Home NEWS Sertifikasi Berstandar Militer di produk Gadget Hanya Gimmick? Ini Penjelasannya!

Sertifikasi Berstandar Militer di produk Gadget Hanya Gimmick? Ini Penjelasannya!

OPPO A5i Pro tangguh di segala kondisi

tabloidpulsa.id – Pernah melihat iklan smartphone atau laptop dengan klaim Military-Grade Certifications atau sertifikasi berstandar militer?

Sekilas, label ini terdengar sangat meyakinkan, seolah perangkat tersebut cukup tangguh untuk digunakan di medan perang.

Tapi, benarkah demikian? Atau justru ini hanya strategi pemasaran agar produk terlihat lebih premium?

Agar tidak salah kaprah, berikut penjelasan lengkap dan mudah dipahami tentang apa sebenarnya arti sertifikasi berstandar militer (Military-Grade) pada gadget, sekaligus manfaat nyatanya untuk penggunaan sehari-hari.

Apa Itu Sertifikasi Berstandar Militer?

Ketika produsen menyebut Sertifikasi Berstandar Militer, umumnya mereka merujuk pada MIL-STD-810, sebuah standar pengujian yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense).

Penting dipahami, MIL-STD-810 bukan satu jenis tes tunggal.

Standar ini terdiri dari serangkaian uji lingkungan ekstrem untuk menilai ketahanan perangkat, mulai dari suhu, kelembapan, getaran, hingga debu dan benturan.

Artinya, perangkat yang lolos Sertifikasi Berstandar Militer bukan berarti digunakan oleh militer, melainkan telah melewati pengujian laboratorium tertentu yang mensimulasikan kondisi berat di luar pemakaian normal.

Baca Juga:  Keunggulan Huawei Nova 13 Ultra dengan Prosesor Kirin

Jenis Pengujian dalam Sertifikasi Berstandar Militer

Dalam praktiknya, tidak semua tes MIL-STD-810 dijalani oleh sebuah perangkat. Produsen dapat memilih jenis pengujian tertentu sesuai klaim ketahanan yang ingin ditonjolkan.

Beberapa tes yang paling umum antara lain:

  • Suhu Ekstrem
    Gadget diuji dalam kondisi suhu sangat panas dan sangat dingin untuk melihat daya tahan komponen internal.
  • Kelembapan & Paparan Air
    Perangkat dibiarkan dalam kondisi lembap dalam waktu lama guna memastikan sirkuit dan lapisan pelindungnya tetap aman.
  • Benturan & Uji Jatuh
    Simulasi jatuh berulang dari ketinggian tertentu untuk meniru insiden terjatuh saat pemakaian harian.
  • Getaran
    Tes ini meniru kondisi perjalanan kendaraan atau penggunaan di lingkungan dengan mesin berat.
  • Debu & Pasir
    Gadget dipaparkan pada debu atau pasir yang beterbangan untuk menguji ketahanan segel dan celah perangkat.

Perlu dicatat, lolos satu tes tidak otomatis berarti lolos tes lainnya.

Arti Sertifikasi Berstandar Militer untuk Smartphone dan Tablet

Pada smartphone dan tablet, Sertifikasi Berstandar Militer biasanya dikaitkan dengan ketahanan terhadap jatuh dan kondisi suhu ekstrem.

Baca Juga:  Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Employee Volunteering Program

Hasilnya, perangkat cenderung lebih aman dari insiden jatuh ringan atau penggunaan di lingkungan dengan cuaca tidak bersahabat.

Meski begitu, sertifikasi ini sering kali berdampingan dengan rating IP (Ingress Protection) untuk ketahanan air dan debu.

Jadi, Sertifikasi Berstandar Militer lebih berfungsi sebagai lapisan perlindungan tambahan, bukan pengganti IP rating.

Manfaat Sertifikasi Berstandar Militer pada Laptop

Untuk laptop, Sertifikasi Berstandar Militer terasa lebih relevan, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Pengujian biasanya mencakup:

  • Stabilitas suhu saat digunakan dalam waktu lama
  • Ketahanan engsel dan bodi
  • Uji getaran dan jatuh
  • Ketahanan keyboard dan rangka

Namun, penting diingat bahwa sertifikasi ini bukan jaminan laptop kebal rusak, melainkan bukti bahwa perangkat tersebut telah lolos uji ketahanan tertentu di lingkungan terkontrol.

Antara Strategi Marketing dan Realita

Istilah Sertifikasi Berstandar Militer kerap disalahartikan sebagai simbol “anti rusak total”.

Padahal kenyataannya, tidak ada standar tunggal yang wajib diterapkan secara menyeluruh untuk produk konsumen.

Baca Juga:  vivo Y400 Segera Hadir! #GakHabisHabis Serunya!

Produsen bebas memilih jenis tes yang ingin diikuti dan kemudian mempromosikan hasil yang paling menguntungkan.

Jadi, sebuah gadget bisa saja lolos uji debu dan suhu, tetapi tidak pernah diuji untuk benturan atau getaran.

Secara teknis, klaim tersebut tetap sah, tetapi tidak selalu mencerminkan ketangguhan menyeluruh.

Perlu atau Tidak Sertifikasi Berstandar Militer?

Military-Grade adalah standar nyata yang menunjukkan perangkat telah melewati pengujian ketahanan tertentu.

Untuk smartphone, tablet, dan laptop, sertifikasi ini memberikan rasa aman ekstra, terutama bagi pengguna yang sering bepergian atau bekerja di lingkungan menantang.

Namun, jangan menganggapnya sebagai jaminan absolut.

Jadikan sertifikasi berstandar militer sebagai salah satu pertimbangan, berdampingan dengan IP rating, material bodi, dan reputasi merek, sebelum memutuskan membeli gadget baru.

Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa lebih bijak menilai apakah klaim “military-grade” benar-benar sesuai dengan kebutuhan Anda, atau sekadar label keren di atas kertas.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here