai Rp1 jutaan per bulan di berbagai mitra penjualan resmi Samsung.

  • Galaxy Z Flip7 hadir dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000)
  • Pilihan warna: Blue Shadow, Jet Black, Coral Red, serta Mint (online exclusive)

Dengan perpaduan Galaxy AI dan Gemini, Samsung Galaxy Z Series bukan sekadar perangkat lipat premium, melainkan asisten cerdas yang memahami kebutuhan setiap generasi.

Dari profesional hingga kreator muda, semua bisa bekerja, belajar, dan berkarya dengan lebih efisien, aman, dan kreatif.

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 membuktikan bahwa masa depan produktivitas ada di tangan kita — berkat kekuatan AI yang benar-benar adaptif dan personal.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Pilih Mana, Infinix XPAD 20 Pro atau Huawei MatePad SE 11?

Adu Fitur Infinix XPAD 20 Pro vs Huawei Matepad 11 SE

tabloidpulsa.id – Tablet kelas menengah kini makin inovatif, menghadirkan fitur bukan sekadar angka spesifikasi, melainkan pengalaman nyata yang nyaman, andal, dan sesuai gaya hidup modern.

Dalam lanskap persaingan ini, Infinix XPAD 20 Pro menjadi penantang baru bagi Huawei MatePad SE 11, membawa berbagai peningkatan yang layak untuk dipertimbangkan. Berikut empat alasan utama mengapa keduanya patut dilirik, serta poin-poin pembeda penting.

Performa: Responsif untuk Aktivitas Padat

Infinix XPAD 20 Pro ditenagai chipset MediaTek Helio G100 Ultimate serta RAM 8 GB, menawarkan performa gesit untuk multitasking, editing dokumen, hingga gaming ringan tanpa hambatan berarti. Chipset ini dirancang dengan optimasi untuk performa gaming dan produktivitas, memberikan keunggulan lebih dibandingkan Kirin 710A pada Huawei MatePad SE 11 yang lebih fokus pada efisiensi penggunaan harian dan dibekali RAM 6 GB. Dampaknya, aplikasi berat dan perpindahan antar-aplikasi terasa lebih lancar di XPAD 20 Pro.

Layar: Lebih Lega dan Halus

XPAD 20 Pro hadir dengan layar IPS LCD 12 inci resolusi 2K (2000×1200 piksel), refresh rate 90Hz, dan tingkat kecerahan 450 nits. Layar lebih besar dan refresh rate yang lebih tinggi memastikan tampilan animasi, scrolling, hingga gaming terasa mulus dan nyaman, baik di dalam maupun luar ruangan. Sebagai perbandingan, Huawei MatePad SE 11 menawarkan layar 11 inci Full HD+ (1920×1200 piksel), 60Hz, dan 400 nits. Keduanya sama-sama sudah bersertifikasi TÜV Rheinland untuk perlindungan mata, namun XPAD 20 Pro lebih modern secara visual dan pengalaman.

Konektivitas & Baterai: Siap Online Kapan Saja

Keunggulan berikutnya ada pada fleksibilitas konektivitas. XPAD 20 Pro sudah mendukung WiFi+4G, sehingga bisa online di mana pun tanpa ketergantungan pada hotspot. Baterai 8.000 mAh memberikan waktu pakai seharian, sedikit lebih tinggi dari kapasitas 7.700 mAh di Huawei MatePad SE 11 yang unggul dalam pengisian cepat 22,5W (Infinix 18W). Keduanya mengusung desain premium metal unibody dan empat speaker bertenaga, menjaga kenyamanan menikmati hiburan dan produktivitas sepanjang hari.

Harga & Value: Selisih Tipis, Fitur Melimpah

Di Indonesia, Infinix XPAD 20 Pro (8GB/128GB) dijual sekitar Rp2.799.000 dengan opsi 8GB/256GB seharga Rp2.999.000. Huawei MatePad SE 11 sendiri ada di kisaran Rp2.599.000. Selisih harga sekitar Rp200 ribuan, namun Infinix menawarkan performa lebih cepat, layar 90Hz, RAM lega, dan konektivitas mobile yang cocok untuk kebutuhan masa kini maupun ke depan. Huawei tetap menghadirkan nilai bagi yang mencari efisiensi dengan pengisian cepat.

Kesimpulan

XPAD 20 Pro layak menjadi pertimbangan utama untuk Anda yang menginginkan tablet serbaguna, mendukung produktivitas, hiburan, dan mobilitas dengan fitur kekinian. Sementara Huawei MatePad SE 11 tetap solid untuk penggunaan kasual dan kebutuhan pengisian daya cepat.​

Tentukan pilihan tablet sesuai kebutuhan harian Anda, apakah prioritas Anda performa penuh fitur, atau efisiensi dan kepraktisan penggunaan?

Dibekali Gemini AI, Galaxy Buds3 FE Jadi TWS Paling Worth It

Galaxy Buds3 FE Gemini AI

tabloidpulsa.id — Di tengah persaingan ketat pasar true wireless stereo (TWS), konsumen kini semakin selektif mencari perangkat audio yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman yang cerdas dan intuitif.

Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung Electronics Indonesia resmi menghadirkan Galaxy Buds3 FE, TWS terbaru dengan integrasi Gemini AI dan Galaxy AI yang menghadirkan pengalaman audio cerdas, praktis, dan personal di kelasnya.

“Galaxy Buds3 FE kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan pengguna akan perangkat audio yang pintar dan nyaman dipakai sehari-hari. Melalui integrasi Galaxy AI dan Gemini AI, kami memperkenalkan fitur seperti Gemini AI Quick Access untuk akses suara yang lebih mudah, serta Interpreter yang mampu menerjemahkan percakapan secara real-time. Semua ini dikemas dengan daya tahan baterai panjang, fitur Active Noise Cancellation yang optimal, dan desain tahan debu serta percikan air bersertifikasi IP54. Kami ingin teknologi audio cerdas dapat dinikmati lebih banyak orang untuk menunjang gaya hidup aktif dan produktif,” ujar Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Pengalaman Audio Cerdas dengan Galaxy AI dan Gemini AI

Samsung memahami bahwa pengguna modern menginginkan inovasi bermakna dalam setiap perangkat audio yang digunakan.

Karena itu, Galaxy Buds3 FE dibekali kemampuan Galaxy AI dan Gemini AI untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih interaktif dan personal.

Salah satu fitur unggulannya adalah Gemini AI Quick Access. Pengguna cukup mengucapkan “Hai Google” untuk langsung mengakses Gemini dari earbud, tanpa perlu menyentuh smartphone.

Fitur ini memudahkan Anda untuk memeriksa jadwal, menerjemahkan kalimat, atau mencari informasi cepat saat sedang bepergian.

Selain itu, ada pula fitur Interpreter dari Galaxy AI yang mampu menerjemahkan percakapan secara real-time langsung ke telinga pengguna.

Jadi, Anda bisa mendengarkan hasil terjemahan saat berbicara dengan klien luar negeri, menghadiri konferensi internasional, hingga liburan ke luar negeri tanpa harus terus melihat layar ponsel.

Dengan kombinasi Quick Access dan Interpreter, Galaxy Buds3 FE menghadirkan pengalaman audio berbasis AI yang benar-benar hands-free, praktis, dan cerdas.

Pengguna dapat tetap produktif dan terhubung kapan pun, di mana pun.

Desain Nyaman dan Daya Tahan Andal

Selain fitur AI, Galaxy Buds3 FE juga dirancang dengan memperhatikan kenyamanan dan ketahanan untuk pemakaian harian.

Ditenagai baterai 53mAh pada earbud dan 515mAh pada charging case, perangkat ini mampu bertahan hingga 30 jam pemutaran musik atau 18 jam panggilan dalam sekali pengisian penuh — ideal untuk menemani aktivitas sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya.

Desain ergonomis dan bobot ringan membuat Galaxy Buds3 FE nyaman digunakan saat bekerja, berolahraga, atau dalam perjalanan.

Ditambah fitur Active Noise Cancellation (ANC) yang mampu meredam kebisingan secara efektif, pengguna bisa tetap fokus mendengarkan musik, podcast, atau melakukan panggilan di lingkungan ramai.

Galaxy Buds3 FE juga telah mengantongi sertifikasi IP54, yang berarti tahan terhadap debu dan percikan air ringan.

Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir menggunakannya saat beraktivitas di luar ruangan atau saat cuaca tak menentu.

Harga Terjangkau dan Promo Menarik

Menariknya, meskipun dibekali fitur premium seperti ANC, integrasi AI, dan desain tangguh, Galaxy Buds3 FE tetap hadir dengan harga yang kompetitif.

Harga normal Galaxy Buds3 FE dibanderol Rp1.999.000, namun Anda bisa mendapatkan cashback Rp200.000 hingga 31 Oktober 2025, sehingga harga spesialnya menjadi hanya Rp1.799.000.

Anda bisa membeli Galaxy Buds3 FE secara offline di Samsung Store dan gerai resmi, atau online melalui www.samsung.com/id dan Samsung Official Store di berbagai e-commerce ternama.

Tersedia dalam dua pilihan warna elegan: Gray dan Black.

Galaxy Buds3 FE juga menjadi pasangan sempurna bagi smartphone Samsung Galaxy karena keduanya sama-sama mendukung Gemini AI dan Galaxy AI.

Dengan integrasi Gemini AI, Galaxy AI, fitur Active Noise Cancellation, daya tahan baterai panjang, serta harga yang ramah di kantong, Galaxy Buds3 FE hadir sebagai TWS paling worth it di kelasnya.

Jadi, jika Anda mencari TWS dengan pengalaman audio cerdas, praktis, dan nyaman untuk mendukung gaya hidup aktif, Galaxy Buds3 FE adalah pilihan terbaik yang benar-benar #MakinWorthIt.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Masuk Indonesia, Garmin fenix 8 MicroLED Bawa Terobosan Layar Terbaru

Garmin fenix 8 MicroLED

tabloidpulsa.idGarmin semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovasi smartwatch dengan meluncurkan seri terbaru dari lini jam tangan multisport GPS, fenix 8 MicroLED, yang kini resmi hadir di Indonesia.

Seri terbaru ini menandai tonggak baru dalam evolusi wearable, menghadirkan teknologi layar MicroLED pertama di dunia pada smartwatch.

“Banyak pengguna Garmin adalah individu yang mencintai tantangan, menjelajah alam, dan melampaui batas diri. Dengan fenix 8 MicroLED, kami ingin mendukung semangat itu. Teknologi MicroLED bukan sekadar peningkatan fitur, ini adalah lompatan besar di industri wearable. Dengan inovasi ini, pengalaman pengguna naik ke level yang belum pernah ada sebelumnya,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

Mengapa MicroLED Jadi Terobosan Besar?

Garmin menjadi pelopor pertama yang berhasil memproduksi massal layar MicroLED untuk smartwatch.

Integrasi MicroLED bukan hanya pencapaian di teknologi display, tetapi juga menunjukkan presisi tinggi dalam rekayasa dan integrasi sistem.

Proses produksinya melibatkan pemindahan ratusan ribu chip LED mikroskopik ke lapisan kendali layar dengan akurasi mikron.

Sedikit kesalahan saja bisa menurunkan performa panel, sehingga dibutuhkan ketelitian luar biasa.

Selain itu, modul MicroLED diuji ketat terhadap kelembaban, benturan, dan kondisi ekstrem di luar ruangan. Hasilnya, teknologi MicroLED menawarkan:

  • Kecerahan hingga 4.500 nits dengan lebih dari 400.000 LED individual, menjamin visibilitas optimal di bawah sinar matahari.
  • Sudut pandang enam kali lebih lebar, menjaga tampilan tetap jelas dari sudut ekstrem hingga 60 derajat.
  • Rentang warna 15% lebih luas, menghadirkan reproduksi warna lebih kaya dan realistis.
  • Ketahanan tiga kali lebih tinggi, melindungi layar dari burn-in piksel dan kondisi ekstrem.
  • Desain tangguh dan elegan, ideal untuk penggunaan outdoor dan aktivitas ekstrem.

Dengan kombinasi kecerahan luar biasa dan detail visual memukau, fenix 8 MicroLED menjadi smartwatch dengan layar paling terang di dunia.

Dirancang untuk Setiap Petualangan

Sejalan dengan filosofi Garmin “engineered on the inside for life on the outside”, fenix 8 MicroLED hadir sebagai smartwatch multisport outdoor paling lengkap.

Dilengkapi fitur navigasi, kesehatan, dan kebugaran canggih, perangkat ini menjadi sahabat setia bagi atlet, penjelajah, dan profesional aktif.

Fitur unggulan fenix 8 MicroLED antara lain:

  • Garmin Fitness Coach & Triathlon Coach: program latihan adaptif sesuai target pengguna.
  • Endurance Score & Hill Score: menilai daya tahan dan performa menanjak.
  • Training Readiness, Training Status, Daily Suggested Workouts: panduan latihan adaptif harian.
  • PacePro, Visual Race Predictor & ClimbPro: strategi dan analisis performa lari.
  • Body Battery, ECG App & Sleep Coach: pemantauan kesehatan secara holistik.
  • Dynamic Round-Trip Routing, TopoActive Maps, SATIQ Technology, ABC Sensors: navigasi di segala medan.
  • Built-in LED Flashlight: mode strobo mengikuti cadence lari.
  • Garmin Messenger: mendukung panggilan suara antar pengguna.

Selain itu, fenix 8 MicroLED mendukung berbagai olahraga seperti lari, bersepeda, triathlon, ski, golf, diving hingga 40 meter, hingga surfing dengan integrasi Surfline Sessions.

Untuk penggunaan sehari-hari, pengguna bisa menikmati Smart Notifications, Spotify/YouTube Music, serta panggilan suara langsung dari jam tangan.

Desain Premium & Ketahanan Militer

Garmin fenix 8 MicroLED memadukan ketangguhan luar biasa dengan estetika premium khas lini fēnix.

Jam tangan ini dirancang untuk bertahan di lingkungan ekstrem, dari puncak gunung hingga dasar laut, tanpa mengorbankan kenyamanan maupun gaya.

Beberapa fitur desain tangguh meliputi:

  • Tombol anti-bocor dan tutup pelindung sensor berbahan logam
  • Bezel titanium ringan tapi kuat
  • Layar MicroLED 1,4 inci dengan kecerahan tinggi dan kejernihan optimal
  • Lensa safir anti-gores untuk visibilitas maksimal dalam kondisi ekstrem

Selain tampil tangguh, fenix 8 MicroLED telah teruji sesuai standar militer AS untuk ketahanan terhadap panas, guncangan, dan air, sehingga menjadi perangkat andalan bagi pengguna yang menuntut keandalan tinggi.

Harga dan Ketersediaan

Garmin fenix 8 MicroLED kini tersedia di Indonesia dengan harga Rp 35.429.000.

Produk ini dapat dibeli melalui Garmin Brand Store di seluruh Indonesia dan Garmin Official Online Store di Shopee, Blibli, Lazada, TikTok Shop, Eraspace, serta Tokopedia.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Langkah Nyata LG Dukung Perkembangan Industri dan Perdagangan Dalam Negeri

Lahkah Nyata LG Dalam Perkembangan Industri Dalam Negeri

tabloidpulsa.id — Dalam peringatan 35 tahun kiprahnya di Indonesia, LG Electronics Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi terhadap perkembangan industri dan perdagangan dalam negeri.

Melalui berbagai langkah strategis, LG tak hanya memperkuat bisnisnya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

“Langkah transformasi yang kami lakukan menjadi bukti bahwa penguatan organisasi dan semangat Life’s Good dapat berjalan seiring dengan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia, dalam acara refleksi 35 tahun LG di Jakarta (20/10).

Pabrik Lokal dan Ekspansi Produksi untuk Indonesia dan Dunia

Seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat Indonesia, LG terus memperkuat struktur organisasinya di tanah air.

Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran dua fasilitas produksi di Tangerang dan Bekasi, yang menjadi pusat manufaktur untuk berbagai perangkat elektronik rumah tangga seperti kulkas, TV, dan monitor.

Kedua pabrik tersebut bukan hanya melayani kebutuhan pasar domestik, tetapi juga berperan penting sebagai basis ekspor ke berbagai negara.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah Indonesia, yang memungkinkan LG berkontribusi dalam pengembangan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Ha Sang-chul.

Integrasi Bisnis dan Pusat R&D di Indonesia

Sebagai bagian dari langkah LG dalam memperkuat industri dalam negeri, perusahaan ini juga telah mengintegrasikan seluruh fungsi bisnisnya di Indonesia.

Langkah tersebut meliputi penguatan kantor pusat pemasaran dan penjualan, perluasan layanan purna jual, serta pendirian pusat riset dan pengembangan (R&D) yang berfokus pada inovasi produk sesuai kebutuhan pasar lokal.

Dengan kelengkapan infrastruktur ini, LG menjadi satu-satunya perusahaan elektronik di Indonesia yang memiliki sistem bisnis terintegrasi sepenuhnya dan dikendalikan langsung dari dalam negeri.

Hal ini menjadikan LG sebagai contoh nyata dalam mendorong perkembangan industri dan perdagangan dalam Negeri yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Dorong TKDN dan Kembangkan Industri Pendukung

Dalam menjalankan operasionalnya, LG memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dan material lokal, yang secara langsung meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Tak hanya itu, perusahaan juga aktif menjalin kolaborasi dengan industri kecil dan menengah (IKM) di Indonesia, guna memperkuat rantai pasok nasional.

“Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya ekosistem industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal,” jelas Ha Sang-chul.

LG Loves Indonesia: Wujud Tanggung Jawab Sosial

Selain kontribusi ekonomi, LG juga aktif menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program LG Loves Indonesia, yang berfokus pada empat pilar utama:

  • LG Loves & Cares – membantu pemulihan pasca bencana alam.
  • LG Loves Children – mendukung kesejahteraan dan pendidikan anak-anak Indonesia.
  • LG Loves School – meningkatkan kompetensi siswa melalui teknologi.
  • LG Loves Green – berfokus pada upaya pelestarian lingkungan.

“Selama 35 tahun perjalanan LG di Indonesia, kami sangat mengapresiasi dukungan dan sinergi yang terjalin dengan pemerintah. Kami akan terus menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Ha Sang-chul.

Inovasi Berkelanjutan dan Pengalaman Konsumen yang Lebih Baik

Ke depan, LG berkomitmen untuk memperkuat bisnisnya melalui strategi berkelanjutan dengan menghadirkan inovasi produk berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) dan platform LG ThinQ.

LG juga akan memperluas jaringan distribusi online dan offline, agar masyarakat di seluruh Indonesia semakin mudah mengakses produknya.

Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan konsumen, LG terus mengembangkan Life’s Good Consumer Experience — sebuah inisiatif yang menghadirkan kesenangan dan nilai emosional dalam setiap interaksi pengguna dengan produk LG.

Dengan langkah-langkah nyata tersebut, LG menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perkembangan industri dan perdagangan dalam negeri, sekaligus menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Telkomsel Hadirkan iPhone 17 Series dengan Paket Bundling Halo+, Bayar 12 Bulan Bisa Dapat 24 Bulan

Paket bundling Telkomsel x iPhone 17

tabloidpulsa.id – Setelah periode pre-order yang disambut antusias oleh pelanggan, Telkomsel kini menawarkan produk terbaru Apple termasuk iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max. Pelanggan dapat melakukan pemesanan untuk model iPhone terbaru mulai 17 Oktober 2025. Untuk informasi lengkap mengenai harga dan ketersediaan, silakan kunjungi tsel.id/iPhone17.

Paket bundling Halo+ iPhone Bold 100k 24 Bulan hadir dengan ragam keuntungan, yakni:

  • Buy 12 Get 24. Cukup membayar 12 bulan bisa mendapatkan langganan 24 bulan.
  • Penawaran dari Halo+ dengan harga spesial Rp1.332.000 (termasuk pajak) dari harga normal Rp2.109.000.
  • Paket data 58 GB dan data eSIM 10 GB tiap bulan.
  • Kuota telpon 80 menit dan 80 SMS tiap bulan, yang dapat digunakan ke semua operator.
  • 1 Extra Benefit tanpa biaya tambahan untuk menikmati langganan layanan digital Disney+ Hotstar, Google Play Pass, Vidio, Capsyl, TREND, Noice, WeTV, Langit Musik Premium, atau Fita melalui tsel.id/halolifestyle.

Pelanggan dapat membeli di ragam channel pembelian, seperti GraPARI Kota Kasablanka Jakarta, GraPARI Mall Kelapa Gading Jakarta, Blibli offline store , Blibli.com, Digimap, Digiplus, Erafone, Hello Store, dan iBox dengan cara:

Channel pembelian offline:

  • Kunjungi tsel.id/iPhone17, pilih varian iPhone 17, dan pilih lokasi pembelian mitra offline pilihan Anda.
  • Kunjungi mitra offline dan beli iPhone 17 pilihan Anda.
  • Beli promo “Halo+ iPhone bold 100k 24 bulan bayar 12 bulan”.
  • Selesaikan pembayaran, dan nikmati bundling terbaru Telkomsel dengan Apple.

Channel pembelian online:

  • Kunjungi tsel.id/iPhone17, pilih varian iPhone 17, dan pilih lokasi pembelian di “Blibli.com”.
  • Pilih iPhone 17 pilihan dan pilih promo Telkomsel yang ada pada link produk.
  • Pilih promo “Halo+ iPhone bold 100k 24 bulan bayar 12 bulan”.
  • Selesaikan pembayaran di Blibli.com, dan nikmati bundling terbaru Telkomsel dengan Apple.

Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, mengungkapkan, “Promo paket bundling Halo+ iPhone Bold 100k 24 Bulan secara resmi Telkomsel hadirkan mulai hari ini. Kami harap seluruh pelanggan Telkomsel dapat memanfaatkan promo istimewa ini. Telkomsel berharap kehadiran paket bundling ini dapat menjadi solusi bagi seluruh pelanggan yang ingin memaksimalkan penggunaan iPhone terbaru mereka dengan dukungan jaringan Telkomsel.”

Untuk menambah keuntungan, pelanggan yang melakukan pembeliandi mitra penjualan seperti GraPARI Kota Kasablanka Jakarta, GraPARI Mall Kelapa Gading Jakarta, Blibli offline store, Erafone, Hello Store, dan iBox dapat menukarkan Telkomsel Poin untuk mendapatkan tambahan potongan harga hingga Rp2.000.000. Selain itu, tambahan benefit khususbagi pelanggan yang melakukan pembelian di GraPARI Kota Kasablanka Jakarta dan GraPARI Mall Kelapa Gading Jakarta (selama persediaan masih ada).

Semua rangkaian iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max telah didukung layanan eSIM Telkomsel yang memungkinkan akses ke jaringan 4G dan 5G tanpa kartu SIM fisik. Selain itu, kecanggihan lineup iPhone 17 juga semakin optimal dengan dukungan jaringan broadband 5G tercepat dan terluas milik Telkomsel yang memiliki lebih dari 3.000 BTS 5G Telkomsel di seluruh wilayah Indonesia.

Telkomsel Raih Dua Penghargaan di Bidang Automation dan AI

Telkomsel dua penghargaan AI

tabloidpulsa.id – Telkomsel kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin inovasi digital di kawasan Asia dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Asian Technology Excellence Awards 2025, sebuah program penghargaan regional yang mengapresiasi terobosan teknologi dan transformasi digital yang visioner di Asia-Pasifik.

Tahun ini, melalui gelaran Indonesia Technology Excellence Award yang berlangsung di Jakarta pada 9 Oktober 2025, Telkomsel dinobatkan sebagai pemenang atas dua kategori strategis di industri telekomunikasi:

  • Automation – Telecommunication: 1-Click! Making Procurement Faster, Smarter, and Simpler at Telkomsel
  • AI – Telecommunication: Ted – Telkomsel Enterprise Digital Account Manager

Penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian Asian Technology Excellence Awards yang diselenggarakan oleh Asian Business Review, melibatkan nominasi dari lebih dari 50 negara di kawasan Asia Pasifik. Setelah melalui proses evaluasi ketat dengan standar penjurian tinggi yang sama seperti edisi regional, Indonesia Technology Excellence Awards menilai kedua inovasi Telkomsel berhasil menghadirkan terobosan teknologi yang orisinal dan relevan, terbukti memberikan hasil nyata dan terukur, serta adaptif dan siap untuk berkembang lebih jauh.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan, “Pengukuhan ini mencerminkan semangat Telkomsel untuk terus menghadirkan layanan beyond connectivity dengan solusi digital yang inovatif dan berdaya guna. Melalui 1-Click!, kami berhasil mentransformasi proses pengadaan menjadi lebih cepat dan efisien, sementara Ted menjadi bukti pemanfaatan teknologi AI untuk menciptakan pengalaman B2B yang lebih cerdas dan interaktif. Kami berharap inovasi ini bisa semakin memperkuat ekosistem digital Indonesia sekaligus menginspirasi kemajuan yang berarti, baik di tingkat nasional maupun regional.”

Mulai dari proses pengadaan terintegrasi berbasis automation hingga pemanfaatan Generative AI untuk interaksi B2B yang lebih cerdas, berikut tentang kedua inovasi Telkomsel yang memenangkan Indonesia Technology Excellence Award:

  • 1-Click! Procurement Intelligent Process Orchestration

Platform ini mengintegrasikan automation, AI, dan iBPM untuk menyederhanakan proses pengadaan end-to-end melalui satu portal terpadu, sehingga memungkinkan efisiensi biaya dan meningkatkan produktivitas. Dengan lebih dari 75.000 transaksi per tahun, 1-Click! telah menghemat 15,4 FTE (setara Rp8,2 miliar per tahun), mencatat tambahan penghematan Rp28 miliar melalui AI-powered cost estimation, dan memangkas waktu siklus pengadaan hingga 25%.

  • Ted – Telkomsel Enterprise Digital Account Manager

Sebagai salah satu solusi Generative AI pertama di Indonesia untuk segmen B2B, Ted menghadirkan pengalaman interaktif berbasis metahuman dan chatbot yang dalam satu tahun terakhir terbukti mampu menangani 13.000 pertanyaan pengguna di website serta 22.000 percakapan di event offline. Ted berhasil meningkatkan produktivitas tim dan menciptakan pengalaman bisnis yang lebih engaging melalui insight dan data yang tajam, sehingga mampu mendeteksi potensi bisnis dengan cepat dan meningkatkan konversi marketing lead.

Asian Technology Excellence Awards merupakan ajang penghargaan bergengsi yang digelar oleh Asian Business Review untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang berada di garis depan inovasi teknologi di Asia. Dengan cakupan nominasi lintas negara dan kategori teknologi yang luas, penghargaan ini menjadi tolok ukur prestasi digital yang mendorong transformasi industri di kawasan.

Informasi selengkapnya mengenai ajang penghargaan ini dan daftar pemenangnya dapat diakses melalui laman asianbusinessreview.com/event.

Membongkar Teknologi AC TCL Berteknologi Tinggi di Wuhan

Pabrik TCL Wuhan

tabloidpulsa.id – TCL Air Conditioner (AC) menegaskan keseriusan TCL dalam menggarap pasar Indonesia dengan memamerkan teknologi manufaktur mereka di Pabrik TCL Wuhan. Hal ini bertepatan dengan pengumuman pencapaian global TCL AC, yang menurut laporan terbaru dari firma riset independen Sunpower Consulting Group, menempatkan TCL Fresh Air Air Conditioner di peringkat No. 1 dunia dalam penjualan pada tahun 2024.

“Kami sangat bangga TCL Fresh Air AC berhasil meraih posisi No. 1 di dunia. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kekuatan inovasi teknologi kami, tetapi juga komitmen kami untuk menghadirkan udara yang lebih segar, sehat, dan pintar bagi setiap rumah tangga di dunia,” ujar Evan Tang, CEO TCL Indonesia.

Pabrik di Wuhan, yang diresmikan pada 28 Maret lalu, merupakan bukti nyata komitmen TCL terhadap manufaktur cerdas dan ramah lingkungan. Dengan investasi sebesar 3,42 miliar yuan dan area seluas 585 mu (sekitar 1.000 hektar), basis produksi ini dirancang sebagai fasilitas terdepan yang mengintegrasikan manufaktur cerdas, R&D teknologi, logistik pintar, dan aplikasi digital.

Pabrik tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 6 juta unit AC. Berkat integrasi teknologi digital twin melalui sistem smart park dan platform 6+1 Industrial Internet, efisiensi produksi meningkat sebesar 15%. Pabrik ini memiliki 16 “pabrik gelap” dan laboratorium canggih, yang memungkinkan operasi otomatis 24/7 dan manajemen digital. Salah satu fitur paling revolusionernya adalah lini produksi khusus pertama di dunia untuk AC segar bebas debu.

General Manager TCL AC, Xin’an Li, menegaskan Sejak resmi memasuki industri pendingin udara pada tahun 1999, TCL Air Conditioning telah dengan berani mengeksplorasi teknologi dan pasar. Tak hanya itu, Li Xin’an juga menyoroti tiga masalah utama yang sering dihadapi pengguna AC dan bagaimana TCL mengatasinya.

“Dalam penggunaan sehari-hari, pengguna biasanya menghadapi tiga masalah utama terkait AC,” ujar Mr. Li. “Pertama, mereka khawatir dengan kualitas udara dan kesehatan; kedua, mereka khawatir dengan efisiensi energi dan konsumsi daya; dan ketiga, mereka khawatir dengan integrasi teknologi dan fitur baru yang memenuhi kebutuhan yang sebelumnya belum terpenuhi,” ujarnya.

Menanggapi kebutuhan tersebut, TCL secara konsisten berinovasi. Sejak merilis Strategi Udara Segar Global pada tahun 2021, TCL telah menciptakan produk unggulan seperti FreshIN 3.0 yang inovatif. Produk ini meraih pengakuan global dengan memenangkan “Smart Fresh Air Technology Innovation Award” di ajang CES 2025.

Melanjutkan inovasi tersebut, pada tahun 2024 TCL memperkenalkan FreshIN C7, generasi kelima dari lini andalan FreshIN, yang menghadirkan pengalaman udara segar lebih optimal dengan desain modern dan fitur pintar terbaru.

Komitmen terhadap Manufaktur Hijau dan Strategi Pasar Indonesia

Pabrik ini menonjolkan fitur ramah lingkungan, salah satunya melalui instalasi panel surya seluas 94.800 m² yang menghasilkan 9 juta kWh listrik per tahun, membantu mengurangi emisi karbon dioksida secara signifikan.

Selain itu, pabrik ini menerapkan konsep “pabrik bebas limbah” (zero-waste factory) yang mencapai nol emisi karbon, nol limbah industri, nol emisi gas buang, dan nol pemborosan air, menggunakan sistem seperti daur ulang air pintar sponge city.

Di Balik Layar Inovasi: Laboratorium dan Teknologi Canggih

Setiap produk AC TCL diuji untuk memenuhi standar kualitas global. Proses pengujian dimulai dari simulasi termodinamika untuk mengoptimalkan desain, dilanjutkan dengan serangkaian pengujian ketat seperti uji kinerja, kebisingan, dan daya tahan.

Proses ini tidak berhenti setelah produksi massal. Sampel produk dari jalur produksi diuji secara acak di laboratorium kendali mutu untuk memastikan konsistensi dan standar kualitas yang tinggi.

“Kami memiliki tata letak yang jelas untuk pasar Indonesia,” ucap Mr. Li.

Lebih lanjut, sambungnya TCL telah melokalisasi produksi AC residensial di Indonesia dan tengah mempertimbangkan untuk melakukan hal yang sama pada produk komersial.

“Ini adalah langkah strategis kami dalam menghadapi lanskap perdagangan internasional yang kompleks,” ujar Xin’an Li. “Dengan memproduksi secara lokal, kami dapat menyediakan produk yang lebih berkualitas dan hemat biaya untuk masyarakat Indonesia”.

Produk andalan TCL di Indonesia saat ini adalah Gentle Cool Pro Series, yang diluncurkan pada Agustus 2025. AC ini dirancang khusus untuk pasar Indonesia dengan fitur-fitur seperti konektivitas WiFi, teknologi AI+inverter hemat energi, aliran udara lembut, dan filter kesehatan 6-in-1, menawarkan pengalaman yang ditingkatkan secara menyeluruh bagi pengguna.

2 Hari Tanpa Charger Bersama OPPO A6 Pro di Panasnya Jakarta

OPPO A6 Pro 2 Hari Tanpa Charger

tabloidpulsa.id – Cuaca di wilayah pantai utara (pantura) Jawa akhir-akhir ini kurang bersahabat. Pada pertengahan Oktober 2025, khususnya pada tanggal 12 hingga 20 Oktober, suhu panas ekstrem melanda sejumlah daerah, termasuk Jakarta dan Bekasi. Suhu udara siang hari berkisar 33–35°C, disertai kelembapan tinggi yang membuat aktivitas luar ruangan terasa lebih berat dari biasanya. Fenomena cuaca panas ini menjadi momentum yang menarik bagi tim PULSA ID untuk menguji ketahanan baterai OPPO A6 Pro 5G, smartphone terbaru berkapasitas 7.000 mAh, dalam aktivitas dua hari penuh tanpa pengisian daya ulang dan tanpa membawa charger.

OPPO A6 Pro 5G Bawa Baterai Besar dan Performa Andal

OPPO A6 Pro hadir sebagai perangkat terbaru di lini menengah yang menonjolkan efisiensi daya dan pengalaman visual modern. Ponsel ini dilengkapi baterai 7.000 mAh dan sistem operasi ColorOS 15, yang dikenal memiliki manajemen daya efektif. Kombinasi keduanya menjadi kabar baik bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan tinggi tanpa harus sering mengisi daya.

Secara spesifikasi, OPPO A6 Pro 5G dibekali layar AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz, memberikan pengalaman visual halus dan imersif. Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 6300 untuk performa stabil saat menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari browsing hingga gaming. Kamera utamanya beresolusi 50MP dengan dukungan OIS, sementara RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB membuat perangkat ini terasa ideal bagi pengguna aktif.

Hari Sabtu: Pengisian Daya Penuh dan Aktivitas Multimedia

Eksperimen dimulai pada 18 Oktober 2025 pukul 17.13 WIB, setelah ponsel diisi daya hingga penuh. Setelah memasang kartu SIM utama dan menginstal aplikasi dasar, perangkat langsung digunakan untuk pengujian performa melalui GeekBench dan AnTuTu, serta aktivitas hiburan seperti menonton anime di Bstation dan mendengarkan podcast di YouTube.

Menjelang malam, ponsel digunakan untuk berbelanja di minimarket sambil mendengarkan musik via YouTube Music dengan koneksi Bluetooth Enco Buds2. Sepanjang hari pertama, ponsel tidak dihematkan penggunaannya, layaknya penggunaan normal sehari-hari.

Hari Minggu: Uji Berat di Gaming dan Streaming

Pada hari Minggu, alias belum sampai 24 jam dari awal pengujian, penggunaan difokuskan pada aktivitas berat. Ponsel digunakan untuk bermain game Wuthering Waves, yang meski belum sepenuhnya optimal, tetap stabil dengan frame rate sekitar 30 fps. Setelah sesi game, perangkat digunakan untuk maraton serial Netflix, Splinter Cell: Deathwatch, hingga delapan episode, diselingi dengan aktivitas lain seperti makan siang dan berkomunikasi dengan keluarga.

Menjelang tengah malam, perangkat kembali digunakan untuk menonton anime simulcast di Bstation dan siaran langsung Serie A melalui Vidio mulai pukul 01.45 WIB pada tanggal 20 Oktober. Selama 24 jam lebih ini, ponsel tidak pernah dimatikan maupun diatur ke mode pesawat.

Hari Senin: Kantor, Panas, dan Kipas USB

Hari terakhir menjadi ujian ketahanan praktis. Dalam perjalanan dari rumah ke kantor sejauh 23 kilometer, OPPO A6 Pro 5G digunakan untuk mendengarkan musik via YouTube Music. Di ruang kerja yang masih terasa panas meskipun ber-AC, penulis menggunakan kipas angin mini berdaya USB yang dayanya sempat menurun hingga 67%.

Ponsel kemudian difungsikan sebagai power source melalui fitur reverse charging, untuk mengisi ulang kipas mini tersebut. Proses berlangsung mudah tanpa memerlukan pengaturan tambahan, cukup dengan menyambungkan kabel OTG, daya pun otomatis tersalur ke perangkat lain.

Hasil Pengujian dan Kesimpulan

Pada akhir pengujian, tepat pukul 17.13 WIB, 20 Oktober 2025, tersisa baterai sekitar 68%. Berdasarkan data statistik penggunaan, aplikasi YouTube menyedot daya terbesar yakni 51,42%, disusul oleh Wuthering Waves sebesar 19,41%, serta sistem launcher 7,22% dan aplikasi lainnya.

Berdasarkan estimasi perangkat, baterai masih mampu bertahan sekitar 20 jam 37 menit dalam mode bawaan (balance mode), atau bahkan lebih dari satu hari tambahan jika menggunakan mode hemat daya.

Hasil ini menunjukkan bahwa OPPO A6 Pro 5G bukan hanya mampu bertahan dua hari tanpa pengisian ulang, tetapi juga sanggup mengisi daya perangkat lain dengan efisien selama kondisi panas ekstrem.

Menarik, bukan? Nantikan pengujian berikutnya dari tim PULSA ID untuk melihat ponsel lain yang siap diuji daya tahannya.

iQOO Siapkan Z Series Terbaru dengan Chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo

iQOO Z10R MediaTek

tabloidpulsa.idiQOO kembali memanaskan persaingan di segmen smartphone kelas menengah dengan menyiapkan iQOO Z Series terbaru dengan MediaTek.

Produk ketiga dari lini Z Series ini dijadwalkan meluncur di Indonesia pada 23 Oktober 2025, dan akan menjadi perangkat iQOO pertama yang mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo.

Langkah ini sekaligus menandai babak baru bagi iQOO Indonesia yang selama ini identik dengan performa tinggi berbasis chipset Snapdragon.

Dengan hadirnya seri baru ini, iQOO ingin membuktikan kemampuan mereka dalam memaksimalkan potensi performa dari setiap komponen, termasuk dari platform MediaTek.

“Aspek performa memang menjadi keunggulan tersendiri dari semua smartphone iQOO. Tantangan kami adalah bagaimana mengeluarkan performa terbaik dari setiap komponen yang digunakan. Selain itu, daya tahan baterai, teknologi pengisian cepat, kapasitas penyimpanan, dan harga tetap menjadi perhatian utama bagi konsumen,” ujar Janardana Indratama, Product Manager iQOO Indonesia.

Fokus pada Performa dan Efisiensi

Dari berbagai bocoran yang diunggah melalui akun media sosial resmi iQOO Indonesia, iQOO Z Series terbaru dengan MediaTek akan tampil dengan desain belakang baru dan performa lebih efisien.

Chipset Dimensity 7360-Turbo diklaim membawa peningkatan signifikan dari seri sebelumnya, dengan arsitektur yang diadaptasi dari Dimensity 7300—chip populer di segmen harga Rp3–4 jutaan.

Hasil uji sintetis nantinya akan menjadi pembuktian sejauh mana tim iQOO mampu melakukan optimasi terhadap chipset baru ini, sekaligus menentukan seberapa besar peningkatan yang ditawarkan dibanding generasi sebelumnya.

Melanjutkan Tren Sukses Z Series

Sejak awal kemunculannya, lini iQOO Z Series dikenal sebagai smartphone berperforma tinggi dengan daya tahan luar biasa.

Pada Juni 2025, iQOO memperkenalkan iQOO Z10 yang hadir dengan baterai 7300mAh terbesar di Indonesia, serta dukungan Snapdragon 7s Gen 3 untuk performa gaming yang stabil.

Kesuksesan tersebut dilanjutkan oleh iQOO Z10 Lite pada Agustus 2025, yang membawa layar AMOLED 120Hz, baterai 6000mAh, fitur bypass charging, serta sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan maksimal.

Kini, melalui iQOO Z Series terbaru dengan MediaTek, iQOO tampaknya siap melanjutkan tradisi tersebut dengan peningkatan signifikan pada sisi performa, efisiensi daya, kecerdasan buatan (AI), kualitas kamera, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Peluncuran dan Informasi Terkini

Menariknya, beberapa pasar global seperti Rusia dan India sudah lebih dulu memperkenalkan iQOO Z10R 5G, namun varian yang akan hadir di Indonesia disebut-sebut akan memiliki perbedaan spesifikasi.

Karena itu, konsumen Tanah Air masih harus bersabar menantikan konfirmasi resmi dari iQOO Indonesia mengenai spesifikasi dan varian yang akan diluncurkan.

Untuk informasi terbaru mengenai peluncuran iQOO Z Series terbaru dengan chipset MediaTek, pengguna dapat mengikuti kanal resmi iQOO Indonesia di Instagram (@iQOOIndonesia), Facebook (iQOO Indonesia), dan YouTube (iQOO Official).

Jangan lewatkan juga kejutan menarik menjelang periode pre-order yang segera diumumkan dalam waktu dekat.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

Editor's Pick

Review