Home NEWS Ajaib Ungkap Rekomendasi Saham Amerika 11 Maret 2026, Ini yang Menarik!

Ajaib Ungkap Rekomendasi Saham Amerika 11 Maret 2026, Ini yang Menarik!

Ajaib Rekomendasi Saham Amerika Serikat

tabloidpulsa.id – Pasar saham global pada Rabu (11/3/2026) menunjukkan dinamika yang cukup menarik.

Melalui analisis terbaru, platform investasi digital Ajaib membagikan ringkasan pergerakan pasar serta rekomendasi saham Amerika pilihan bagi investor.

Analisis ini disusun oleh Financial Expert Ajaib, Alvin Timothy Murthi, yang memantau perkembangan pasar saham global, termasuk Amerika Serikat, Asia, dan Eropa.

Pasar Saham AS Dibuka Menguat

Pada perdagangan pre-market hari ini, pasar saham Amerika Serikat bergerak di zona hijau. Beberapa indeks utama mencatat kenaikan tipis:

  • S&P 500 naik sekitar 0,14%
  • Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat 0,09%
  • NASDAQ meningkat 0,14%

Menurut analisis Ajaib, indeks S&P 500 diperkirakan bergerak dalam rentang 6.700 hingga 6.900 pada sesi perdagangan hari ini.

Sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan pada pre-market, di antaranya:

  • Oracle Corporation ($ORCL) +10,25%
  • Viatris ($VTRS) +3,05%
  • Bristol Myers Squibb ($BMY) +2,68%
  • Nike ($NKE) +1,89%
  • Estée Lauder Companies ($EL) +1,30%

Kenaikan ini mencerminkan sentimen pasar yang relatif positif terhadap sejumlah sektor, khususnya teknologi dan farmasi.

Bursa Asia-Pasifik Bergerak Campuran

Sementara itu, pasar saham Asia-Pasifik ditutup dengan pergerakan yang beragam.

Beberapa indeks utama mencatat hasil berikut:

  • Nikkei 225 naik 1,43%
  • SSE Composite menguat 0,25%
  • KOSPI naik 1,40%
  • Hang Seng Index turun 0,30%
  • NIFTY 50 melemah 1,19%
Baca Juga:  Joe Taslim Ditunjuk Jadi Brand Ambassador Aplikasi Pintu

Di Eropa, pasar dibuka cenderung melemah dengan beberapa indeks utama terkoreksi:

  • FTSE 100 -0,61%
  • DAX -1,08%
  • CAC 40 -0,78%
  • AEX Amsterdam -0,56%

Microsoft Bagikan Dividen Kuartalan

Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan pembagian dividen tunai kuartalan sebesar US$0,91 per saham.

Dividen tersebut akan dibayarkan pada 12 Maret 2026 kepada pemegang saham yang tercatat hingga 19 Februari 2026, yang juga menjadi tanggal ex-dividend.

Pembayaran dividen ini merupakan bagian dari strategi pengembalian modal Microsoft yang telah berlangsung lebih dari 20 tahun berturut-turut.

Saat ini, imbal hasil dividen perusahaan berada di sekitar 0,75%, dengan pertumbuhan dividen tahunan sekitar 9,6%.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$3,64 triliun dan pendapatan tahunan sekitar US$293,81 miliar, Microsoft tetap agresif berinvestasi di sektor Artificial Intelligence (AI) dan cloud computing, yang menjadi motor pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Chevron dan Shell Dekati Kesepakatan Produksi Minyak Venezuela

Perusahaan energi global Chevron Corporation dan Shell plc dilaporkan semakin dekat menandatangani kesepakatan produksi minyak baru di Venezuela.

Kesepakatan ini menjadi yang pertama sejak perubahan kebijakan energi Venezuela pada awal 2026.

Reformasi hukum energi di negara tersebut kini memberi perusahaan asing kendali lebih besar atas proyek eksplorasi dan produksi.

Baca Juga:  Hadir di Indonesia 25 Juni, Intip Kelebihan POCO F7

Langkah ini diharapkan membantu memulihkan industri minyak Venezuela yang sempat terpuruk akibat sanksi dan keterbatasan investasi.

Jika terealisasi, ekspansi produksi tersebut berpotensi meningkatkan pasokan minyak global dalam jangka menengah.

Oracle Catat Kinerja Keuangan Melampaui Ekspektasi

Salah satu sorotan utama dari laporan Ajaib adalah kinerja keuangan Oracle Corporation.

Perusahaan melaporkan hasil fiscal Q3 2026 yang melampaui ekspektasi pasar dengan:

  • EPS: US$1,79
  • Pendapatan: sekitar US$17,2 miliar

Pertumbuhan ini didorong oleh performa kuat bisnis cloud dan infrastruktur AI.

Segmen Oracle Cloud Infrastructure (OCI) bahkan mencatat pertumbuhan hingga 84% secara tahunan (YoY).

Selain itu, backlog kontrak atau remaining performance obligations melonjak menjadi sekitar US$553 miliar, mencerminkan tingginya permintaan kapasitas AI dari perusahaan hyperscaler dan enterprise.

Oracle juga mengumumkan rencana ekspansi besar untuk pusat data AI dengan capital expenditure sekitar US$50 miliar, yang akan dibiayai melalui kombinasi penerbitan utang dan ekuitas.

Manajemen mempertahankan proyeksi pendapatan FY26 sekitar US$67 miliar dan menaikkan outlook FY27 menjadi sekitar US$90 miliar.

Rekomendasi Saham Amerika Pilihan Ajaib

Selain analisis pasar, Ajaib juga merilis beberapa saham Amerika yang dinilai memiliki peluang menarik.

1. Wells Fargo ($WFC)

  • Buy on Weakness: 76,5
  • Target Price: 80,6
  • Stop Loss: 74,7
  • Potensi Upside: +5,35%
Baca Juga:  Dyson Hadirkan Ide Hadiah Hari Ibu yang Berkesan dan Penuh Makna

Saham Wells Fargo masih berada dalam tren turun dengan pola lower high dan lower low sejak akhir Februari.

Namun, harga kini mendekati area demand 76–77 yang berpotensi memicu pantulan jangka pendek.

2. Western Digital ($WDC)

  • Buy on Weakness: 261,3
  • Target Price: 272,1
  • Stop Loss: 252,3
  • Potensi Upside: +4,13%

Saham Western Digital sempat memantul dari area demand 238–245 dan rebound hingga mendekati 275–280.

Namun, tekanan jual masih terlihat karena harga berada di bawah area resistance utama.

3. Alphabet ($GOOGL)

  • Accumulation Buy: 307,0
  • Target Price: 312,6
  • Stop Loss: 302,8
  • Potensi Upside: +1,82%

Saham Alphabet Inc. saat ini memantul dari area demand 295–300 setelah sebelumnya terkoreksi dari area supply yang lebih tinggi. Rebound ini membuka peluang kenaikan menuju area resistance 310–315.

Melalui analisis pasar dan rekomendasi saham ini, Ajaib berharap investor dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai peluang investasi global, khususnya di pasar saham Amerika Serikat.

Bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum pasar, pemantauan sentimen global serta pergerakan sektor teknologi dan energi akan menjadi faktor penting dalam menentukan strategi investasi ke depan.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here