tabloidpulsa.id – Garmin kembali mencuri perhatian di Consumer Electronics Show 2026 (CES 2026) dengan memperkenalkan Garmin Unified Cabin 2026.
Ini merupakan sebuah platform kabin kendaraan generasi terbaru yang menandai arah baru inovasi otomotif berbasis AI yang lebih cerdas, terintegrasi, dan personal.
Dirancang khusus untuk era software-defined vehicle, Garmin Unified Cabin menghadirkan pendekatan menyeluruh dari sisi hardware hingga software, menjadikan seluruh sistem di dalam kabin bekerja sebagai satu ekosistem terpadu.
Hasilnya, pengalaman berkendara kini terasa lebih intuitif, aman, dan relevan dengan kebutuhan setiap pengguna.
Garmin Unified Cabin 2026: Kabin Kendaraan yang Bisa “Mengerti” Penggunanya
Salah satu sorotan utama Garmin Unified Cabin 2026 adalah kehadiran AI/LLM-based virtual assistant yang bersifat conversational, multi-intent, dan multilingual.
Asisten virtual ini mampu memahami perintah lanjutan secara alami tanpa perlu mengulang konteks, menjalankan beberapa aksi sekaligus dalam satu perintah suara, serta otomatis menyesuaikan bahasa pengguna.
Menariknya, Garmin juga menyematkan teknologi seat-aware audio and display routing.
Artinya, setiap respons suara atau tampilan visual akan diarahkan ke penumpang yang tepat, sesuai posisi kursinya.
Interaksi pun terasa lebih personal dan minim distraksi.
Platform ini berjalan pada satu System on a Chip (SoC) dengan satu instance Android Automotive OS, menunjukkan kapabilitas Garmin dalam merancang dan mengintegrasikan sistem kabin otomotif secara end-to-end, mulai dari display, sensor, pencahayaan, audio, hingga teknologi RF.
“Inovasi berbasis AI dan sistem terintegrasi memungkinkan kami menghadirkan pengalaman teknologi yang lebih relevan dan bermakna bagi pengguna,” ujar Matt Munn, Executive Vice President and Managing Director for Garmin Automotive OEM.
Fitur Unggulan Garmin Unified Cabin 2026
Di CES 2026, Garmin memperkenalkan beragam fitur baru yang membuat Unified Cabin semakin futuristik:
Digital Key Berbasis UWB
Teknologi Digital Key memungkinkan pengguna membuka dan menyalakan kendaraan secara aman menggunakan smartphone yang kompatibel, berkat dukungan Ultra-Wideband (UWB).
Device Auto-Link dengan Bluetooth® Channel Sounding
Menggabungkan Bluetooth positioning dan UWB untuk mendeteksi posisi perangkat di dalam kabin secara akurat, lalu otomatis menghubungkannya ke sistem audio dan display sesuai kursi pengguna.
AI/LLM-based Virtual Assistant
Asisten virtual cerdas yang mampu mengeksekusi banyak perintah dalam satu instruksi suara, lengkap dengan audio dan visual berbasis posisi kursi.
Solusi Personalisasi Kabin
Pengguna bisa menciptakan tema kabin personal lewat perintah suara, mulai dari 360° skybox, UI color token, hingga palet warna LED per zona.
Cabin Chat & Personal Audio Sphere
Fitur komunikasi privat antar penumpang tanpa perlu meninggikan suara, didukung speaker sandaran kepala dan tampilan video per zona.
Cabin Lighting Show
Layar dan pencahayaan LED kabin tersinkronisasi dengan konten hiburan, menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif.
Integrasi Meta Neural Band
Proof-of-concept yang memungkinkan kontrol infotainment lewat micro-gesture tangan, berkat wearable Meta Neural Band berbasis teknologi electromyography (EMG).
Siap Diskalakan untuk OEM Global
Garmin Unified Cabin 2026 dirancang sebagai platform yang fleksibel dan scalable, siap disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OEM.
Garmin menyediakan fondasi hardware automotive-grade sekaligus membuka peluang co-development, dari tahap prototipe hingga produksi massal.
Garmin & Qualcomm Hadirkan Nexus HPC yang Lebih Bertenaga
Tak hanya Unified Cabin, Garmin juga mengumumkan perluasan kolaborasi dengan Qualcomm melalui Nexus High-Performance Compute (HPC) platform.
Didukung Snapdragon Elite Platform for Automotive, Nexus mampu mengonsolidasikan berbagai domain kendaraan—mulai dari infotainment, instrument cluster, hingga ADAS—ke dalam satu sistem.
Platform ini diklaim menawarkan performa hingga enam kali lebih tinggi dari generasi sebelumnya, lengkap dengan solusi liquid-cooling rancangan Garmin agar performa tetap stabil di beban kerja tinggi.
Proof of Concept Bersama Meta: Kendali Kendaraan Tanpa Sentuhan
Kolaborasi Garmin dan Meta menghadirkan konsep interaksi kendaraan berbasis gesture yang lebih natural dan minim distraksi.
Melalui Meta Neural Band, sinyal saraf dari pergelangan tangan diterjemahkan menjadi perintah digital, memungkinkan pengguna mengontrol infotainment tanpa menyentuh layar atau berbicara.
Pendekatan ini ideal untuk lean-back entertainment, sekaligus meningkatkan aspek keselamatan selama berkendara.
Dengan kehadiran Garmin Unified Cabin 2026, Garmin tidak hanya memperkenalkan teknologi kabin kendaraan yang canggih, tetapi juga memperlihatkan bagaimana AI, personalisasi, dan integrasi sistem dapat mengubah cara kita berinteraksi di dalam mobil.
Masa depan kabin kendaraan kini terasa semakin dekat—dan semakin pintar.
Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.



