tabloidpulsa.id – Huawei kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di Tanah Air.
Melalui ajang Huawei Cloud AI Boost Day bertema “Agentic AI Practice” di Jakarta, Huawei Cloud resmi meluncurkan layanan Model-as-a-Service (MaaS) untuk pasar Indonesia.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI), sekaligus membantu perusahaan beralih dari tahap eksperimen menuju implementasi AI secara nyata dalam operasional bisnis.
AI Bukan Sekadar Alat, Kini Jadi “Pekerja Digital”
Peluncuran MaaS oleh Huawei menegaskan perubahan besar dalam lanskap teknologi saat ini.
AI tidak lagi sekadar alat bantu, melainkan telah berevolusi menjadi “pekerja digital” yang mampu menjalankan tugas kompleks secara mandiri.
Leon Fang, CEO Huawei Cloud Indonesia, mengungkapkan bahwa kehadiran MaaS dirancang untuk membantu bisnis mencapai dampak nyata dari penggunaan AI.
“Kami ingin menjadikan AI semudah dan seandal listrik, sehingga industri di Indonesia dapat bekerja lebih cerdas dan berinovasi lebih cepat,” ujarnya.
Keunggulan Huawei Cloud MaaS untuk Bisnis Indonesia
Huawei Cloud MaaS menawarkan berbagai keunggulan yang membuat adopsi AI menjadi lebih mudah dan efisien:
1. Akses Mudah dan Siap Pakai
Platform ini menyediakan akses satu klik ke model AI siap pakai (out-of-the-box), sehingga perusahaan tidak perlu membangun sistem dari nol.
2. Performa AI Kelas Dunia
Huawei menghadirkan model canggih seperti GLM-5 yang mampu menangani tugas kompleks, termasuk AI coding dan sistem tanya jawab cerdas.
3. Skalabilitas Fleksibel
Dengan sistem pay-per-use dan komputasi elastis, perusahaan dapat mengatur penggunaan sesuai kebutuhan tanpa membebani biaya.
4. Ekosistem AI Lengkap
MaaS terintegrasi dengan berbagai solusi Huawei seperti CloudMatrix AI Infra, ModelArts, dan DataArts, serta akan diperluas dengan CodeArts dan AgentArts di Asia Pasifik pada 2026.
Didukung Infrastruktur Cloud Kuat di Asia Pasifik
Huawei Cloud mengandalkan jaringan infrastruktur luas di kawasan Asia Pasifik, dengan:
- 5 Region
- 18 Availability Zones (AZ)
- Latensi akses hingga 50 ms
Infrastruktur ini memastikan performa tinggi dan stabilitas layanan bagi berbagai industri.
Bukti Nyata Implementasi AI Huawei Cloud
Keberhasilan Huawei Cloud dalam implementasi AI sudah terlihat di berbagai negara:
- Singapura: iFLYTEK berhasil melatih model bahasa besar hanya dalam dua minggu dengan stabilitas tinggi selama 60 hari.
- Vietnam: Green and Smart Mobility (GSM) memanfaatkan AI untuk meningkatkan keamanan armada melalui peringatan risiko secara real-time.
Investasi Besar Huawei di Teknologi AI
Huawei terus menunjukkan keseriusannya dengan mengalokasikan sekitar 20% pendapatannya untuk riset dan pengembangan (R&D).
Fokus ini bertujuan membangun fondasi digital yang kuat, aman, dan berkelanjutan.
Komitmen Huawei untuk Masa Depan AI di Indonesia
Dengan hadirnya MaaS, Huawei Cloud semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem AI di Indonesia.
Solusi ini diharapkan mampu membantu perusahaan dari berbagai sektor untuk:
- Mengoptimalkan operasional
- Meningkatkan efisiensi
- Mendorong inovasi berbasis AI
Di era AI agentik, Huawei membuka jalan bagi bisnis Indonesia untuk naik kelas dan bersaing di tingkat global.
Peluncuran Huawei Cloud MaaS di Indonesia bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital nasional.
Dengan AI yang semakin mudah diakses, masa depan bisnis berbasis kecerdasan buatan kini semakin dekat.
Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.



