tabloidpulsa.id – Di tengah persaingan smartphone flagship yang makin sengit, kamera Samsung Galaxy S Series tetap menjadi tolok ukur mobile photography dan videografi profesional.
Bukan sekadar soal megapiksel besar atau zoom ekstrem, Samsung konsisten membangun kepercayaan pengguna lewat inovasi kamera yang relevan, matang, dan terus berevolusi dari generasi ke generasi.
Keunggulan kamera Samsung Galaxy S Series telah diakui secara global, termasuk melalui berbagai penghargaan industri bergengsi seperti Best Smartphone di Global Mobile Awards.
Pencapaian ini menegaskan posisi Samsung sebagai pemimpin kamera flagship yang mampu menghadirkan hasil foto dan video berkualitas profesional dalam berbagai kondisi, mulai dari konser dengan pencahayaan rumit hingga pemotretan malam hari yang menantang.
Konsistensi inilah yang membuat kamera Samsung Galaxy S Series menjadi pilihan utama pengguna yang menginginkan hasil visual tajam, terang, dan stabil tanpa harus berurusan dengan pengaturan teknis yang rumit.
Fondasi utama dari keunggulan tersebut adalah Nightography, pendekatan cerdas Samsung yang terus dikembangkan untuk mengubah keterbatasan cahaya menjadi peluang kreativitas.
“Pengguna menginginkan hasil fotografi dan video yang terlihat profesional tanpa harus berhadapan dengan pengaturan teknis yang rumit. Melalui kamera unggulan Galaxy S Series, Samsung menghadirkan pengalaman fotografi dan video profesional yang tetap mudah digunakan. Inovasi Nightography kami hadir agar malam tidak lagi menjadi batasan kreativitas,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Awal Revolusi Kamera Samsung S Series: Sensor 108MP & Periscope Zoom
Reputasi kamera Samsung Galaxy S Series tidak dibangun dalam semalam.
Evolusinya dimulai sejak era Galaxy S20 Ultra, ketika Samsung berani menghadirkan sensor 108MP yang dipadukan dengan teknologi pixel binning untuk meningkatkan penyerapan cahaya.
Pendekatan ini menjadi fondasi penting untuk fotografi resolusi tinggi di kondisi minim cahaya.
Pada fase yang sama, Samsung juga menjadi pionir lewat kehadiran periscope telephoto dan Space Zoom.
Inovasi ini menetapkan standar baru kemampuan zoom di industri smartphone, memungkinkan pengguna menangkap subjek jarak jauh dengan detail yang sebelumnya sulit dicapai oleh kamera ponsel.
Evolusi Nightography di Kamera Samsung Galaxy S Series (Galaxy S22–S25)
Memasuki generasi berikutnya, fokus kamera Samsung Galaxy S Series tidak lagi sebatas resolusi tinggi.
Samsung mengembangkan Nightography sebagai sistem terpadu yang menggabungkan sensor, optik, stabilisasi, dan AI imaging untuk menghasilkan foto dan video optimal di kondisi minim cahaya.
Galaxy S22 Ultra: Fondasi Nightography Modern
Galaxy S22 Ultra menjadi titik awal Nightography modern dengan peningkatan kualitas optik dan stabilitas gambar.

Kehadiran Super Clear Glass membantu mengurangi pantulan cahaya dan lens flare di malam hari.
Dipadukan dengan sensor besar dan OIS yang ditingkatkan, hasil foto malam menjadi lebih bersih, tajam, dan natural.
Galaxy S23 Ultra: Kamera 200MP & Astrophotography
Di Galaxy S23 Ultra, Samsung menghadirkan kamera 200MP pertama di Galaxy S Series.

Sensor ini dipadukan dengan pemrosesan AI canggih dan pixel binning lanjutan, memungkinkan detail luar biasa di kondisi cahaya rendah.
Nightography pun naik kelas, mendukung eksplorasi kreatif seperti Astrophotography dan pemotretan malam ekstrem.
Galaxy S24 Ultra: Video Malam & Konser Lebih Stabil
Galaxy S24 Ultra membawa Nightography ke level videografi malam.

Kamera utama 200MP, periscope telephoto 50MP zoom optik 5x, Ultra HDR, OIS, dan AI real-time bekerja bersama untuk meredam noise dan menjaga warna tetap akurat di pencahayaan panggung yang dinamis.
Dukungan Galaxy AI melalui Photo Assist dan Generative Edit membuat proses penyempurnaan konten semakin praktis langsung dari smartphone.
Galaxy S25 Ultra: Kamera Creator-Centric Paling Lengkap
Puncaknya hadir di Galaxy S25 Ultra, yang menyempurnakan Nightography sebagai alat kreasi konten profesional.

Dukungan video 10-bit HDR dengan Galaxy Log memberi fleksibilitas luas untuk color grading, bahkan di kondisi low-light.
Peningkatan kamera ultra wide 50MP, perekaman video 8K, serta fitur berbasis AI seperti Audio Eraser, Portrait Studio, Auto Trim, dan Generative Edit membuat alur kerja kreator semakin cepat dan presisi.
Kamera Samsung Galaxy S Series, Standar Baru Fotografi Mobile
Dengan perjalanan inovasi yang konsisten, kamera Samsung S Series telah membuktikan diri sebagai pionir mobile photography dan videografi profesional.
Setiap generasi tidak hanya membawa spesifikasi baru, tetapi juga pengalaman kamera yang semakin matang dan adaptif di berbagai kondisi.
Hasilnya, pengguna Galaxy S Series dapat merasakan sensasi layaknya fotografer dan videografer profesional—cukup dari satu perangkat dalam genggaman.
Kamera Samsung Galaxy S Series bukan sekadar fitur unggulan, melainkan standar baru dalam dunia smartphone flagship.
Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.



