Home NEWS Cegah Penipuan dan Ancaman Siber, Appdome Kenalkan Agentic AI SecOps Agent

Cegah Penipuan dan Ancaman Siber, Appdome Kenalkan Agentic AI SecOps Agent

Appdome Agentic AI SecOps Agent

tabloidpulsa.id — Ancaman siber di ekosistem mobile kian kompleks dan masif. Menjawab tantangan tersebut, Appdome resmi memperkenalkan Agentic AI SecOps Agent.

Ini merupakan solusi Agentic AI pertama di industri yang dirancang untuk memantau, menganalisis, menalar, hingga melaporkan ancaman seluler secara otonom dan real time.

Peluncuran ini diumumkan Appdome dalam ajang Black Hat Europe dan langsung menarik perhatian pelaku industri keamanan siber global.

Appdome Agentic AI SecOps Agent, Solusi Baru Keamanan Mobile

Appdome Agentic AI SecOps Agent menghadirkan pendekatan baru bagi tim keamanan siber, anti-penipuan, dan manajemen risiko.

Teknologi ini mengombinasikan aliran data ancaman seluler Appdome yang sangat kaya dengan kemampuan penalaran otonom berbasis Agentic AI serta antarmuka percakapan berbasis bahasa alami.

Hasilnya, seluruh pemangku kepentingan di perusahaan dapat menelusuri, memahami, dan menangani serangan seluler dengan lebih cepat dan efektif—tanpa harus bergantung pada analisis manual yang memakan waktu.

“Appdome memiliki kumpulan data penipuan seluler dan ancaman siber terbesar di dunia,” ujar Tom Tovar, CEO dan Co-Creator Appdome. “Melalui Appdome Agentic AI SecOps Agent, miliaran sinyal ancaman dapat dianalisis dalam hitungan detik, menjawab pertanyaan lintas tim, sekaligus memberikan notifikasi dan insight baru secara mandiri dan real time.”

Baca Juga:  Microsoft Rilis Lanskap Kejahatan Siber Terbaru

Dirancang untuk Menghadapi Ledakan Ancaman Seluler

Peluncuran Appdome Agentic AI SecOps Agent datang di saat ekonomi digital global semakin mobile.

Volume, variasi, dan kompleksitas ancaman—mulai dari penipuan, malware, hingga penyalahgunaan API—terus membanjiri tim keamanan dan anti-penipuan.

Dengan model pembelajaran berkelanjutan, SecOps Agent memahami seluruh spektrum ancaman yang dihadapi aplikasi seluler, pengguna, dan bisnis.

Pemahaman ini diperkaya oleh triliunan peristiwa ancaman bulanan dari instalasi Appdome di seluruh dunia.

Dari sini, SecOps Agent mampu menilai tingkat keparahan, dampak bisnis, probabilitas serangan, tren, hingga tolok ukur industri secara akurat.

Tak hanya itu, agent ini juga memiliki visibilitas penuh terhadap postur pertahanan setiap aplikasi seluler—mulai dari build ke build, rilis ke rilis, hingga status ancaman yang dipantau, dimitigasi, atau diblokir sepenuhnya, baik di sisi aplikasi maupun backend.

Memahami Kompleksitas Permukaan Serangan Mobile

Dalam praktiknya, tim mobile kerap kesulitan memahami teknik serangan modern seperti deepfake berbasis identitas, rekayasa sosial, manipulasi perangkat, hingga serangan lintas aplikasi dan wilayah.

Alat SecOps tradisional umumnya tidak memiliki akses ke data ancaman seluler yang komprehensif, sehingga sulit menilai tingkat keparahan maupun dampak bisnis secara menyeluruh.

Baca Juga:  OPPO Find N5 Segera Diluncurkan Secara Global 20 Februari

Di sinilah Appdome Agentic AI SecOps Agent berperan. Dengan mengintegrasikan pembelajaran otonom Agentic AI ke dalam data build aplikasi dan aliran ancaman berkelanjutan, SecOps Agent menganalisis permukaan serangan aktif, mengorelasikan pola serangan, serta membangun pemahaman terpadu tentang risiko dan postur pertahanan bisnis.

Melalui antarmuka bahasa alami, tim dapat bertanya langsung seputar asal serangan, metode eksploitasi, evolusi ancaman, hingga perbandingan risiko dengan tren industri.

Bahkan, SecOps Agent secara proaktif mengidentifikasi tren serangan baru tanpa perlu diminta.

Model Baru Pengelolaan Risiko Bisnis Seluler

Keunggulan utama Appdome Agentic AI SecOps Agent terletak pada kemampuannya menerjemahkan ancaman teknis menjadi konteks risiko bisnis.

Agent ini memahami komposisi basis pengguna—jenis perangkat, versi OS, wilayah, hingga pola penggunaan—untuk menghitung biaya per insiden, tingkat eksposur risiko, dan Mobile Risk Index sebuah merek.

“Berbeda dengan alat tradisional yang hanya fokus pada peristiwa, SecOps Agent menilai setiap serangan dari sudut pandang dampak bisnis,” jelas Gil Hartman, Field CTO Appdome. Dengan pendekatan ini, tim keamanan dan anti-penipuan dapat memprioritaskan respons berdasarkan pengaruh nyata terhadap bisnis seluler.

Kolaborasi SecOps yang Lebih Efisien

Appdome Agentic AI SecOps Agent beroperasi langsung di dalam platform Appdome dan mendukung kolaborasi lintas tim.

Baca Juga:  Appdome Luncurkan Resolusi Ancaman Seluler Bertenaga GenAI

Setiap temuan AI dapat diberi komentar, ditandai, dibagikan, atau didiskusikan bersama, menciptakan alur kerja pertahanan kolektif yang dinamis.

Tim juga dapat menantang temuan AI atau mengajukan skenario hipotetis, dan SecOps Agent akan merespons dengan analisis objektif berbasis telemetri ancaman dan konteks spesifik merek.

Penalaran AI Aman dengan Enterprise Guardrail

Keamanan data tetap menjadi prioritas. Appdome Agentic AI SecOps Agent berjalan sepenuhnya di lingkungan enterprise Appdome tanpa mengirim data ke model AI publik.

Seluruh sinyal ancaman, hasil analisis, dan interaksi pengguna terisolasi secara ketat berbasis tenant.

Appdome juga menerapkan kebijakan No-Learning dan No-Retention, serta pendekatan Context Engineering untuk memastikan setiap insight AI bersifat deterministik, dapat dijelaskan, dan patuh terhadap standar keamanan serta privasi global.

Dengan hadirnya Appdome Agentic AI SecOps Agent, Appdome menegaskan posisinya sebagai pelopor solusi keamanan mobile berbasis AI yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga relevan secara bisnis—membantu perusahaan tetap selangkah lebih maju menghadapi penipuan dan ancaman siber di era mobile-first.


Cek berita teknologi terkini, review gadget, rekomendasi ponsel, tips & trick, tren lifestyle dan video tabloidpulsa.id di Google News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here