Home REVIEW Review POCO M3: The Real Killer di Kelas Entry Level

Review POCO M3: The Real Killer di Kelas Entry Level

Review POCO M3

tabloidpulsa.id – Setelah di penghujung 2020 lalu menggebrak pasar smartphone Indonesia lewat “The Real Mid-range Killer” POCO X3 NFC. Kini membuka lembaran baru tahun 2021, brand yang menurut pengakuannya siap menjadi independen dan lepas dari Xiaomi ini kembali menghadirkan pilihan baru smartphone entry level  dengan merilis POCO M3.

Seperti para pesohornya, POCO M3 pun digadang-gadang siap ‘merusak’ pasar smartphone di tanah air lewat spesifikasi tangguh yang dibanderol ‘murah’. Bahkan, POCO M3 sendiri secara resmi didapuk sebagai “The New Entry-level Killer”.

Label ‘menyeramkan’ ini sejatinya membuat banyak kalangan bertanya-tanya, apa sih yang membuat POCO M3 ini beda dari produk sekelasnya? Penasaran kan, cek review POCO M3 berikut ini.

Desain Trendi

Apik dan keren, itulah kesan pertama melihat POCO M3 yang dikeluarkan dari kotak penjualannya. Konsep desain yang disajikan oleh smartphone ini berbeda dari smartphone entry level kebanyakan. Bisa jadi, inilah salah satu keunggulan yang coba ditampilkan POCO di produk anyarnya.

Jika di perangkat sekelasnya rata-rata menghadirkan konsep desain ala kadarnya, di POCO M3 ini justru kebalikannya. POCO benar-benar sangat memperhatikan sisi desain. Di bagia cover belakang, POCO M3 memiliki tekstur permukaan yang kesat layaknya kulit jeruk. Padahal, sejatinya cover yang melapisi bodi belakang merupakan plastik keras loh.

Untuk menghadirkan sensasi kulit jeruk ini, POCO menerapkan teknik khusus dan menghadirkan permukaan yang bebas dari bekas sidik jari (Anti Fingerprint). Jadi, untuk Anda dengan tangan yang mudah berkeringat tidak perlu takut lagi membuat bodi smartphone gampang kotor.

Selain tekstur kulit, cover belakang POCO M3 juga tambah lebih unik lagi dengan kehadiran kotak hitam yang hampir memakan ¼ bagian atas. Kotak hitam ini merupakan kompartemen kamera belakang, plus logo POCO yang bertengger dengan ukuran cukup besar.

Satu lagi yang tidak kalah menariknya dari sektor desain, ternyata POCO M3 ini punya bobot yang lumayan ringan loh. Berdasarkan data teknis, smartphone ini punya berat hanya sekitar 198 gram saja. Hal ini tentu saja membuat POCO M3 akan nyaman ditenteng kemana-mana. Bahkan, dengan panel kamera yang memiliki jonjolan kurang dari 1 milimeter membuat POCO M3 bisa dengan mudah dimasukan ke dalam kantong.

Tidak seperti kebanyakan smartphone entry level, POCO M3 ternyata didukung dual stereo speaker yang posisi corong audionya ada di bagian bawah dan atas bodi. Fitur ini tentu saja menjadi poin menarik yang patut dijadikan pertimbangan bagi konsumen.

Selain lubang speaker, POCO M3 juga meletakan audio jack 3.5mm di bagian atas loh. Posisi ini untuk sebagian kalangan tentu saja menguntungkan. Pasalnya, ketiga diletakan di kantong baju, Anda bisa menancapkan hedphone dengan mudah untuk mendengarkan musik favorit. Masih di bagian atas, ternyata POCO M3 juga menanamkan sejumlah sensor penting dan salah satunya adalah Infrared Blaster.

Seperti beberapa produk Xiaomi, kehadiran Infrared Blaster di POCO M3 pun dapat dimanfaatkan sebagai remote control perangkat elektronik rumah tangga. Misalnya untuk menyalakan AC, TV, Set-top box, Fan, DVD Player, Camera, Projector dan sebagainya. Untuk fungsi ini, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Mi Remote.

Sekarang bergeser ke bagian lain. POCO M3 meletakan tombol volume di bagian kanan bodi dengan posisi di atas panel sensor sidik jari (fingerprint). Panel sidik jari ini juga sekaligus sebagai tombol power/lock screen. Di sisi sebrangnya, Anda akan menemukan SIM Tray yang memiliki tiga tempat kartu (2 slot untuk SIM card dan 1 slot untuk microSD).

Sedangkan di bagian bawah, terdapat port pengisian daya berjenis USB Type-C dan di sebelahnya ada corong speaker. Terkait lubang speaker ini, ternyata POCO M3 punya kemampuan khusus dan mungkin masih banyak yang tidak mengetahuinya.

Kelemahan umum lubang speaker di kebanyakan ponsel adalah masuknya kotoran semisal debu, nah di POCO M3 ini ternyata ada fitur khusus yang dapat dimanfaatkan untuk membersihkan debu dari lubang speaker loh, dan di review POCO M3 ini kami juga mencoba kemampuan tersebut yang menurut kami cukup unik.

DotDrop Display

Selain tampilan bodi, POCO M3 juga secara khusus menghadirkan layar terbaik di kelasnya. Memiliki bentang 6.53 inci, layar smartphone ini sanggup menghadirkan tayangan konten multimedia yang maksimal. Apalagi, layar berjenis IPS LCD yang ditanamkan ke POCO M3 pun sudah memiliki resolusi Full HD+.

Jika dibanding smartphone sekelasnya, area layar di POCO M3 ini masih tergolong luas. Bezel di kiri dan kanan tipis, hanya sisi dagu yang masih agak sedikit tebal. Kombinasi ini menghadirkan rasio layar ke bodi yang mencapai 90,34%.

Tidak hanya luas, layar berkonsep DotDrop di perangkat ini pun dibekali sejumlah personalisasi yang dapat diterapkan untuk mendongkrak kinerja layar. Mulai dari pengaturan kekuatan brightness yang tetap bisa tampil prima meski digunakan di bawah sinar matahari, hanya dengan mengaktifkan opsi Sunlight mode. Hingga pengaturan Dark mode maupun pilihan Reading mode yang dapat memberikan kenyamanan ekstra bagi mata.

Selain mendapatkan sertifikasi dari TÜV Rheinland untuk perlindungan dari sinar biru yang merugikan mata, POCO M3 juga hadir dengan dukungan sertifikasi Widevine L1 demi pengalaman menonton konten di Netflix yang lebih nyaman karena bisa menikmati konten dengan resolusi tinggi.

Sebagai bonusnya, layar POCO M3 juga dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 3, yang akan memberikan ketenangan bagi pemilik karena perangkatnya terlindungi dari kecelakaan yang menyebabkan layar retak.

Performa Terbaik di Kelas Entry Level

Di pasaran tanah air, rasanya masih cukup jarang smartphone entry level yang menggunakan chipset kelas menengah seperti yang dibawa POCO M3. Ya, smartphone ini hadir dengan dukungan prosesor Octa-core dengan clock speed maksimal di angka 2.0GHz, yang bersumber dari chipset Snapdragon 662. Inilah salah satu poin penting yang membuat POCO M3 didapuk sebagai “The New Entry-level Killer”.

Chipset yang masih tergolong baru ini menawarkan kelebihan dalam hal efisiensi daya, menampilkan performa buas untuk menjalankan beragam fungsi ponsel, dan teknologi kecerdasan buatan terbaru untuk memaksimalkan kinerja secara keseluruhan.

Selama pengujian, akselerasi jeroan yang dibawa oleh POCO M3 ini mampu membuka dan mengganti aplikasi dengan lancar dan tanpa kendala. Kebetulan, POCO M3 yang PULSA uji merupakan varian dengan RAM 6GB LPDDR4x dan storage internal 128GB UFS 2.2.

Spesifikasi hardware yang dibawa POCO M3 ini memang bukan menjadi unggulan satu-satunya dalam menghadirkan kinerja yang mumpuni. Dukungan antarmuka MIUI 12 berbasis Android 10 yang dibalut POCO Launcher pun menjadi kunci utamanya.

Hanya saja, seperti yang sudah-sudah, antarmuka MIUI yang dijejalkan ke POCO M3 pun masih meninggalkan kesan kurang baik bagi para pengguna ponsel pintar pada umumnya. Yakni, karena keberadaan iklan yang kerap mengganggu kenyamanan tiap kali menelusuri aplikasi maupun fitur yang disediakan.

Meski secara teknis bisa disembunyikan bahkan dihilangkan, namun tetap saja iklan-iklan tersebut sedikit mengganggu kenyamanan.

Bagaimana dengan performa gaming? Nah ini nih yang pastinya menjadi pertanyaan para Fans POCO maupun Anda yang berniat membeli smartphone ini.

Dengan spesifikasi hardware yang dibawa oleh POCO M3, menjalankan game semacam AoV, Mobile Legends maupun Free Fire bukan lah suatu masalah. Untuk PUBG Mobile dan League of Legends: Wild Rift, Anda bisa menikmati tampilan grafis di level menengah dengan lancar.

Dukungan Game Turbo di perangkat ini juga setidaknya cukup mendongkrak kinerja keseluruhan sistem saat dipakai untuk bermain game. Hanya saja, di review POCO M3 ini kami mencoba salah satu game dengan spesifikasi cukup berat yakni Genshin Impact, dan ternyata tidak bisa dimainkan secara optimal.

Untuk yang masih penasaran dengan performa POCO M3 ini, di review POCO M3 ini kami juga melakukan uji benchmark menggunakan beberapa aplikasi. Berdasarkan benchmark AnTuTu versi 8.5.3, POCO M3 mengantongi skor yang hampir tembus 190 ribuan.

AI Triple Camera Kelas Menengah

Untuk kebutuhan foto maupun video, POCO M3 mempercayakannya pada tiga buah kamera di bagian belakang. Susunannya terdiri atas 48MP kamera utama yang berdasarkan data teknis memiliki ½” sensor size, 4-in-1 Super pixel dan punya aperture f/1.8.  Kamera ini cukup tangguh untuk menghasilkan jepretan berkualitas baik di kondisi terang maupun lowlight.

Selain kamera utama yang cukup powerful menghasilkan detil gambar dengan pewarnaan yang cerah, POCO M3 juga dilengkapi dua lensa tambahan yakni 2MP lensa macro dan 2MP depth sensor. Menurut kami, dua lensa ini sejatinya hanya sebagai pelengkap dan untuk memberikan tambahan fungsi eksplorasi bagi para pecinta mobile photography. Sementara di sisi depan, POCO M3 menyertakan kamera selfie 8MP.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kamera belakang POCO M3 ini sanggup menghasilkan jepretan dengan kualitas yang cukup baik. Bahkan, berdasarkan perbandingan dengan perangkat sekelasnya, detail foto yang dihasilkan POCO M3 ini menurut kami jauh lebih baik.

Untuk membuktikannya, di review POCO M3 ini kami mengambil sejumlah foto dengan menggunakan beberapa mode dan fitur kamera bawaan.

Indoor Auto
Oudoor Auto
Macro Mode

Hal ini tentunya tidak lepas oleh sokongan kecerdasan buatan yang tertanam di POCO M3. Selain itu, POCO juga cukup memanjakan para fans setianya dengan segudang fitur kamera yang menarik untuk dicoba. Di perangkat ini POCO juga menanamkan fitur pemrosesan foto yang beda dari lainnya, sebut saja Color Focus.

Fitur ini memungkinkan obyek bidikan akan terlihat tetap berwarna, sementara latar belakang (background) menjadi hitam-putih alias monochrome. Mirip fitur kamera yang belakangan ini banyak disediakan oleh smartphone kelas menengah ke atas.

Hanya saja, filter Color Focus di POCO M3 ini tidak terintegrasi langsung dengan mode kamera. Anda bisa menemukan Color Focus pada fitur editing foto bawaan, dan hanya berfungsi maksimal untuk foto orang loh ya. Di review POCO M3, kami mencoba fitur Color Focus yang terintegrasi dengan fungsi editing foto.

Tidak hanya itu, POCO M3 juga menyertakan sejumlah filter tambahan yang sebelumnya terdapat di produk mid-end, diantaranya filter Cyberpunk, Vivid, Gold Vibes dan sebagainya. Untuk Anda yang hobi mengeksplorasi foto, bisa banget mencoba filter-filter keren ini.

Untuk yang hobi foto lowlight, opsi Night Mode di POCO M3 pun bisa dimanfaatkan dengan baik. Detil foto terlihat cukup apik dan keren. Bahkan, Anda juga bisa menerapkan filter tambahan di hasil jepretan mode malam ini.

Night Mode Normal
Night Mode Cyberpunk

Selain foto, kamera POCO M3 juga mendukung pembuatan video timelapse tanpa membutuhkan perangkat atau aplikasi khusus, semua bisa diakses dari aplikasi kameranya. Begitu pula fitur Movie Frame membuat video yang diambil terasa sinematik dengan mengganti tampilannya. Dengan kata lain, setiap penggunanya bisa bebas berekspresi dalam mengabadikan momen seru.

Baterai 6000 mAh

Untuk mengakomodasi kebutuhan multimedia serta mendukung kinerja jeroan secara keseluruhan, POCO M3 ini mempercayakannya pada baterai berkapasitas 6000 mAh. Ukuran baterai ini terbilang sangat besar yang ditawarkan oleh smartphone entry level.

Dengan daya 6000 mAh dan dikolaborasikan sistem manajemen power yang cukup baik dari POCO M3, baterai ini mampu memberikan waktu operasional lebih dari satu hari loh. Selama review POCO M3, kami menggunakannya untuk browsing, main game, nonton YouTube dan sesekali melakukan komunikasi telpon.

Poin plusnya, POCO M3 juga ternyata didukung teknologi pengisian daya cepat 18W. Meski standar, namun lumayan bermanfaat untuk sedikitnya mempersingkat waktu pengisian daya via kabel USB Type-C. Satu lagi yang ternyata cukup menarik, di paket penjualannya POCO M3 menyertakan adaptor charger dengan kekuatan 22,5 Watt loh.

Kesimpulan

Untuk segmen pasar kelas pemula, kehadiran POCO M3 ini memang benar-benar memberikan opsi yang sangat menggiurkan. Dengan hanya merogoh kocek sebesar Rp 1.899.000 untuk varian RAM 4/64GB atau Rp 2.299.000 untuk POCO M3 RAM 6/128GB, Anda sudah bisa merasakan sensasi smartphone kelas menengah.

Bukan hanya dari sisi tampilan fisiknya saja yang memang terlihat sangat unik dan eye catching, namun performa daleman POCO M3 ini benar-benar mencerminkan label “The New Entry Level Killer”. Di sektor fotografi, smartphone ini pun masih mampu bersaing dengan smartphone di kelas menengah. Termasuk dukungan sumber power yang mumpuni.

Hanya saja, POCO masih menyisakan sejumlah sektor penting yang sejatinya bisa dimanfaatkan oleh para kompetitor untuk dapat menyaingi POCO M3, sebut saja teknologi layar yang masih perlu diperkaya dengan beragam personalisasi. Dan satu lagi, tidak didukungnya NFC sepertinya menjadi pertimbangan penting bagi kalangan tertentu, meski sejatinya raibnya fitur ini memang sangat sesuai dengan banderolan harga yang ditawarkannya.

Spesifikasi POCO M3:

Dimensi & Berat (mm&gram)162.3 x 77.3 x 9.6 mm/198 gram
SIM & JaringanDual SIM (Nano-SIM, dual VoLTE), 4G LTE/HSPA+/3G/2G
Sistem Operasi (OS)Android 10 + MIUI 12 (POCO Launcher 2.0)
Memori eksternalMicroSD up to 512GB
Layar inci – Tipe Screen6.53 inch IPS LCD DotDrop Display, Full HD+ (2340 x 1080 pixels),~394ppi; Aspect rasio 19,5:9, Corning Gorilla Glass 3, TÜV Rheinland Certificate, L1 Widevine Certificate
Prosesor/ CPUOcta-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver), Snapdragon 662 (11nm) / Adreno 610 GPU
RAM & Internal Storage6GB RAM LPDDR4X/ 128GB ROM UFS 2.2
Kamera (MP/fitur) belakang/depanBelakang (Triple): 48 MP, f/1.8, (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF + 2 MP, f/2.4, (macro) + 2 MP, f/2.4, (depth); LED flash, HDR, panorama Video: 1080p@30fps Depan: 8 MP, f/2.1, (wide), 1/4.0″, 1.12µm, Panorama Video:  1080p@30fps
Baterai jenis (jenis)Li-Po 6000 mAh (non-removable), 18W Fast charging, Reverse charging

Fitur Unggulan POCO M3:

Removable batteryTidakFingerprint (Side)Ya
MultitouchYaDual Kamera DepanTidak
Dual SIMYaMemory externalYa
3G HSDPAYaGyroscopeYa
4G LTEYaTriple Kamera BelakangYa
NFCTidak4K video recordingTidak
InfraredYaVideo playerYa
USB On-the-goYaMusic playerYa
GPSYaRadio FMYa

Kelebihan dan Kekurangan POCO M3:

KelebihanKekurangan
Snapdragon 662
Layar bersertifikat TUV Rheinland & L1 Widevine
Baterai 6000 mAh, 18W Fast charging
Triple Camera 48MP
Layar IPS LCD
Tidak ada NFC
Tidak 5G Ready  

Previous articleTab Belajar Elite, Tablet Terbaru ADVAN Berlayar Luas
Next articleUC Browser Luncurkan Versi Terbaru Dengan Peningkatan di Berbagai Aspek
Tech Reviewer, Journalist, Blogger, Traveling Enthusiast and Nature Lover. Pokoknya suka apa saja yang bisa menenangkan hati dan pikiran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here