Home NEWS TECNO Siap Guncang MWC 2026 dengan Smartphone Modular Tertipis di Dunia, Cuma...

TECNO Siap Guncang MWC 2026 dengan Smartphone Modular Tertipis di Dunia, Cuma 4,9mm!

TECNO Modular Smartphone Ecosystem

tabloidpulsa.id – Tren smartphone terus berevolusi. Setelah era kamera 200MP dan AI on-device, kini perhatian beralih ke konsep smartphone modular yang menawarkan fleksibilitas hardware sesuai kebutuhan pengguna.

Di ajang Mobile World Congress 2026 (MWC 2026), TECNO Mobile akan memperkenalkan ekosistem smartphone modular magnetik yang diklaim sebagai yang tertipis di dunia.

Konsep ini bukan sekadar gimik. TECNO menyebutnya sebagai arah baru evolusi smartphone: perangkat yang bisa berkembang mengikuti kebutuhan pengguna, tanpa mengorbankan desain tipis dan portabilitas.

Smartphone Modular dengan Desain Ultra-Tipis 4,9mm

Berbeda dari konsep modular generasi lama yang cenderung tebal dan berat, TECNO merancang basis perangkat setipis 4,9mm.

Bahkan saat dipasangkan dengan modul tambahan seperti power bank, ketebalannya tetap diklaim setara smartphone konvensional.

Inovasi ini dimungkinkan berkat teknologi magnetic modular interconnection, sistem koneksi magnet presisi tinggi yang memungkinkan modul ditempel dan dilepas secara instan tanpa baut atau casing tambahan.

Konsep smartphone modular ini dirancang untuk:

  • Menjawab kebutuhan komputasi AI yang semakin tinggi
  • Memberikan fleksibilitas hardware
  • Tetap menjaga desain ramping dan premium
Baca Juga:  TECNO Resmi Luncurkan MEGABOOK T1 di Indonesia, Harga Mulai Rp 6 Jutaan

Dua Edisi Desain: ATOM dan MODA

TECNO menghadirkan dua pendekatan desain untuk memperkuat identitas smartphone modular ini:

1. ATOM Edition

Mengusung filosofi “Rational Order with Personal Expression”.

Desainnya minimalis dengan bodi aluminium silver dan aksen merah khas, memberi kesan elegan dan modern.

2. MODA Edition

Lebih ekspresif dengan tampilan bold dan gaya geek-inspired yang menonjolkan karakter modularnya.

Cocok untuk pengguna yang ingin tampil beda.

Kedua edisi menegaskan bahwa personalisasi menjadi inti dari konsep smartphone modular ini.

Deretan Modul Canggih: Kamera Aksi hingga Telefoto Profesional

Dalam pengumuman awalnya, TECNO menyebutkan akan menghadirkan sekitar 10 modul performa tinggi untuk berbagai skenario penggunaan.

Beberapa modul unggulan meliputi:

Modul Power Bank Ultra-Tipis 4,5mm

  • Menambah daya tahan baterai hingga dua kali lipat
  • Dapat menyuplai daya ke smartphone dan modul lain
  • Tetap menjaga profil tipis perangkat
Baca Juga:  TECNO Spark 10 Series NFC Resmi Hadir di Indonesia, Harga Mulai 2 Jutaan

Modul Action Camera

Dirancang untuk kreator konten yang membutuhkan sudut pengambilan gambar fleksibel tanpa membawa perangkat tambahan terpisah.

Modul Lensa Telefoto

Berfungsi sebagai sistem imaging mandiri.

Layar smartphone akan menjadi live viewfinder dengan dukungan pratinjau latensi rendah dan pengambilan gambar instan.

Konsep ini menjadikan smartphone modular sebagai perangkat yang bisa berubah fungsi menjadi kamera semi-profesional dalam hitungan detik.

Arsitektur Teknologi: Magnet Presisi dan Pogo-Pin

Ekosistem ini mengandalkan:

  • Array magnet presisi tinggi untuk koneksi stabil
  • Konektor pogo-pin untuk transfer daya efisien dan minim panas
  • Switching otomatis antara Wi-Fi, Bluetooth, dan mmWave sesuai modul yang digunakan

Panel belakang perangkat bahkan dibagi menjadi delapan zona modular yang membantu penyelarasan modul secara cepat dan akurat.

Hasilnya? Pengalaman modular yang seamless, tanpa konfigurasi rumit.

Bukan Produk Final, Tapi Visi Masa Depan

Perlu dicatat, perangkat ini masih berstatus concept platform, bukan produk komersial final.

Baca Juga:  Ini 3 Perangkat AIoT Terbaru Xiaomi Indonesia yang Bikin Rumah Makin Pintar

Namun langkah TECNO ini menunjukkan arah jelas industri menuju smartphone modular yang lebih realistis dan praktis.

Ke depan, platform ini berpotensi menghadirkan:

  • Modul AI tambahan
  • Ekspansi penyimpanan
  • Aksesori lifestyle
  • Modul komunikasi off-grid

Jika terealisasi secara massal, konsep ini bisa mengubah cara kita membeli smartphone. Alih-alih mengganti perangkat setiap tahun, pengguna cukup menambahkan modul sesuai kebutuhan.

Smartphone Modular: Sekadar Konsep atau Awal Revolusi?

Dengan desain ultra-tipis 4,9mm dan pendekatan modular magnetik yang lebih matang, TECNO mencoba menjawab kelemahan konsep smartphone modular di masa lalu.

Apakah ini akan menjadi revolusi berikutnya di industri smartphone?
Jawabannya mungkin mulai terlihat di panggung MWC 2026.

Satu hal yang pasti, smartphone modular kembali masuk radar inovasi global — dan kali ini dengan pendekatan yang jauh lebih elegan dan futuristik.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here