Home NEWS Gebrakan Ant International, Agentic Mobile Protocol Open-Source Siap Revolusi AI Commerce

Gebrakan Ant International, Agentic Mobile Protocol Open-Source Siap Revolusi AI Commerce

Penggunaan Alipay+ di Thailand

tabloidpulsa.idAnt International resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, Agentic Mobile Protocol (AMP), sebuah protokol open-source yang digadang-gadang menjadi fondasi baru dalam era AI commerce.

Teknologi ini dirancang khusus untuk menghadirkan sistem pembayaran agentic yang aman, efisien, dan terintegrasi di berbagai platform mobile—mulai dari dompet digital hingga perangkat wearable.

AMP menjadi tonggak penting karena merupakan kerangka pembayaran agentic pertama di dunia yang berfokus pada mobile interface, membuka peluang baru bagi bisnis untuk menjangkau miliaran pengguna secara global.

AMP: Standar Baru Pembayaran AI di Era Mobile

Dalam pernyataannya, Jiang-Ming Yang selaku Chief Innovation Officer Ant International menegaskan bahwa AMP akan menjadi kunci pertumbuhan bisnis di pasar global.

“Protokol agentic untuk mobile commerce yang menjamin efisiensi dan keamanan akan membantu bisnis memperluas jangkauan di pasar dengan pertumbuhan tercepat,” ujarnya.

Melalui AMP, berbagai pihak—mulai dari pengembang AI, merchant, hingga platform berbasis LLM—dapat mengintegrasikan sistem pembayaran agentic langsung ke dalam workflow mereka tanpa perlu melakukan perubahan besar pada infrastruktur yang sudah ada.

Baca Juga:  Melalui DOKU, Beli Konten di Google Play Bisa Pakai Virtual Account BCA

Ledakan AI Commerce: Didukung 4,4 Miliar Pengguna Dompet Digital

Pertumbuhan AI commerce tidak bisa dilepaskan dari masifnya adopsi dompet digital.

Saat ini, jumlah pengguna dompet digital global telah mencapai 4,4 miliar, dan diprediksi melampaui 6 miliar pada 2030.

Pasar agentic commerce sendiri diproyeksikan menyentuh nilai USD 28 miliar dengan CAGR 46%, seiring transisi dari AI agent sederhana menuju sistem transaksi otonom penuh.

Namun, tantangan masih ada. Sebagian besar sistem pembayaran AI saat ini masih bergantung pada model kartu tradisional.

Di sinilah AMP hadir sebagai solusi yang lebih mobile-native dan AI-first.

Fitur Unggulan AMP yang Bikin AI Commerce Makin Canggih

AMP hadir dengan sejumlah fitur revolusioner yang membedakannya dari sistem pembayaran konvensional:

1. Agentic Checkout Lebih Cepat & Aman

  • Integrasi agen hingga 50% lebih cepat dibanding metode card-binding tradisional
  • Sistem money-back guarantee untuk perlindungan transaksi
  • Dukungan lintas perangkat: smartphone, smartwatch, hingga kacamata AR
Baca Juga:  Aplikasi Dagangan Luncurkan Layanan Payment Gateway Terbaru

2. Delegasi Agen yang Presisi

AMP memungkinkan pengguna mendelegasikan otoritas pembayaran ke AI agent dengan kontrol penuh—mulai dari memesan kopi hingga booking hotel—dengan fleksibilitas untuk mengubah atau mencabut akses kapan saja.

3. Settlement Agent-to-Agent (A2A)

Teknologi ini memungkinkan transaksi mikro antar AI agent dengan nilai sangat kecil, bahkan hingga $0,000001, lengkap dengan pencatatan dan kliring real-time.

Ini menjadi kunci bagi ekonomi digital berbasis AI yang membutuhkan transaksi frekuensi tinggi.

4. Know Your Agent (KYA)

AMP memperkenalkan sistem verifikasi identitas AI agent melalui kerangka KYA, lengkap dengan Agent Trust Rating untuk mengukur tingkat kepercayaan dan mengelola risiko secara dinamis.

Terhubung dengan Ekosistem Global

AMP akan diimplementasikan melalui jaringan Alipay+, yang saat ini menghubungkan lebih dari 40 mitra dompet digital, mencakup 1,8 miliar pengguna dan 150 juta merchant di seluruh dunia.

Baca Juga:  Bank BTPN Resmi Menghadirkan Layanan Kustodian

Tak hanya itu, Ant International juga bekerja sama dengan raksasa global seperti Mastercard dan Visa dalam uji coba transaksi AI berbasis kartu, serta menggandeng Google untuk mengembangkan standar protokol agentic commerce ke depan.

Masa Depan AI Commerce Dimulai dari Sini

Dengan pendekatan open-source, AMP membuka jalan bagi terbentuknya standar universal pembayaran AI yang transparan dan dapat diaudit.

Ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem AI commerce yang aman, inklusif, dan scalable.

Jika implementasinya berjalan luas, bukan tidak mungkin AMP akan menjadi tulang punggung transaksi digital masa depan—di mana AI bukan hanya membantu, tetapi benar-benar bertransaksi secara mandiri atas nama pengguna.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here