Home NEWS Satu Tahun Pemkab Buol dan Zenius Menuju Visi Pendidikan Berkualitas

Satu Tahun Pemkab Buol dan Zenius Menuju Visi Pendidikan Berkualitas

Pemkab Buol dan Zenius

tabloidpulsa.id – Sejak November 2022 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol dan Zenius, telah menjalin kemitraan strategis. Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh temuan Rapor Pendidikan 2021, yang menunjukkan capaian hasil belajar literasi dan numerasi siswa SD dan SMP di Kabupaten Buol yang berada di bawah kompetensi minimum. Kemitraan strategis ini dirancang untuk memberikan solusi holistik dan terarah guna menutup kesenjangan pendidikan dan meningkatkan kompetensi siswa dan guru.

Zenius dan Pemkab Buol telah melangsungkan beragam aktivitas pendidikan, termasuk pelatihan literasi dan numerasi untuk guru, penyediaan buku penunjang, dan perangkat ajar digital lewat aplikasi pembelajaran Zenius. Lebih dari 1.300 guru telah turut serta mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Zenius, baik secara daring maupun luring.

Setelah setahun berjalan, seluruh kegiatan yang dilangsungkan melalui kerja sama tersebut telah diikuti oleh 216 sekolah dan hampir 4.000 siswa. Lebih dari 1.300 guru dari 157 SD dan 62 SMP juga telah turut serta mengikuti pelatihan literasi dan numerasi yang dilaksanakan oleh Zenius, baik secara daring maupun luring.

Baca Juga:  Sambut Lebaran, Indosat Tambah Kapasitas Jaringan 4G Berkualitas Video

Hasilnya, skor kompetensi para guru yang sudah mengikuti pelatihan mengalami peningkatan sebesar 12,4%, dua kali lipat dari guru-guru yang tidak mengikuti pelatihan. Kenaikan ini diukur melalui tes literasi dan numerasi yang dilakukan pada bulan Mei dan November 2023, dengan rincian skor literasi naik sebesar 8,6% dan numerasi naik sebesar 7,1%.

Pj. Bupati Kabupaten Buol Drs. H. Muchlis, M.M.,mengatakan, “Kami bersyukur kerja sama ini bisa memberikan dampak positif terhadap pendidikan di daerah kami. Ini bukan sekadar tentang persiapan menghadapi ANBK, tetapi juga menciptakan pondasi yang kuat untuk literasi dan numerasi. Melalui rangkaian program, pelatihan, dan dukungan teknologi dari Zenius, kami bertekad membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan di Kabupaten Buol.”

Baca Juga:  Review OPPO Find N2 Flip: Flagship Lipat dengan 4 Faktor Kunci

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Drs. Abdullah Lamase, M.Pd.i., menambahkan, “Guru memiliki peran krusial dalam meningkatkan kompetensi siswa dan memperbaiki peringkat rapor pendidikan Buol. Kerja sama dengan Zenius memberikan metode terstruktur untuk guru-guru kami. Semoga dengan ini, para guru bisa mengintegrasikan metode pembelajaran baru di kelas dan menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan interaktif.”

Selain pelatihan dan tryout, Pemkab Buol juga menggandeng Zenius untuk memilih siswa/i yang layak untuk mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah SMA di Sekolah Islam Athirah, Makassar. Kolaborasi ini menjadi langkah proaktif dalam memberikan peluang pendidikan yang lebih luas dan memberdayakan potensi siswa/i di Kabupaten Buol.

Di sela-sela acara pemaparan satu tahun hasil kegiatan Zenius dan Kabupaten Buol, penghargaan juga diberikan kepada sekolah dan guru yang memiliki yang memiliki rata-rata progres tryout AKM tertinggi. Untuk kategori siswa, penghargaan diberikan kepada SDN 6 Bukal dan SMP Muhammadiyah Kodolagon. Sementara untuk kategori guru, penghargaan diberikan kepada SDN 8 Bokat dan SMPN 1 Biau. 

Baca Juga:  Ini Rahasia Lolos SNBT UTBK Menurut Survei Zenius

AVP Government Relations Zenius Mohamad Nurreza Rachman,mengatakan, “Melalui kolaborasi ini, kami berharap para guru dapat menggali pengetahuan, keterampilan, dan strategi baru yang efektif dalam mengajar literasi dan numerasi kepada siswa mereka. Dengan memperkuat kompetensi guru, lingkungan belajar yang lebih optimal akan terbentuk, dan siswa akan merasakan dampak positif yang nyata dalam perkembangan akademis mereka.”

Kabupaten Buol dan Zenius berharap untuk menciptakan generasi yang lebih baik dan berkelanjutan, melalui peningkatan kompetensi siswa dan guru. “Kami menyadari bahwa kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan mulai dari guru, sekolah, hingga pemerintah adalah kunci utama menuju perubahan pendidikan yang lebih baik. Bersama, kami yakin kami akan bisa menciptakan masa depan pendidikan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tutup Nurreza.

Previous articleTelkomsel dan WeTV Hadirkan Paket Langganan Eksklusif
Next articleErajaya Digital Resmikan Erafone & More di EDC PIK 2
Tech Reviewer, Journalist, Blogger, Traveling Enthusiast and Nature Lover. Pokoknya suka apa saja yang bisa menenangkan hati dan pikiran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here