Home TEKNO Memahami Teknologi 5G NSA dan SA yang Dibawa OPPO A74 5G

Memahami Teknologi 5G NSA dan SA yang Dibawa OPPO A74 5G

oppo A74 5G

tabloidpulsa.id – Sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya, bahwa penggunaan chipset Snapdragon 480 pada OPPO A74 5G memungkinkan produk ini untuk dapat digunakan pada jaringan 5G apapun jenis pengembangan infrasturuktur dan spektrum transmisi yang nantinya akan digunakan oleh operator-operator seluler Tanah Air.

Modem 5G X51 yang dibawa memiliki semua teknologi yang dibutuhkan untuk standar koneksi 5G, dengan banyak kemungkinan. Nah salah satu yang menarik adalah di Indonesia masih ada perdebatan mengenai apakah nantinya jaringan 5G akan menggunakan system Stand Alone atau biasa disebut SA atau Non-Stand Alone atau NSA.

Jangan khawatir, apapun nanti keputusannya saat kick off 5G beberapa waktu mendatang, ponsel OPPO A74 5G sudah dapat mendukung tipe jaringan tersebut.

Sesuai janji, supaya kita tidak bingung apa sih tipe 5G SA dan NSA itu? Kami telah merangkumnya dalam tulisan singkat berikut ini.

Apa Itu 5G NSA (Non-Standalone)

5G NSA dapat diterjemahkan dengan jaringan 5G yang didukung oleh infrastruktur 4G yang sudah ada. Di sini, smartphone yang mendukung 5G akan terhubung ke frekuensi radio 5G untuk mendapatkan ‘throughput’ data yang lebih cepat tetapi masih menggunakan jaringan core milik 4G.

Pada peluncuran awal infrastruktur NSA, 5G akan fokus pada peningkatan broadband seluler (eMBB) dalam rangka menyediakan peningkatan bandwidth data dan keandalan koneksi melalui dua rentang alokasi frekuensi radio baru 5G:

  1. Rentang Frekuensi 1 (FR 1) beroperasi dari 450 MHz hingga 6 GHz. Band diberi nomor dari 1 hingga 255 dan ini biasanya disebut sebagai New Radio (NR) atau sub-6GHz. Alokasi FR 1 masih tumpang tindih dengan frekuensi 4G LTE.
  2. Rentang Frekuensi 2 (FR 2) beroperasi pada 24.250 MHz (~ 24GHz) hingga 52.600 MHz (~ 52GHz). Pita-pita diberi nomor dari 257 hingga 511 dan ini biasanya disebut sebagai gelombang milimeter (mmWave), meskipun secara tegas panjang frekuensi ‘milimeter’ mulai dari 30 GHz.

Tidak semua rentang frekuensi 5G di atas apalagi millimeter wave akan digunakan di semua tempat, karena zona frekuensi yang tersedia berbeda di setiap negara. Artinya pengalokasian frekuensi 5G akan berbeda–beda tergantung di mana perangkat tersebut beroperasi. 

Apa itu 5G SA (Standalone)

5G SA merupakan jaringan 5G yang didukung oleh infrastruktur 5G. Perangkat smartphone yang mendukung 5G tipe ini akan terhubung ke frekuensi radio 5G untuk mendapatkan ‘throughput’ data yang lebih cepat dan sudah terkoneksi ke jaringan core 5G. Keuntungan 5G SA adalah penyederhanaan dan peningkatan efisiensi yang menurunkan biaya dan meningkatkan kinerja throughput serta membantu pengembangan komunikasi latensi rendah (URLLC).

Kelebihan dan Kekurangan 5G NSA dan 5G SA

Perbedaan utama antara jaringan 5G NSA dan 5G SA adalah bahwa NSA sinyal 5G-nya masih dikendalikan oleh core 4G, sementara pada 5G SA, radio 5G terhubung langsung ke jaringan core 5G dan sinyalnya dikendalikan oleh 5G core.

Keuntungan penggunaan jaringan NSA adalah kecepatan konstruksinya yang sangat cepat. Sebab dapat langsung menyambungkan radio 4G untuk diinstal radio 5G. Sementara jaringan 5G SA perlu membangun kembali infrastruktur radio 5G dan jaringan core 5G, barulah layanan jaringan 5G bisa berfungsi. Perbedaan ini membuat jaringan 5G NSA lebih murah dibanding 5G SA yang biaya implementasinya cukup tinggi.

Namun terlepas dari infrastruktur jaringan tersebut, dari sisi pengguna, Anda tidak perlu khawatir tentang perbedaan ini. Hanya saja, bila Anda ingin memiliki smartphone 5G sebaiknya memilih yang mendukung baik 5G NSA maupun 5G SA. Salah satu contoh adalah seperti yang dimiliki oleh Oppo A74 5G. 

Oppo A74 5G diperkuat chipset Snapdragon 480 5G (8 nm). Seperti diketahui, chipset ini dilengkapi dengan sistem Modem-RF Snapdragon X51 5G yang mendukung berbagai spektrum, mode, dan frekuensi 5G. 

Sistem Snapdragon X51 5G Modem-RF menawarkan konektivitas 5G multi-gigabit di spektrum mmWave dan Sub-6 GHz. Artinya sistem ini mendukung mode SA dan NSA, TDD, FDD, dan Dynamic Spectrum Sharing (DSS) untuk fleksibilitas dan aksesibilitas yang tinggi.

Sehingga bila saat ini operator masih menggunakan jaringan 5G NSA, Anda dapat langsung menikmati kecepatan jaringan 5G. Dan bila nanti operator menerapkan jaringan 5G SA, Anda juga tidak perlu repot mengganti perangkat baru. Hemat bukan!

Semoga mencerahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here